Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Tampilkan postingan dengan label Tung Widut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tung Widut. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Mei 2020

Secangkir Kopi


Puisi Secangkir Kopi oleh Tung Widut
Photo by Lisa Fotios from Pexels


Le … malam sudah makin pekat
Embun turun perlahan tak mau mengusikmu
Antara secangkir kopi yang sudah tak berair

Kaukorek lagi untuk mengepulkan asap dari ujung batang berukir cethe
Jari kekarmu menarik lepas kaca licin bergambar
Kautatap jauh ke dalam

Menembus sampai ke dasar hati

Le ... pulanglah sementara
Berjuanglah tidur di atas kasur empuk berbantal
Susunlah mimpimu dalam hidup mendatang
Saat tiba waktunya bebas memilih
Tapi bukan sekarang

Le …
Lelapkan malam ini
Biarkan mereka mengagungkan dan bangga. Hitamnya malam
Menjadi dalang tak berwayang
Menanti pulung yang tak berpayung
Mencari angan yang tanpa bayangan

Le … rebahkan badanmu
Tutup kelopakmu pelan
Dan bukalah perlahan ketika pagi menyapamu 
Menemanimu mengurai harapan di atas kertas ujian

25022019


diambil dari buku Balada Ban Luar: Kumpulan Puisi Mei 2019 halaman 60

Pembacaan puisi ini bisa dinikmati dalam video berikut:


Jumat, 13 Maret 2020

Leak Cinta: Kumpulan Puisi #30

Leak Cinta: Kumpulan Puisi #30
Leak Cinta: Kumpulan Puisi #30

Kode: 0120030
Judul: Leak Cinta: Kumpulan Puisi #30
Penulis: Desrianti [et. al.]
ISBN: 978-623-7421-08-5
Terbit: 15-Jan-20
Tebal: 84 (viii+76) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)

Spesifikasi

Kode: 0120030
Judul: Leak Cinta: Kumpulan Puisi #30
Penulis: Desrianti, Elisabet Sri Hartati, Esti Saptarini, Gusnawati, Hj. Zaenab, Ita Khairani, Mardiyah, Ties Setyaningsih, Tung Widut
ISBN: 978-623-7421-08-5
Terbit: 15-Jan-20
Tebal: 84 (viii+76) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000
Kata kunci: puisi, kumpulan puisi, tulisan guru, karya guru, Desrianti, Elisabet Sri Hartati, Esti Saptarini, Gusnawati, Hj. Zaenab, Ita Khairani, Mardiyah, Ties Setyaningsih, Tung Widut

Deskripsi
Ini adalah buku kumpulan puisi kelima belas di tahun 2019 dan sekaligus buku ketiga puluh yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis. Buku ini menampilkan 53 puisi karya 9 penulis.

Penulis dan Puisinya
Desember
Reunian
Malino
Cinta
Malam
Sang Kelabu
Asap
Lelah
Rindu Ayah
Catatan Hari Ini

Melati Tak Sunyi Lagi
Negeri Kami Suci
Jeritan Hati Sang Ilalang
Kenangan di Kota Budaya

Rindu dan Senja
Desember Ke-4
Teruntuk Sebuah Hati
Rindu Datang Terlalu Pagi
Pada Hujan Perdana 

Sahabatku
Syair Wanita
Perjuangan
Semangat Jiwa
Jangan Bunuh Asaku

Cemburu
Cantik Kecilku
Kesunyian Malam
Leak 
Seteguk Air
Senandung Kebencian
Gerimis di Awal Senja
Cincin di Jari Manis
Penari Kecilku
Tanpa Ayah

Ketika Azan Subuh
Duniaku bernilai
Bahagia bunda tak berkesudahan
Kepala Tanpa Ide
Pelangi Negeri

Dongeng Ibu Pengantar Tidurku
Ayahku Idolaku
Cahaya-Mu
Bola dunia ... Dunia bola
Si Putih

Sebuah Percakapan Guru dengan Murid-muridnya
Untukmu Sang Maestro Pendidikan
Balada Seorang Guru
Bapak Sejati Mata Hati Abadi
Dengarkanlah Suara Kami

Apa Kelebihanku?
Perhentian Sejenak
Kesatuan Hati
Makan Malam

Jumat, 25 Oktober 2019

Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27

Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27
Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27

Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27
Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27

Kode: 0120025
Judul: Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27
Penulis: Erum Rumiasih [et al.]
ISBN: 978-623-7421-03-0
Terbit: 3 Okt 2019
Tebal: 86 (viii+78) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)


Spesifikasi
Kode: 0120025
Judul: Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27
Penulis: Erum Rumiasih, Ety K. Husein, Gusnawati, Hartini, Hj. Iis Suwangsih, Marfidah, Mariunity Destiny, Pujarsono, Rasuna, Tri Purwanto, Tung Widut 
ISBN: 978-623-7421-03-0
Terbit: 3 Okt 2019
Tebal: 86 (viii+78) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Deskripsi:
Ini adalah buku kumpulan puisi kedua belas di tahun 2019 dan sekaligus buku kedua puluh tujuh yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis. Buku ini menampilkan 55 puisi karya 11 guru.

Daftar Puisi:
Hartini 
Bahasa Kalbu
Abai dan Mengingkari
Dua Dasawarsa
Bilakah?

Ety K. Husein 
Tenggelam

Hj. Iis Suwangsih
Saat-Saat Penuh Ujian
Hari Penuh Makna
Sesal
Nikmat-Mu
Bulir-bulir Rindu

Tri Purwanto 
Hidupmu?
Gugur Daun
Unggah-ungguh
Damai
Ibuku Pelindungku
Penolong Keluarga
Tersenyum
Aksara Jawa

Erum Rumiasih
Puisi Rindu
Merenda Rindu di Bawah Pohon Randu
Bulan Bertangkai Duri
Rembulan yang Hilang
Ramadhan
Hari Arafah
Harapan Baru
Jiwa Kemarau
Terbelenggu

Mariunity Destiny 
Rumput Kering
Pengantar Senja
Bahasa
Titik Terpisah Lapang
Jika

Rasuna
Bangkit
Mencarimu
Aku dan Kenangan

Marfidah
Anggun #1
Anggun #2
Anggun #3
Anggun #4
Anggun #5

Tung Widut 
Menjaga Cinta
Lentera Kepiluan
Seakan Kutelan
Mengurai Kebencian
Air Mata Pertama

Pujarsono 
Menyesal Kehilangan
Berdoalah
Mega Senja
Kupotret Kelasku
Disatukan

Gusnawati 
Terima Kasih Sudah Mengizinkan Merindukanmu
Doa Tulus Bunda
Menunggu Hujan Reda
Terima Kasih Telah Menerima

Kamis, 01 Agustus 2019

Tung Widut




Widwi Astuti biasa menggunakan nama pena Tung Widut. Lahir di Blitar 4 Mei 1972. SD dan SMP ditempuh di kabupaten Blitar. Tahun 1988 lulus SMKI Surabaya jurusan Tari. S1 Bahasa dan Sastra diperoleh dari IKIP PGRI Kediri yang sekarang menjadi UNP PGRI Kediri. Ibu dua anak ini sekarang sebagai guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan tugas tambahan sebagai ekskul Reog Kendang Tulungagung di SMK N 2 Tulungagung. Tinggal di Ds. Kaliboto RT.05 Rw.01, Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar. Email widwiastuti@gmail.com. WA 082231559984. Facebook: Widut

Berikut karya-karya yang pernah dihasilkan:

Saat SMP pernah menulis di majalah Kuncup pada rubrik Eha Eho, Sahabat Pena.

Buku antologi puisi pertamanya berjudul Menyandi Sepi yang diterbitkan bersama 23 penyair perempuan oleh Tonggak Pustaka, Yogyakarta.

Bergabung dengan grup (GPL) Guru Penggiat Litersi. Bersama GPL melahirkan antologi pengalaman mengajar Sisi Lain Dunia Pendidikan dan Celoteh dari Desa Sebelah.

Di majalah Dwija Tulungagung, tulisan yang menyemangati untuk kembali aktif yaitu termuatnya cerpen berjudul "Sekantong Jeruk Nipis" dan anekdot berjudul "Mercon Buku, Grup WA".

Bergabung dengan grup FAM (Forum Aktif Menulis) dan telah menghasilkan antologi cerpen Misteri Hutan Bambu, Cinta Sejatiku, Cinta Sederhana, antologi puisi Ada Tanah Bandungan, Pesan Cinta Untuk Sahabat, Perempuan Yang Layu Merindu Tunas Baru, Rembukan Malam, Rembulan Bermata Intan. Catatan Perjalanan 31 Penulis Indonesia adalah karya terbaru bersama grup ini dan menandai berakhirnya tahun 2018 yang menobatkan penulis menjadi salah satu penulis teraktif dari FAM .

Bergabung dengan Komunitas Guru Menulis dan melahirkan karya berjudul Balada Ban Luar dan Rumput Kering, keduanya kumpulan puisi.

Tahun 2018 menjadi salah satu finalis Inobel SMK tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kesharlindung Dikmen dan lolos sebagai salah satu peserta pelatihan nasional penulisan naskah buku.

Telah menghasilkan buku karya tunggal berjudul Reog Kendang Tulungagung Utnuk Generasiku.

Salam LITERASI.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis: 


Menembus Covid dalam Malam




Leak Cinta: Kumpulan Puisi #30
Cemburu
Cantik Kecilku
Kesunyian Malam
Leak
Seteguk Air
Senandung Kebencian
Gerimis di Awal Senja
Cincin di Jari Manis
Penari Kecilku
Tanpa Ayah



Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27
Menjaga Cinta
Lentera Kepiluan
Seakan Kutelan
Mengurai Kebencian
Air Mata Pertama



Balada Ban Luar: Kumpulan Puisi Mei 2019
Kunanti Cahayamu
Malam
Kelabu
Sebelum Hujan Reda
Secangkir Kopi

Selasa, 11 Juni 2019

Balada Ban Luar: Kumpulan Puisi Mei 2019

Balada Ban Luar: Kumpulan Puisi Mei 2019

Balada Ban Luar: Kumpulan Puisi Mei 2019

Kode: 0120019
Judul: Balada Ban Luar: Kumpulan Puisi Mei 2019
Penulis: Elisabet Sri Hartati [et al.]
ISBN: 978-623-90477-6-4
Terbit: 10-Jun-19
Tebal: 86 (viii+78) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)


Detail Produk:
Kode: 0120019
Judul: Balada Ban Luar: Kumpulan Puisi Mei 2019
ISBN: 978-623-90477-6-4
Terbit: 10-Jun-19
Tebal: 86 (viii+78) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Deskripsi:
Ini adalah buku kumpulan puisi kedelapan di tahun 2019 dan sekaligus buku kedua puluh tiga yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis. Buku ini menampilkan 53 puisi karya 8 guru. 

Daftar Isi
Tri Purwanto  ~ 1
Balada Ban Luar  ~ 2
Jimpit Uang ~ 3
Sayur Asam ~ 4
Hujan ~ 5
Bapakku Penjagaku ~ 6
Jiwa Muda ~ 7
Komunikasi ~ 9
Dingin ~ 10
Lembur Editor ~ 11
Mampir ~ 12
Anggrek ~ 13
Indah ~ 14
Jamur ~ 15
Jeruk ~ 16
Ide ~ 17
Dingin Dunia ~ 18
Pemudakah Pewarisnya? ~ 19
Wah Wayang ~ 20

Mufarihah Iha ~ 21
Beku ~ 22
Pilih Kasih ~ 23
Fatamorgana Jejak Sang Pemimpin ~ 24
Rasa Itu Tak Jua Sirna ~ 26
Menyulam Perbedaan ~ 27
Pupus ~ 28
Eforia Sinergitas ~ 29
Kembalilah Wahai Sang Jati Diri ~ 30
Seutas Rindu yang Tertinggal ~ 31

Rifkiyati Hafifah ~ 32
Menggapai Hasrat yang Terpendam ~ 33
Berselimut Padang Pasir  ~ 34
Menatap Wajah yang Sembab  ~ 35

Miekedimiaty ~ 36
Jabat Tak Bersambut ~ 37
Buku Usang ~ 38
Maaf Untuk Rindu ~ 39
Di Pokok Sawit Kugantung Mimpiku ~ 40
Pecundang Ini Mencintaimu ~ 41

Elisabet Sri Hartati  ~ 42
Menjaring Angin ~ 43
Menahan Tanya Menuai Jawab ~ 44
Aku Berkata Maka Aku [Ti]Ada ~ 46

Rabiyatul Adawiyah  ~ 49
Cinta  ~ 50
Cerita Kita ~ 51
Aku Mencintaimu ~ 52
Resahku pergilah kau ~ 53
Ketika Sabar ~ 54

Tung Widut  ~ 55
Kunanti Cahayamu ~ 56
Malam ~ 57
Kelabu ~ 58
Sebelum Hujan Reda ~ 59
Secangkir Kopi ~ 60

Wildan Rusli  ~ 61
Angkruk ~ 62
Lirik Nada Cinta ~ 63
Maafkan ~ 64
Romansa 090402 ~ 65
Sayang Bukan Hukuman ~ 70