Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Tampilkan postingan dengan label Erma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Erma. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 April 2020

Erma




Erma lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat pada 20 Maret 1959, ia adalah alumni dari SMAN1 Padang Panjang, Sumatera Barat dan lulusan Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Pengetahuan Sosial IKIPPadang, Sumatera Barat. Kini ia aktif mengajar di SMAN13 Padang dan membimbing siswa di berbagai lomba Seni Budaya.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


Pantun Pendidikan 1 Kumpulan Pantun Komunitas Guru Menulis




Guru Berpantun Kumpulan Pantun Komunitas Guru Menulis #2




Pantun Nusantara, Kumpulan Pantun Komunitas Guru Menulis #3




pantun anak, kumpulan pantun untuk anak-anak, karya Abdul Hakim [et al.]




Puisi Akrostik #1: Kumpulan Puisi Akrostik Komunitas Guru Menulis
Erma
Cinta
Hati yang galau
Pasrah
Manisnya madu
Cinta Palsu
Penantian
Cinta sejati
Laut biru
Revolusi Mental
Qurban
Lebai
Mimpi
Datang Jua
Batu karang
Awas Darah Tinggi




Haiku Guru #1 karya Komunitas Guru Menulis




Untaian Sedoka untuk Kekasih




Malam Super Blue Bloood Moon Kumpulan Puisi untuk Bulan Penuh Kedua
Gerhana Bulan
Di Bawah Sinar Bulan
Menggapai Mimpi
Cahaya Bulan Kian Redup
Pindah ke Lain Hati
Mimpi
Sajadah Panjang
Cinta Kita Selalu Setia
Di Antara Rindu dan Sepi
Rembulan Bersinar Lagi




Waktu Teduh: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis
Kebiri
Koruptor
Negara Darurat Kejahatan
Pantai di Kala Senja
Duka
Cahaya Bulan
Ibu




Cura Minimorum: Meneroka Sempena #1 Kumpulan Artikel Pendidikan Komunitas Guru Menulis
Badai Menerjang Sekolahku




KAPUR & PAPAN Kisah Pengalaman Lucu Guru 2
Kampung Cina




KAPUR & PAPAN Kisah Inspiratif Guru 1
Untuk Cita-Cita Jadi Seorang Guru 




3 Alinea Ibu
Setulus Cinta Ibu




Cinta Kedua dan 18 Cerpen Lainnya
Sepenggal Kisah Ibu
Sesaat Cinta Bersemi

Erma, Cinta, Hati yang galau

Puisi Akrostik Erma
Photo by Min An from Pexels




Erma
Entahlah jiwaku gundah
Rupanya aku lebai
Mengharap rida-Mu
Aku mohon ampunan-Mu



Cinta
Cerita indah namun tiada abadi
Indah sekali di saat-saat hati bersatu
Namun bubar kalau tidak sabar
Tidak bertahan di terpa badai
Abadi setelah bisa melintas badai



Hati yang galau
Melalang buana sesudah subuh
Melenturkan otot jogging olah raga
Supaya badan segar bugar sehat
Jangan olahraga setengah hati

Menjadikan kita manusia sejaty
Sehat lahir batin hidup bersahaja
Sifat dan sikap yang penyantun
Dan saling menumbuhkan sayang

Kamukah orang yang beruntung
Apakah kamu sudah puas saja
Berusaha mencari asal muasal
Sesuatu tentunya ada muaranyaa
Yang pasti kamu tidaklah silau



Erma lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat pada 20 Maret 1959, ia adalah alumni dari SMAN1 Padang Panjang, Sumatera Barat dan lulusan Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Pengetahuan Sosial IKIPPadang, Sumatera Barat. Kini ia aktif mengajar di SMAN13 Padang dan membimbing siswa di berbagai lomba Seni Budaya.


Puisi ini diambil dari buku Puisi Akrostik #1: Kumpulan Puisi Akrostik Komunitas Guru Menulis halaman 29-30

Sabtu, 31 Maret 2018

Waktu Teduh: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis

Waktu Teduh: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis

Waktu Teduh: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis



Detail Produk:
Judul: Waktu Teduh: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis
Penulis:  IstikomahSwesti Amelia, Hendrika Era Farida Zai, Dra. Erma Bahar, Dra. Sitti Syathariah, Desrianti SPdSiti Mulbisah DallailatiAlpha MarianiSeptiana Ratna DewiFipi Hayati,  Bonaventura ParyadiLila Kodarriya, Sukimah (Iing Midja), Ratna Agustina, Yoyo Suharti,
Roida  Nurisfajaryati Martiane, Moslimaini, Dodit Setiawan Santoso, Evy Chrisna Christiawati (Evy Chrisna), Dra. Eva Septiana Rahayu, Ayub Sigit Sapto Budoyo, Clara Anita Utami, Tri Elliawati, Dian Sofiana, Suryanti (Yanti Fransiska)
Terbit: Mar-18
Tebal: 214 halaman
Ukuran: 145x210mm
ISBN: 978-602-6688-45-3
Harga: Rp50.000

Deskripsi:
Waktu Teduh, kumpulan puisi karya 25 anggota Komunitas Guru Menulis: Alpha Mariani, Anita Utami, Ayub Sigit Sapto Budoyo, Desrianti, Dian Sofiana, Dodit Setiawan Santoso, Erma, Eva Septiana, Evy Christh, Fipi Hayati, Hendrika Era Farida Zai, Iing Midja, Istikomah, Lila Kodarriya, Moslimaini, Paryadi, Ratna Agustina, Roida Nurisfajaryati Martiane, Septiana Ratna Dewi, Siti Mulbisah Dallailati, Sitti Syathariah, Suryanti, Swesti Amelia, Tri Elliawati, Yoyo Suharti. Ini merupakan buku kumpulan puisi ketujuh yang dihasilkan oleh Komunitas Guru Menulis.

Daftar Penulis dan Puisinya

Istikomah ~ 1
Kau Bukan Untukku ~ 2
Ilusi ~ 3
Tanya yang Tak Terjawab ~ 4
Bimbang ~ 5
Harapan Hati ~ 6
Perempuan Senja ~ 7
Fatamorgana ~ 7
Selesa Yang Terbengkalai ~ 8
Indahnya Arti Silaturahmi ~ 9
Usah Menunda ~ 10
Perisai Mawar ~ 11
Swesti Amelia ~ 12
Diam ~ 13
Rindu ~ 13
Kenapa Begini ya ? ~ 14
Zikir ~ 15
Doa ~ 16
Tekad bulatmu ~ 17
Cake itu Lecet ~ 18
Pergilah Penjajah ~ 19
Mengenangmu Wahai Pejuang ~ 20
Kaulah Pahlawan Kemerdekaan Itu ~ 21
Hendrika Era Farida Zai ~ 22
Tanda Itu ~ 23
Aku Rindu ~ 24
Kau yang Ada Bersama Senja ~ 25
Memori di Laut Biru ~ 26
Tunggu Aku di Pelabuhan Cintamu ~ 28
Impian Tak Bertuan ~ 29
Tiada Bisa Kumengerti ~ 30
Jarak dan Kerinduan ~ 31
Adakah Engkau Tahu ~ 33
Hujan ~ 34
Erma ~ 35
Kebiri ~ 36
Koruptor ~ 37
Negara Darurat Kejahatan ~ 38
Pantai di Kala Senja ~ 39
Duka ~ 40
Cahaya Bulan ~ 41
Ibu ~ 42
Sitti Syathariah  ~ 43
Jerat dalam Seteguk Kopi ~ 44
Tak Sekadar Igau ~ 45
Pukau Bakau ~ 46
Serenande Pagi ~ 46
Pesan di Puncak Salak ~ 47
Pesan di Pulau Bertuan ~ 48
26 Purnama 17 Bulan Merdeka ~ 49
Tak Sudah Sudah ~ 50
Laut Puisi ~ 51
Tiba ~ 52
Adalah Dia ~ 53
Aku Puisi Tanpa Syair ~ 54
Asa di Ujung Pekat ~ 55
Jerat dalam Seteguk Kopi ~ 56
Bekas ~ 57
Desrianti ~ 58
Puisi Cinta ~ 59
Kukemas dalam Rindu ~ 60
Kasih Bayangan ~ 61
Sejuta Asa Cinta ~ 62
Cinta Tak Kenal Warna ~ 63
Cinta Sejati ~ 64
Sajak Cinta ~ 65
Cinta Bukan Imitasi ~ 66
Cinta Dari Surga ~ 67
Rindu Yang Membeku ~ 68
Siti Mulbisah Dallailati ~ 69
Rindu Menggebu ~ 70
Aku Melarut ~ 71
Engkaulah Telaga ~ 72
Tugas Mulia ~ 73
Di Ruang Ujian ~ 74
Alpha Mariani ~ 75
Getaran ~ 75
Cerita Kita ~ 76
Sepi ~ 77
Menata Jiwa ~ 77
Rasa Tak Bernama ~ 78
Rasa Lara ~ 78
Mencari Hadirmu ~ 79
Ceria Mereka ~ 79
Yang Pertama ~ 80
Maafkan Kami ~ 81
Hujan ~ 82
Senyummu ~ 83
Ujian tiba ~ 84
Kecewaku ~ 85
Septiana Ratna Dewi ~ 86
Setia ~ 87
Dua Belas Cahaya ~ 88
Pasir ~ 89
Pasrah ~ 90
Angin Tak Selandai Bukit Ini ~ 91
Balada Rindu ~ 92
Fipi Hayati ~ 93
Jeritan Hati ~ 94
Paryadi ~ 95
Aneka Cerita Hujan ~ 96
Memendam Rasa ~ 97
Suci ~ 97
Nafsu ~ 98
Cinta ~ 98
Dukamu ~ 98
Malam Kita ~ 99
Tentang Kita ~ 100
Lila Kodarriya ~ 101
Hanuun ~ 102
Handphone-ku ~ 103
Segelas Teh Manis ~ 104
Alima ~ 105
Beribu Wajah ~ 106
Takkan Pernah Padam ~ 107
Iing Midja ~ 108
Cinta di Mana ~ 109
Hasrat ~ 110
Titik Beku ~ 111
Ratna Agustina ~ 112
Sun With Love ~ 113
Light Conversation [Part I] ~ 114
Light Conversation [Part II] ~ 115
I Wanna Draw Something With You ~ 116
Those I Have Met ~ 117
It Is Not Made Of Stone ~ 118
Sometimes ~ 119
Sepasang Sayap di Punggungmu ~ 120
Realita Cinta ~ 121
Ruang Rindu ~ 122
Saatnya Mendengarkan ~ 122
Layang-Layang ~ 123
Yoyo Suharti ~ 124
Dalam Rindu ~ 125
Bisik Malam ~ 125
Sajak Diam ~ 126
Puisi Harapku ~ 126
Dibuai Mimpi ~ 127
Roida Nurisfajaryati Martiane ~ 128
Akhir Kisah ~ 129
Anugerah Terindah ~ 130
Moslimaini ~ 131
Sakinahlah Bersamaku ~ 132
Sajak Cinta ~ 132
Kidung Musyafir ~ 133
Dodit Setiawan Santoso ~ 134
Balada Penantian ~ 135
Sajak Suci: Di Persimpangan Perbedaan ~ 136
Evy Christh ~ 137
Saatnya Bermimpi ~ 138
Menanti Rindu ~ 138
Di Suatu Senja Basah ~ 139
Kemarau Hati ~ 139
Menjemput Rindu ~ 140
Di Ujung Malam ~ 140
Berpisah ~ 141
Seteru ~ 142
Waktu Teduh ~ 142
Gamang ~ 143
Eva Septiana ~ 144
Epilog ~ 145
Dingin ~ 146
Tirai  ~ 146
Lukisan  ~ 147
Rindu ~ 147
Rindang ~ 148
Maut ~ 148
Tentang Cinta ~ 149
Ibu  ~ 150
Gerimis  ~ 150
Ayub Sigit Sapto Budoyo ~ 151
Asmara ~ 152
Sumini ~ 153
Senja di Tengah Jalan ~ 154
Putus Asa ~ 155
Entah ~ 156
Anita Utami ~ 157
Sejenak Jeda ~ 158
Sederhana ~ 159
Di Sana ~ 160
Untukmu yang Menyebutku Guru ~ 161
Tentang Kamu ~ 162
Cukup ~ 163
Saat Tuan Diam ~ 164
Mesmerized ~ 165
Tri Elliawati ~ 166
Pernahkah Kau Merasa ~ 167
Jeritan Alam ~ 169
Surat Cinta kepada Ayah Bunda ~ 170
Bidadari Kecilku ~ 171
Anakku Sayang ~ 172
Pelangi Jiwa ~ 173
Dian Sofiana ~ 174
Piwelinge Simbah ~ 175
Umuk ~ 176
Jarene ~ 177
Aku ~ 178
Teh Nasgithel ~ 179
Gusti ~ 180
Ngimpi ~ 181
Dhuwit ~ 182
Polahe Dhenok ~ 183
Suryanti ~ 184
Senyum Itu ~ 185
Benarkah ini? ~ 186
Buku ... ~ 187
Hujan  ~ 188
Pahlawan  ~ 189
Nyanyian Hati  ~ 190
Goresan Asa di Pagi Hari ~ 191
Topeng ~ 192
Pemburu Cinta ~ 193
Perjalanan Ini ...  ~ 194