Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Tampilkan postingan dengan label profil penulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label profil penulis. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Mei 2026

T. Wagimin, Penulis Macapat


T. Wagimin, penulis macapat, tembang bahasa Jawa
T. Wagimin

Lahir pada tanggal 2 November 1938 di Dusun Karangnongko, Tirtomartani, Kalasan, Sleman, DIY dari pasangan suami istri Kartodimejo, ia merupakan anak ke-6 dari 6 bersaudara. Si kecil Wagimin mengawali pendidikannya pada zaman penjajahan Jepang di Sekolah Rakyat Kalasan I pada tahun 1944 dan tamat pada tahun 1953 (karena sempat pindah sekolah). Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan di SMP Kanisius Kalasan dan tamat pada tahun 1956. Ia kemudian menempuh pendidikan kejuruan di SGB Shanti Dharma Yogyakarta dan tamat pada tahun 1958.

Penulis mulai meniti karier sebagai guru pada tahun 1960 di SD Gombang, Wonosari, Yogyakarta selama 2 tahun. Pada tahun 1962, ia pindah mengajar di SD Jomblang II Berbah, Sleman hingga tahun 1964.

Karena memiliki jiwa patriot dan sangat peduli akan pendidikan anak-anak, ketika pemerintah mengumumkan dibukanya pendaftaran relawan guru di Papua, penulis tergerak hatinya untuk mengikuti program tersebut. Pada tahun 1964, berangkatlah penulis ke tanah "misi" Papua dan mengajar di SD Katolik Warse, Asmat, Merauke selama 5 tahun. Atas dedikasinya tersebut, ia pernah mendapat penghargaan dari pemerintah sebagai pejuang di bidang pendidikan di tanah Papua.

Karena sudah berkeluarga dan mempunyai anak yang masih kecil, penulis memutuskan untuk kembali ke kampung halaman. Pada tahun 1968, penulis kembali mengajar di SD Jomblang II Berbah, Sleman hingga purna tugas pada tahun 1990.

Berkat kecintaannya pada budaya Jawa, khususnya sastra dan seni budaya, mulai tahun 2007 penulis mencoba menulis seni budaya "macapat". Tulisan yang awalnya iseng dikirim ke redaksi Majalah Berbahasa Jawa Jaka Lodang tersebut rupanya sering dimuat di rubrik seni dan budaya. Penulis belajar menulis secara otodidak. Seiring dengan berkembangnya kemampuan tersebut, penulis mencoba menulis artikel lain yang berkaitan dengan pesan moral dan pendidikan etika, khususnya untuk pasangan suami istri (pasutri) muda, yaitu buku tentang prenatal (saat janin masih dalam kandungan), serta pendidikan budi pekerti dalam kehidupan bermasyarakat. Hingga saat ini, penulis masih aktif mengirimkan artikel seni dan budaya ke Majalah Jaka Lodang.


Karyanya:


Macapat Padhamara




Thukuling Teki Garing, Panggulawenthahing Putra Kawiwitan Saka Kandhegan Ing Tembang Macapat

Jumat, 19 Agustus 2022

Lestari Nuriah

 


Lestari Nuriah lahir di Jakarta 6 April 1978. Lahir dari keluarga sederhana, hijrah mengikuti orang tua ke Riau, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar dari kelas tiga sekolah dasar. Mengenyam pendidikan S-1 di Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru (STTP) pada Jurusan Teknik Elektro. saat ini sedang melanjutkan Studi di Program Pasca Sarjana (S-2) Pendidikan Dasar Universitas Terbuka UPBJJ Pekanbaru. Sekarang mengajar anak bangsa di SD Negeri 61 Pekanbaru.

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis: 


Sungai Bulan: Kumpulan Cerita dan Puisi Anak
Judul tulisan:
Ku InginSahabat
Berjuang Untuk Berhasil
Bintang
Sang Juara

Egitama

 


Egitama

Egitama, S.E., S.Pd. Lahir di Karanganyar, 20 Januari 1982. Menyelesaikan studi S-1 PGSD di Universitas Terbuka Surakarta dan S-1 Ekonomi di Universitas Tunas Pembangunan Surakarta. Penulis adalah seorang pengajar di SDN II Macanan Kabupaten Karanganyar. Di sela-sela kesibukan sebagai pengajar, penulis juga aktif di bidang seni rupa, mural/lukis dinding, serta membuka bimbingan bagi anak-anak yang memiliki minat terhadap seni rupa, seperti menggambar dan mewarnai dengan berbagai media mulai dari kertas, kanvas, talenan, tas, kaos, batu, hingga mug.

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis: 


Sungai Bulan: Kumpulan Cerita dan Puisi Anak
Judul tulisan:
Pelangi
Gemintang
Sahabat
Desaku
Ibu 49
Hujan
Pantai
Bulan Ramadan
Bobi Kucingku
Guruku

Kamis, 18 Agustus 2022

Riza Halifah


 

Riza Halifah

Riza Halifah. Saya adalah seorang guru di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Saya memang sangat menyenangi menulis karya fiksi, salah satunya puisi. Harapan saya semoga nantinya bisa menjadi penulis yang lebih baik lagi. Moto hidup saya “Do the best, be good, then you will be the best” (Lakukanlah yang terbaik, bersikaplah yang baik maka kamu akan menjadi orang yang terbaik). Email: rizabudi811@gmail.com.

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis: 


Sungai Bulan: Kumpulan Cerita dan Puisi Anak
Judul tulisan:
"Sungai Bulan"
"Misteri Danau Biru"
"Di Atas Langit Masih Ada Langit"


Enung Kartini

 


Enung Kartini

Enung Kartini. Lahir di kota Bandung, 24 September 1965. Ibu dari tiga orang anak yang sekarang sudah pada dewasa. Lulusan IKIP Bandung (UPI) jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (S1) dan program studi Teknologi Pendidikan STKIP Garut (S2). Sejak 1994 bertugas sebagai guru Bimbingan dan Konseling (BK) di SMPN 2 Cileunyi Kab. Bandung. Pernah mengikuti program pelatihan bagi guru Jawa Barat ke Adelaide Australia Selatan, 2013. Menjadi pegiat literasi melalui wadah LRCKB (Leaders Reading Challenge Kabupaten Bandung) untuk tingkat Kabupaten dan WJLRC untuk tingkat Provinsi. Bersama tim LRCKB menulis buku berjudul Pelangi Literasi di Kab. Bandung. Bersama teman-teman guru BK Jawa Barat menulis buku berjudul Aurora, Di Saat Cahaya Inspirasi Tak Berbatas. Bersama teman-teman Komunitas Penggerak Literasi (KREASI) menulis buku cerita anak berjudul Cerita Anak Bagian 1.

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis: 


Sungai Bulan: Kumpulan Cerita dan Puisi Anak
Judul tulisan: "Bandrek"


Rabu, 09 Maret 2022

Anik Setyowati


Anik Setyowati, S.Pd. Lahir di Klaten, 16 April 1978. Alumni Pendidikan Matematika Universitas Negeri Yogyakarta. Menulis puisi merupakan ekspresi hati ataupun imajinasi dan wahana untuk berbagi cerita secara tidak langsung sehingga ia akan terus berpuisi. Selain berpuisi ia sangat suka membaca novel, cerpen walaupun latar belakang pendidikannya ilmu alam. Saat ini penulis berprofesi sebagai staf pengajar di SMA N 1 Wedi Klaten. Pembaca bisa lebih dekat dengan penulis lewat akun Gmail anikendar10@gmail.com

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


Kuasa-Diri-Cinta: Puisi Akrostik
Judul Puisi:
Menggapai Asa
Kerinduan
Keluarga
Abafita (1)
Abafita (2)
Hening
Buah Hati
Tahajud
Iklas
Matematika
Harapan
Fatamorgana (1)
Fatamorgana (2)


 

Agus Pujiarto


 Agus Pujiarto. Lahir di Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batang Kuis, pada 16 Agustus 1989. Terlahir sebagai anak kedua dari 4 bersaudara dari seorang Ayah Wiji Santoso dan Ibu Sri Rejeki, dan merupakan seorang suami dari Boby Pratiwi Azmuth sekaligus seorang ayah dari dua putri cantik Naura Adzkia Attaya dan Rezkiya Adillah Zihair. Penulis adalah seorang guru matematika lulusan UNIMED. Menulis baginya adalah sebuah curahan yang dapat menggoreskan cerita penuh makna. Menulis adalah suatu inspirasi untuk tetap selalu berkarya.

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


Kuasa-Diri-Cinta: Puisi Akrostik
Judul Puisi:
Kue Kering Mama
Senja di Ufuk Barat
Senyuman Bidadari
Pengikat Hati Ayah
Malam Syahdu Kelabu
Agus Pujiarto
Sepi Tak Sendiri
Lembaran Baru
Kacamata Guru
Bulan Pertama

Noibe Halawa

 


Noibe Halawa, lahir pada tanggal 24 Desember 1983 di Desa Tarahoso, Kecamatan Mandrehe Utara, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara. Menyelesaikan Sarjana pendidikan di IKIP Gunungsitoli dan Magister Pendidikan pada program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Negeri Padang. Jejak bisa ditemukan di akun FB Ina Stein Lase atau kontak WA 082345998368, email: noibehallase@gmail.com. Kini sebagai dosen tetap di FKIP Universitas NIAS. Nikmati proses perjalanan hidupmu, mengeluh tak menambah sehasta nyawamu, sukacita obat yang manjur dalam tubuhmu.

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


Kuasa-Diri-Cinta: Puisi Akrostik
Judul Puisi:
Wanita
Diam
Rasa
Rindu
Jawaban Doaku
Penerang Jiwaku
Tersayang
Berjuang
Corona
Social Distancing
Lockdown
PSBB
OTG
PDP
Isolasi
Karantina
Senja
Harapan


Rifda Hidajati


Rifda Hidajati. Lahir di Surabaya pada tanggal 5 Juni 1971. Pernah kuliah di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Surabaya, jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan menamatkan S1 pada tahun 1994. Saya seorang guru. Saya pernah mengajar di SMP Khadijah Surabaya selama 14 tahun (1994 -2008), SMPN 29 Surabaya mulai tahun 2008 – 2013, SMPN 32 Surabaya mulai tahun 2013 – 2017, dan SMPN 4 Surabaya mulai tahun 2007 hingga sekarang.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


Kuasa-Diri-Cinta: Puisi Akrostik
Judul Puisi:
Rafandra
Rafandra
Taufiki
Shillah
Di rumah aja
Diam Menepi
Sebait Luka
Kini dan Nanti
Kecewalah
Mutasi
Pudar
Nol Lima
Hai Cantik
Harus Bertahan
Merindu
Menyerah
Kebahagiaan
Percuma
Tentangmu
Dua Puluh Sembilan

 

Niken Eka Priyani

 


Halo! Perkenalkan, saya Niken Eka Priyani. Saya adalah seorang guru di daerah terdepan terluar dan tertinggal (3T) lo? Tepatnya di SD Negeri 29 IDAI Kabupaten Sintang Kalbar. Walau dalam keterbatasan tidak ada listrik dan sinyal yang susah tapi tidak membuat semangat saya untuk terus berkarya memudar. Justru saya terpacu untuk selalu berkarya. Semoga teman semuanya menyukai karya puisinya, ya. Walau masih pemula dan masih terus belajar di bidang seni tetapi saya akan terus mencoba.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


Kuasa-Diri-Cinta: Puisi Akrostik
Judul Puisi:
Bunga
Cinta
Rindu
Tegar
Bumi
Pelangi
Bintang
Matahari
Bulan
Siang
Kemarau
Hujan
Sendiri
Surat Cinta
Malam
Awan
Mimpi
Sains
Salju
Asmara

Indriastuti Martarini

 


Indriastuti Martarini. Lahir 15 Maret 1969 di Klaten. Guru SMPN 1 Kebonpedes Kab. Sukabumi. Pendidikan terakhir Pascasarjana Matematika Universitas Pasundan Bandung tahun 2011. Menyukai puisi sejak SMP. Pengalaman menulis dan buku yang sudah diterbitkan: refleksi pribadi yang dimuat di majalah Busos (1992), artikel pendidikan di harian Suara Rakyat (2010), buku antologi haiku berjudul Mawar untuk Gereja (2017), buku antologi cerpen duet berjudul Pada Detik Terakhir (2017), buku antologi esai berjudul Tuhan Mana Toleran (2017), buku antologi pentigraf berjudul Surga untuk Pohon Ulin (2018), antologi pentigraf anak berjudul Ledi Si Landak Pemberani (2018). Alamat email indriastutimartarini@yahoo.co.id dan inasmarin@gmail.com.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


Kuasa-Diri-Cinta: Puisi Akrostik
Judul Puisi:
Ikhlas
Perjuangan Hidup
Smile
Pilihan Hati
Mengasihi
Kekasih Ilusi
Persahabatan
Sepasang Kaki
Kesetiaan Kita
Secangkir Kopi

Selasa, 08 Maret 2022

Herayanti

 


Herayanti, S.Pd. Lahir di Wajo tanggal 05 Januari 1997. Tinggal di Dusun Garungkang, Barangmamase, Kec. Sajoanging, Kab. Wajo. Menyelesaikan pendidikan SD tahun 2009 di Wajo, SMP tahun 2012 di Mamuju, SMA tahun 2014 di Wajo, Menyelesaikan Pendidikan dengan Program Studi Pendidikan Fisika di Universitas Negeri Makassar pada tahun 2019.

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


Kuasa-Diri-Cinta: Puisi Akrostik
Judul Puisi:
Bunda
Ayah
Tuhanku
Duit
Dosa
Sabar
Cintaku
Kekasih
Hujan
Rindu
Guru
Sekolah
Istiqomah
Ruang Hampa
Senja

Riska Ulfia Khoirotunnisa, Guru SMA, Anggota Komunitas Guru Menulis dari Salatiga

 


Riska Ulfia Khoirotunnisa lahir di lereng gunung Merbabu nan sejuk pada 24 November 28 tahun lalu. Menyelesaikan sarjananya di Universitas Negeri Semarang. Ibu satu anak ini memiliki hobi berenang dan memasak. Kegemarannya dengan dunia sastra muncul saat ia duduk di bangku kuliah. Awalnya sulit ketika harus mengapresiasi sebuah karya sastra tapi lama kelamaan jatuh cinta dengan karya sastra hingga mendirikan sebuah perpustakaan kecil di sudut rumah yang seluruh koleksi bukunya dapat dinikmati oleh minimal para tetangga. 


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis

Kota Matahari: Kumpulan Puisi #37
Judul Puisi:
Jemu
Bungkam
Senjang
Bentang Asa
Kota-Matahari

Iskarina



Iskarina, biasa dipanggil Is atau Rina. Lahir pada tanggal 1 januari 1971 di Tanjung Karang. Tinggal di Nunggalrejo Punggur Lampung Tengah.

Facebook @Iskarina Panut. Moto: "Terus berbahagialah, karena bahagia itu tanpa syarat. Kalau tidak bahagia, malulah sama Allah".


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis

Kota Matahari: Kumpulan Puisi #37
Judul Puisi:
Ruang Rasa
Takdir
Ruang Kosong
Menghamba
Kasih-Mu
Candu
Berharap
Siluet
Belajar
Kebodohanku
Hati
Kopi Pahit
Ujian
Kamu
Jangan Lupa Bahagia
Pergilah
Usai

Petrus Surjiyanta, Guru SMK, Anggota Komunitas Guru Menulis dari Kulonprogo



Drs, Petrus Surjiyanta, M.Si. Lahir di Gadingan Kelurahan Wates, Kapanewon Wates, Kulon Progo, DIY, 15 Juli 1960. Menyelesaikan S-2 Psikologi Pendidikan di Universitas Mercu Buana Yogyakarta tahun 2013. Pernah mengajar di SMA Negeri 1 Wates (1985–1989), di SMA Negeri 2 Wates (1989– 2020). Sekarang mengajar di SMK Kesehatan CSI Wates dan SMK N 1 Nanggulan Kulon Progo di IKIP PGRI Wates.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


1000 Pantun Pendidikan


Agus Adnan Salwa, Guru SD, Anggota Komunitas Guru Menulis dari Garut

 


Agus Adnan Salwa, Lahir di Garut tanggal 03 Agustus 1989. Pengalaman pendidikan dasar di SDN Cintamanik 1 Tahun 2001, Sekolah Menengah Pertama di SMPN 1 Karangtengah Tahun 2004, SMAN 1 Sukawening Tahun 2007 dan di tahun 2014 Tercatat sebagai lulusan di Universitas Garut, Mengajar di SDN 4 Cinta Karangtengah sejak Tahun 2012.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


1000 Pantun Pendidikan


Emi Wahyuni, Guru SD, Anggota Komunitas Guru Menulis dari Bogor



Emi Wahyuni. Lahir di Jakarta, 7 April 1970. Anak keenam dari tujuh bersaudara. Saat ini mengajar di SD Holy Faithful Obedient Depok. Lulus dari IKIP Muhamadiyah Jakarta tahun 1995. Pernah bekerja sebagai Konsultan Masyarakat di Yayasan Puspaindah Jakarta tahun 1995-1997 dan pernah menjadi guru komputer di Lembaga Kursus di Jakarta Timur dari tahun 1997-1999. Kecintaan pada kegiatan menulis diawali ketika mendapatkan tugas dari sekolah untuk membimbing siswa yang akan mengikuti lomba literasi tingkat Kota Depok. Buku yang pernah ditulis adalah buku antologi yang berjudul Bianglala Kehidupan di Masa Corona


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


1000 Pantun Pendidikan


Kota Matahari: Kumpulan Puisi #37
Judul Puisi:
Antara Aku dan Kamu
Cinta Terlarang
Pak Menteri
Jatuh Cinta
Goodbye
Renunganku
Anak Muda

Yurmanovita, Guru SD, Anggota Komunitas Guru Menulis dari Padang


Yurmanovita, S.Pd. lahir di Padang 17 Mei 1967. Saat ini tinggal di RT 01/ IV Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Padang, Sumatera Barat. Penulis bertugas sebagai guru di SD Negeri 14 Gunung Sarik, Padang.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


1000 Pantun Pendidikan


Sri Rejeki, Guru SMP, Anggota Komunitas Guru Menulis dari Pemalang



Sri Rejeki lahir di Pemalang 14 Desember 1970. Menempuh pendidikan dari SD sampai SMP di Pemalang. Pendidikan tinggi ditempuh di UNNES. Saat ini mengajar di SMPN 3 Pemalang. Karya pertamanya berupa buku kumpulan puisi yang berjudul Kidung Senja.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


1000 Pantun Pendidikan


Daniel Duli Machriba, Guru SMP, Anggota Komunitas Guru Menulis dari Bekasi



Daniel Duli Machriba, M.Pd. Saat ini saya mengajar di SMPK PENABUR Summarecon Bekasi – Kota Bekasi. Pendidikan terakhir saya S2 UNINDRA Jakarta. Senang bisa bergabung dalam penerbitan pantun bersama. Semoga pantun sebagai warisan nenek moyang kita kembali menjadi budaya sehari-hari.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


1000 Pantun Pendidikan