Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Tampilkan postingan dengan label Sutrisno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sutrisno. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Maret 2020

Sutrisno, guru SD, anggota Komunitas Guru Menulis dari Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur

Sutrisno, guru SD, anggota Komunitas Guru Menulis dari Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur

Sutrisno, S.Pd., M.M. Lahir di Purworejo, 24 Januari 1967. Menyelsaikan studi hingga S-2. Saat ini mengabdi sebagai guru di salah satu sekolah di Kabupaten Penajam Paser Utara. Masih menulis di jurnal dan masmedia. Buku dengan judul INJAK adalah buku pertama yang diterbitkan Penerbit Deepublish, Yogyakarta. Buku berikutnya adalah Tapak Sang Mubalig (Kaaffah Learning Center, 2018), Ummi-Abi, Maaf Anakmu Tak Ada Waktu (Kaaffah Learning Center, 2018), Kedai Sains (Deepublish). Buku Ketika Kehidupan Berkata-kata adalah buku kumpulan puisi, buku ke-5. Buku 3 Alinea Cinta diterbitkan Penerbit Lingkarantarnusa adalah buku ke-6, merupakan antologi cerpen bersama guru-guru se nusantara.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis



Jembatan Cinta: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #1
Di Pesisir Kabut Galau
Kurban, Kematian
WUH
Hijrahlah Bersama Matahari Tuhan
Segelas Kopi di Atas Fery




3 Alinea Cinta
Bidadari Rumah

Minggu, 28 Oktober 2018

Jembatan Cinta: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #1

Jembatan Cinta: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis Oktober 2018 #1

Jembatan Cinta: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis Oktober 2018 #1

Judul: Jembatan Cinta: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #1
Penulis: Aloysius Kristiawan [et al.]
ISBN: 978-602-53059-1-7
Terbit: 10-Oct-18
Tebal: 90 halaman (viii+82)
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)

Informasi detil:
Judul: Jembatan Cinta: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #1
ISBN: 978-602-53059-1-7
Terbit: 10-Oct-18
Tebal: 90 halaman (viii+82)
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Deskripsi:
Ini adalah buku yang kedelapan yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis. Enam puluh satu puisi berhasil diterbitkan dalam buku ini, dari empat belas penulis. 

Daftar isi:
Khomsa Ayano
Guru Manusia
Edelweiss
Jembatan Cinta
Tahu Bulat

Nelda Wita
Kau Yang Terkasih
Masa kita
Azab Ilahi
Pesan Bunda
Umar Bakri

Aloysius Kristiawan
Secangkir Kopi Panas
Untuk Sahabat
Dunia Cerah

Ayub Sigit Sapto Budoyo
Kembara Cinta …
Edan …
Maafkan Aku
Siapa Engkau
Cinta
Dia Wanita Desa
Kekasihku

Septyana Endang Herwilis Syukur
Rinduku
Sayang
Hasrat Cinta

Sutrisno
Di Pesisir Kabut Galau
Kurban, Kematian
WUH
Hijrahlah Bersama Matahari Tuhan
Segelas Kopi di Atas Fery

Fipi Hayati
Untukmu
Harapan Tiada Akhir
Hidupku

Erma Lidyawati
Sebuah Penantian
Tak Bersua Siang
Mimpi Tak Berarti
Rindu Tak Terucap
Surat cinta

Metria Eliza
Balada “Aku” di Bawah Pohon yang Rindang
Kembalikan Asaku
Retorika Politika
Jeritan Hati di Penghujung Malam
Tugasku

Dina Hanif Mufidah
Fana
Cemburu
Teladan Alam
Menjadi Daun
Sihir Perempuan
Yang Berserak
Pulang
Belahan Jiwa
Payung Cinta Kita

Sumiarsih
Di Penghujung Malam
Untuk Anak-Anakku
Larimu
Senandung

Dian Kurniasih Wahyusari
Lembayung Sutra Jingga
Mata Elangku
Arti Sebuah Pengorbanan

Patriah
Angan Tinggalkan Kenangan
Jangan Tanya Mengapa
Kuputar Arah Tujuan

Andri Saputra
Seandainya
Takdir ini begitu berat