Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Tampilkan postingan dengan label tulisan guru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tulisan guru. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 September 2021

26 Karya Tulis Guru pada Masa Pandemi (PTS, PTK, dan Best Practice)




Spesifikasi:
Kode: 0610007
Judul: 26 Karya Tulis Guru pada Masa Pandemi (PTS, PTK, dan Best Practice)
Penulis: 
  1. Fadiyah Suryani, M.Pd.Si.
  2. Fadiyah Suryani, M.Pd.Si.
  3. Edy Prajaka, S.Pd.
  4. Arif Jamali, S.Pd., M.Pd.
  5. Bambang Mintaraga, S.Pd.
  6. Dra. Dwi Essy Sumaryanti
  7. Dra. Praptanti Rahayu
  8. Dra. Suti Juneti
  9. Irwan Yusuf, M.Sc.
  10. Dra. M. C. Indri Wahyuningsih
  11. Sapto Nugroho, S.Pd., M.Pd.
  12. Dra. Dyah Puspitarini, M.Pd.
  13. Siti Zaeriya, S.Pd.
  14. Nurdiyah Suryani, S.Pd. Samsiyati, S.Pd.
  15. Rudarti, S.Pd.
  16. Nur Aini Budiastuti, S.Pd.
  17. Sri Wahyuni, S.Pd.
  18. Sri Windartati, S.Pd.
  19. Budi Hayati, S.Pd.
  20. Susanti, S.Pd.
  21. Rr. Neny Dewayani, S.Pd.
  22. Ririn Wahyu Priyanti, M.Pd.
  23. Diah Purwandari, S.Pd.
  24. Dyah Muslihah, S.T.
  25. Bayu Kurniawan, S.Pd.
  26. Rizky Puspitadewi, S.Pd.
ISBN: 978-623-7421-47-4
Terbit: 16-Sep-21
Tebal: 314 (xx+294) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp80.000


Deskripsi:
Aktivitas pembelajaran pada masa pandemi hanya dapat dilakukan secara daring. Namun, bagi jiwa yang inovatif dan kreatif, ini hanya menandakan saatnya manusia menghidupkan daya kreativitasnya. Fadiyah Suryani, M.Pd.Si., Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Yogyakarta, mengajak para guru untuk mengambil langkah kreatif dengan melakukan penelitian tindakan kelas. Ia sendiri juga melakukan penelitian tindakan sekolah untuk mendukung keberhasilan gerakan ini.
Buku ini adalah hasil dokumentasi dari kreativitas para guru tersebut, berisi 26 tulisan yang disarikan dari PTS, PTK, dan best practice yang dilakukan para guru selama pandemi dengan mata pelajaran yang diampu masing-masing: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Jerman, Bahasa Jawa, Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Bimbingan Konseling, Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Sejarah, PPKn, Seni Budaya, Olahraga, TIK. Semua tulisan melaporkan adanya dampak positif bagi keberhasilan pembelajaran.

Daftar Penulis dan Tulisan:

  • Sambutan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta ~ Didik Wardaya, S.E, M.Pd.
  • Sambutan Kepala Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta ~ Dra. Triana Purnamawati, M.M.
  • Sambutan Pengawas Pembina SMA Negeri 5 Yogyakarta ~ Dra. Reni Herawati, M.Pd.B.I.
  • Sambutan Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Yogyakarta ~ Fadiyah Suryani, M.Pd.Si.

  1. Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Pemantauan Karakter Siswa dengan Metode Mentoring ~ Fadiyah Suryani, M.Pd.Si.
  2. Memantapkan Pengambilan Jurusan di SNMPTN dengan Teknik Cinematherapy ~ Edy Prajaka, S.Pd.
  3. Wagetub Solusi Pembelajaran Daring Matematika ~ Arif Jamali, S.Pd., M.Pd.
  4. Menulis Resensi Menjadi Mudah dengan Barja Pintar ~  Bambang Mintaraga, S.Pd.
  5. Asyiknya Belajar Biologi Melalui Media V-LAB ~ Dra. Dwi Essy Sumaryanti
  6. Praktik Berbicara Teks Eksplanasi Menjadi Mudah Melalui Video ~ Dra. Praptanti Rahayu
  7. Peningkatan Resiliensi Matematis Menggunakan Problem Based Learning dengan Google Classroom ~ Dra. Suti Juneti
  8. Peningkatan Aktivitas dan Hasil Pembelajaran Fisika Materi Gerak Melingkar Melalui Penerapan IBL (Inquiry Based Learning) pada Siswa Kelas X Semester 1 ~ Irwan Yusuf, M.Sc.
  9. Penumbuhkembangan Afeksi Melalui Puisi Bertoga Berbasis Proyek ~ Dra. M. C. Indri Wahyuningsih
  10. Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay-Two Stray (Ts-Ts) pada Program Kemitraan ~ Sapto Nugroho, M.Pd.
  11. Meningkatkan Nilai Karakter Cinta Tanah Air dan Semangat Kebangsaan pada Pembelajaran Era Pandemi ~ Dra. Dyah Puspitarini, M.Pd.
  12. Vlog Tingkatkan Motivasi Belajar Senam Aerobik ~ Siti Zaeriyah, S.Pd.
  13. Mengantarkan Peserta Didik Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Recount Menggunakan Model Pembelajaran Project Based Learning dengan Media Gambar ~ Nurdiyah Suryani, S.Pd.
  14. Asyiknya Belajar Sistem Indra dengan Quizizz ~ Samsiyati, S.Pd.Si.
  15. Keefektifan Model Pembelajaran Takasimura Menggunakan Media Kontur Tiga Dimensi Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Peta Topografi ~ Rudarti, S.Pd.
  16. Problem Based Learning Efektif Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi APBN dan APBD di Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 5 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2020/2021 ~ Nur Aini Budiastuti, S.Pd.
  17. Penerapan Discovery Learning Berbantuan Animasi Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi HIV/AIDS Kelas XI IPS 2 SMA Negeri 5 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2020/2021 ~ Sri Wahyuni, S.Pd.
  18. Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan “Wavic” Pada Materi Plantae Kelas X MIPA 3 SMA N 5 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2020/2021 ~ Sri Windartati, S.Pd.
  19. Pembelajaran Cycle 7E Untuk Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 5 Yogyakarta ~ Budi Hayati, S.Pd.
  20. Problem Based Learning Menggunakan WhatsApp Sebagai Alternatif Solusi Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik di Kelas X MIPA 3 SMAN 5 Yogyakarta ~ Susanti, S.Pd.
  21. Bilima Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi Berbahasa Jerman ~ Rr. Nenny Dewayani, S.Pd.
  22. Pembuatan Poster Materi Konflik dan Upaya Penyelesaiannya Mata Pelajaran Sosiologi ~ Ririn Wahyu Priyanti, S.Sos., M.Pd.
  23. Tiktok Memotivasi Siswa Belajar Tari Kreasi ~ Diah Purwandari, S.Pd.
  24. Penggunaan Media “CoVid“ untuk Membuat Motion Graphic Powerpoint ~ Dyah Muslihah, S.T.
  25. Peningkatan Keterampilan Berbicara Bahasa Jawa Krama pada Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan Metode Role Playing Berbasis WAGVC pada Kelas X IPS 1  ~Bayu Kurniawan, S.Pd.
  26. Membangun Kemampuan Berpikir Kritis Siswa di Era Pandemi dengan Problem Based Learning Berbantuan Multimedia Interaktif Berbasis Mobile ~ Rizky Puspitadewi, S.Pd.

 

 

Rabu, 15 Maret 2017

Lomba Nulis Pengalaman Guru 2017 (LNPG2017) TEMA: Melakukan yang Tidak Biasa

Komunitas Guru Menulis bekerja sama dengan Penerbit Antarnusa menyelenggarakan
Lomba Nulis Pengalaman Guru 2017 (LNPG2017)
TEMA: Melakukan yang Tidak Biasa

Maksud tema:
Sebagai guru, Anda melakukan sesuatu yang tidak biasa, yang di luar pakem, yang di luar apa yang biasa dilakukan oleh guru pada umumnya, atau di luar yang biasa dilakukan oleh rekan-rekan guru yang sesekolah atau sekampus dengan Anda. Karena suatu sebab, Anda merasa harus melakukannya. Bisa jadi itu hal yang kecil, yang tidak menuntut sebuah keberanian besar. Namun memang hal yang tidak biasa Anda lakukan, atau rekan-rekan guru Anda lakukan. Bisa pula itu memang menuntut sebuah keberanian besar, karena melawan arus, melawan "kenormalan" atau "kebiasaan" yang ada di instansi atau lingkungan Anda. Atau mungkin, itu sesuatu yang selama ini tidak pernah Anda pikirkan atau tidak pernah diajarkan kepada Anda, yang tidak pernah Anda dapatkan di bangku kuliah atau di pelatihan-pelatihan guru yang pernah Anda ikuti. Anda ingin mencoba sesuatu yang baru, yang di luar teori yang selama ini Anda yakini dan ikuti. Atau mungkin itu sebuah kebenaran yang selama ini selalu Anda hindari namun kemudian Anda memberanikan diri untuk mencoba melakukannya. Tentu saja dalam konteks Anda sebuah seorang pendidik.

Dan ternyata "Melakukan yang Tidak Biasa" itu menghasilkan sesuatu yang luar biasa, atau sesuatu yang tidak terduga. Ternyata itu mencelikkan Anda, membawa Anda kepada sebuah pemahaman baru, sebuah cara pandang baru, sebuah pencerahan, atau bahkan sebuah terobosan. Mungkin itu kemudian bisa membuka jalan yang sebelumnya buntu, memecah hambatan relasi yang selama ini membuat Anda mati kutu. Atau kemudian ternyata usaha Anda itu membawa Anda kepada suatu keyakinan baru, yang mengubah arah haluan hidup Anda sebagai seorang pendidik. Atau kemudian meledakkan potensi dan daya kreasi Anda, yang selama ini seakan tiada dan tidak pernah Anda duga kalau ada.

Apa pun itu, Anda merasakan bahwa usaha Anda melakukan yang tidak biasa ini membawa Anda kepada sebuah pengalaman baru, yang sangat bermakna bagi Anda.



Syarat dan Ketentuan KONTES:

1. Kontes ini terbuka untuk Guru, Dosen, Kepala Sekolah, dan Praktisi Pendidikan lainnya.

SYARAT BAGI PESERTA BARU (peserta yang belum pernah mengikuti lomba dan menerbitkan buku bersama Komunitas Guru Menulis): Wajib membeli minimal 2 buku seri Kapur & Papan yang mana pun agar bisa mengikuti lomba ini.

Daftar buku dan harganya bisa dilihat di sini!

2. Berupa KISAH NYATA, baik kisah pribadi maupun kisah orang lain yang diceritakan kembali.

3. Naskah diketik rapi pada dokumen Office Word.  Panjang naskah maksimal 2500 kata.

4. Naskah adalah karya sendiri dan belum pernah dipublikasikan lewat media mana pun.

5. Setiap peserta melampirkan biodata narasi maksimal 50 kata dan foto setengah badan atau close up yang paling baik dari koleksi foto diri Anda.

6. Naskah dikirim via email: lomba.nulis.guru@gmail.com berupa lampiran atau attachment, bukan di badan e-mail. Juga bukan dalam file extract. Tulis subjek e-mail dan nama file: LNPG2017- nama penulis - Judul Naskah (Contoh: LNPG2017 - Heru Susilo - Mereka Bukan Nakal, Tetapi Kritis). Sesudah Anda mengirimkan naskah, Anda akan mendapat balasan email yang akan meminta Anda untuk mengisi DATA PENULIS dalam file Excel.
7. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu naskah.

PESERTA BARU wajib menyertakan bukti pembelian buku seri Kapur & Papan.

8. Kontes  ini dibuka mulai 30 Maret 2017  hingga 30 Juni 2017 (Jam 23:59 WIB). Hasil kontes  akan diumumkan 30 Agustus 2017.

9. Akan dipilih naskah yang layak untuk dibukukan dengan syarat:

  • terdapat minimal 25 naskah yang layak terbit 
  • tiap peserta yang naskahnya terpilih memesan minimal 2 buku. 
  • Jika naskah yang masuk banyak akan dimungkinkan terbitnya lebih dari 1 buku.

10. Pengumuman daftar peserta sementara dan hasil akhir akan diumumkan di Grup Facebook Guru Menulis (www.facebook.com/groups/gurumenulis)

11. Penghargaan:
Akan dipilih 3 naskah terbaik  yang akan mendapat hadiah berupa:
Juara 1: Uang tunai sebesar Rp 300.000,- dan 1 eksemplar bukti terbit
Juara 2: Uang tunai sebesar Rp 200.000,- dan 1 eksemplar bukti terbit
Juara 3: Uang tunai sebesar Rp 100.000,- dan 1 eksemplar bukti terbit

12. Sertifikat:
Akan diterbitkan 4 macam sertifikat:
(1) Sertifikat pemenang
(2) Sertifikat 10 besar
(3) Sertifikat untuk naskah yang diterbitkan
(4) Sertifikat untuk naskah yang tidak diterbitkan*
Sertifikat akan diberikan untuk naskah yang memenuhi syarat dan akan dikirimkan bersamaan dengan buku yang sudah terbit dan cetak.

*Catatan: Bagi naskah yang tidak terpilih untuk diterbitkan, sertifikat hanya akan dikirimkan jika peserta memesan minimal 1 buku yang diterbitkan.
Selamat menulis GURU INDONESIA! Mari wariskan pengabdianmu dalam dokumen tulisan!


Sabtu, 04 Februari 2017

Mengenal Juara: Eka Nurbulan dengan naskah "Janji Ibu” Pemenang Kedua dalam Lomba Nulis Kisah Lucu Guru

Pemenang satu
Pemenang dua
Pemenang tiga


Meledakkan dan melampiaskan amarah ke anak-anak? Ya itulah yang terjadi pada penulis ini. Lalu apa yang terjadi? Parah dah pokoknya. Lihat saja lisah lengkapnya di buku Kapur & Papan Pengalaman Lucu Guru 1.



Silakan baca juga:
Mengenal Juara: Elizabeth Tjahjadarmawan dengan naskah "Guru Ketinggalan Kereta” Pemenang Kedua dalam Lomba Nulis Kisah Lucu Guru

Mengenal Juara: Abdul Rohman dengan naskah "Akibat Telat” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Kisah Lucu Guru

Mengenal Juara: Herawaty Azis Simpoha dengan naskah "Maafkan Nilai Minusku” Pemenang Ketiga dalam Lomba Nulis Kisah Inspiratif 1 Halaman

Mengenal Juara: Widayanti dengan naskah "Jangan Lihat Bajuku”” Pemenang Kedua dalam Lomba Nulis Kisah Inspiratif 1 Halaman

Mengenal Juara: FX Suparta dengan naskah "Dua Keping Kue dan Secangkir Teh” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Kisah Inspiratif 1 Halaman

Mengenal Juara: Sarno R. Sudibyo dengan naskah "Saya yang Kencing di Kelas, Pak!” Pemenang Ketiga dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: Eka Nur Apiyah dengan naskah "Suatu Pagi Bersama Hasan” Pemenang Kedua dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: Desi Arianto dengan naskah "Emak Lihatlah Aku” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: L. Bening Parwita Sukci dengan naskah "Mak Sadem dan Tikus Wirok” Pemenang Ketiga dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Rai Sujaya dengan naskah "Kisah Anjing Berkerumunan di Kepalaku” Pemenang Kedua dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Dwitya Sobat Ady Dharma dengan naskah "Lelaki yang Ingin Menikah dengan Dewi” Pemenang Pertama dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Maria Inggrit dengan “The Show Must Go On!” Pemenang Ketiga dalam Lomba Kisah Pengelolaan Kelas 2015

Mengenal Juara: Elizabeth Tjahjadarmawan dengan naskah "Guru Ketinggalan Kereta” Pemenang Kedua dalam Lomba Nulis Kisah Lucu Guru

Pemenang satu
Pemenang dua
Pemenang tiga






Seorang murid gendut dan bergerak lambat. Sering nyebelin kan, apalagi ketika berada dalam situasi yang membutuhkan gerak cepat. Namun ternyata ada saatnya orang yang demikian ini memainkan perannya, menjadi penyelamat dalam situasi yang mengejutkan darurat. Itulah yang terjadi dalam kisah ini.

Selengkapnya bisa dibaca di buku Kapur & Papan Pengalaman Lucu Guru 2.

Penulis buku ini memiliki sepabrik prestasi, buanyak suekali pokoknya. Rajin pula mendokumentasikan kegiatannya dalam bentuk tulisan. Cerdas mengamati berbagai situasi dan mencatatnya dalam sebuah tulisan. Sudah menerbitkan beberapa buku, salah satunya Petualangan di Hutan Haminjon: Petualangan Ilmiah Berbasis Karakter.


Baca juga:
Mengenal Juara: Abdul Rohman dengan naskah "Akibat Telat” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Kisah Lucu Guru

Mengenal Juara: Herawaty Azis Simpoha dengan naskah "Maafkan Nilai Minusku” Pemenang Ketiga dalam Lomba Nulis Kisah Inspiratif 1 Halaman

Mengenal Juara: Widayanti dengan naskah "Jangan Lihat Bajuku”” Pemenang Kedua dalam Lomba Nulis Kisah Inspiratif 1 Halaman

Mengenal Juara: FX Suparta dengan naskah "Dua Keping Kue dan Secangkir Teh” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Kisah Inspiratif 1 Halaman

Mengenal Juara: Sarno R. Sudibyo dengan naskah "Saya yang Kencing di Kelas, Pak!” Pemenang Ketiga dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: Eka Nur Apiyah dengan naskah "Suatu Pagi Bersama Hasan” Pemenang Kedua dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: Desi Arianto dengan naskah "Emak Lihatlah Aku” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: L. Bening Parwita Sukci dengan naskah "Mak Sadem dan Tikus Wirok” Pemenang Ketiga dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Rai Sujaya dengan naskah "Kisah Anjing Berkerumunan di Kepalaku” Pemenang Kedua dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Dwitya Sobat Ady Dharma dengan naskah "Lelaki yang Ingin Menikah dengan Dewi” Pemenang Pertama dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Maria Inggrit dengan “The Show Must Go On!” Pemenang Ketiga dalam Lomba Kisah Pengelolaan Kelas 2015

Mengenal Juara: Abdul Rohman dengan naskah "Akibat Telat” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Kisah Lucu Guru

Pemenang satu
Pemenang dua
Pemenang tiga

Mengenal Juara: Abdul Rohman dengan naskah "Akibat Telat” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Kisah Lucu Guru


Pernah masuk kelas dan mengajar masih mengenakan helm? Itulah yang terjadi pada guru yang satu ini. Selengkapnya bisa dibaca di buku Kapur & Papan Pengalaman Lucu Guru 1.


Baca juga:
Mengenal Juara: Herawaty Azis Simpoha dengan naskah "Maafkan Nilai Minusku” Pemenang Ketiga dalam Lomba Nulis Kisah Inspiratif 1 Halaman

Mengenal Juara: Widayanti dengan naskah "Jangan Lihat Bajuku”” Pemenang Kedua dalam Lomba Nulis Kisah Inspiratif 1 Halaman

Mengenal Juara: FX Suparta dengan naskah "Dua Keping Kue dan Secangkir Teh” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Kisah Inspiratif 1 Halaman

Mengenal Juara: Sarno R. Sudibyo dengan naskah "Saya yang Kencing di Kelas, Pak!” Pemenang Ketiga dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: Eka Nur Apiyah dengan naskah "Suatu Pagi Bersama Hasan” Pemenang Kedua dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: Desi Arianto dengan naskah "Emak Lihatlah Aku” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: L. Bening Parwita Sukci dengan naskah "Mak Sadem dan Tikus Wirok” Pemenang Ketiga dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Rai Sujaya dengan naskah "Kisah Anjing Berkerumunan di Kepalaku” Pemenang Kedua dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Dwitya Sobat Ady Dharma dengan naskah "Lelaki yang Ingin Menikah dengan Dewi” Pemenang Pertama dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Maria Inggrit dengan “The Show Must Go On!” Pemenang Ketiga dalam Lomba Kisah Pengelolaan Kelas 2015

Mengenal Juara: Herawaty Azis Simpoha dengan naskah "Maafkan Nilai Minusku” Pemenang Ketiga dalam Lomba Nulis Kisah Inspiratif 1 Halaman

Pemenang satu
Pemenang dua
Pemenang tiga
Mengenal Juara: Herawaty Azis Simpoha dengan naskah "Maafkan Nilai Minusku” Pemenang Ketiga dalam Lomba Nulis Kisah Inspiratif 1 Halaman


Herawaty Azis Simpoha atau Hera Azis Simpoha, seorang perempuan pengajar di SMP NEGERI 2 SIMBORO MAMUJU, beralamat di Jalan Poros Tueke-Bulutakkang Kecamatan Simboro Mamuju, guru mata pelajaran IPS.

Lewat kisah ini Herawaty memperlihatkan sikap berbesar hati para muridnya yang mengikuti koba cerdas cermat. Salah satu dari tim memberikan nilai minus dan tentu saja hal itu membuat tim ini tidak jadi pemenang dalam lomba ini.

Kisahnya amat sederhana, tetapi sikap anak-anak itu tidaklah sederhana.

Selengkapnya bisa dibaca di buku Kapur & Papan Kisah Inspiratif Guru 1.



Baca juga:
Mengenal Juara: Widayanti dengan naskah "Jangan Lihat Bajuku”” Pemenang Kedua dalam Lomba Nulis Kisah Inspiratif 1 Halaman

Mengenal Juara: FX Suparta dengan naskah "Dua Keping Kue dan Secangkir Teh” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Kisah Inspiratif 1 Halaman

Mengenal Juara: Sarno R. Sudibyo dengan naskah "Saya yang Kencing di Kelas, Pak!” Pemenang Ketiga dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: Eka Nur Apiyah dengan naskah "Suatu Pagi Bersama Hasan” Pemenang Kedua dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: Desi Arianto dengan naskah "Emak Lihatlah Aku” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: L. Bening Parwita Sukci dengan naskah "Mak Sadem dan Tikus Wirok” Pemenang Ketiga dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Rai Sujaya dengan naskah "Kisah Anjing Berkerumunan di Kepalaku” Pemenang Kedua dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Dwitya Sobat Ady Dharma dengan naskah "Lelaki yang Ingin Menikah dengan Dewi” Pemenang Pertama dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Maria Inggrit dengan “The Show Must Go On!” Pemenang Ketiga dalam Lomba Kisah Pengelolaan Kelas 2015

Mengenal Juara: Widayanti dengan naskah "Jangan Lihat Bajuku”” Pemenang Kedua dalam Lomba Nulis Kisah Inspiratif 1 Halaman

Pemenang satu
Pemenang dua
Pemenang tiga

Mengenal Juara: Widayanti dengan naskah "Jangan Lihat Bajuku”” Pemenang Kedua dalam Lomba Nulis Kisah Inspiratif 1 Halaman

“Yang itu?” tanyaku tak percaya. Ia menjawab dengan senyuman.
Rasanya aku tidak percaya pada apa yang aku lihat. Fitri membawaku
masuk ke sebuah rumah sederhana, bahkan sangat sederhana jika
dibandingkan dengan teman-temannya yang lain yang pernah aku
kunjungi. Di dalamnya disambut oleh ibunya yang hanya tinggal sendirian,
sementara ayahnya merantau ke luar kota dengan profesi kuli bangunan.

...

Masya Allah, ternyata anak ceria yang kukira anak orang kaya ini
adalah anak dari orang tua miskin yang hebat. Ternyata benar, jangan
hanya menilai anak dari penampilan luarnya saja. Terbukti kali ini aku
salah menilai tentang muridku.


Itulah dua paragraf dari kisah inspiratif ini. Guru kadang salah menerka keadaan muridnya. Kisah ini sekali lagi mengingatkan betapa penting bagi guru untuk benar-benar mengenal muridnya.

Widayanti, S.Pd., penulis kisah ini, memang memiliki banyak pengalaman menarik. Sebenarnya semua guru memiliki banyak pengalaman menarik. Hanya jarang yang lalu mau menyimpannya dengan rapi dalam bentuk tulisan. Maksudnya dengan rapi itu ya disiplin menulis: melihat ulang, merefleksi, lalu menuangkannya dalam bentuk tulisan. 

Betapa kayanya seorang guru yang mau melakukan hal itu. Kekayaan yang terkumpul dan tergali dari sebuah pengabdian, perjuangan, jerih payah; kekayaan yang tak ternilai.

Widayanti juga sudah membukukan pengalaman-pengalamannya dalam sebuah buku tersendiri, berjudul Diary Sang Guru: Catatan Pendidikan Seorang Guru SD. Tak heran jika beliau bisa memenangi lomba ini. Itu berkat ketulusan dan kedisiplinan dalam memberi yang terbaik. Setiap dalam setiap situasi dan kondisi.

Selengkapnya silakan dibaca di dalam buku Kapur & Papan Kisah Inspiratif Guru 1.




Baca juga:
Mengenal Juara: FX Suparta dengan naskah "Dua Keping Kue dan Secangkir Teh” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Kisah Inspiratif 1 Halaman

Mengenal Juara: Sarno R. Sudibyo dengan naskah "Saya yang Kencing di Kelas, Pak!” Pemenang Ketiga dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: Eka Nur Apiyah dengan naskah "Suatu Pagi Bersama Hasan” Pemenang Kedua dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: Desi Arianto dengan naskah "Emak Lihatlah Aku” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: L. Bening Parwita Sukci dengan naskah "Mak Sadem dan Tikus Wirok” Pemenang Ketiga dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Rai Sujaya dengan naskah "Kisah Anjing Berkerumunan di Kepalaku” Pemenang Kedua dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Dwitya Sobat Ady Dharma dengan naskah "Lelaki yang Ingin Menikah dengan Dewi” Pemenang Pertama dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Maria Inggrit dengan “The Show Must Go On!” Pemenang Ketiga dalam Lomba Kisah Pengelolaan Kelas 2015

Mengenal Juara: FX Suparta dengan naskah "Dua Keping Kue dan Secangkir Teh” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Kisah Inspiratif 1 Halaman

Pemenang satu
Pemenang dua
Pemenang tiga



FX Suparta menjadi bukti bahwa usaha itu bila dilakukan tanpa surut akan membuahkan hasil. Masih ingat ketika beliau ikut lokakarya penulisan best-practice tahun 2015 lalu, naskahnya dibongkar abis oleh rekan-rekan peserta lainnya. Kacau sistematikanya.

Namun beliau tidak berkecil hati. Kritikan teman-temannya itu menjadikannya terpicu untuk terus maju. Terus membaca dan terus menulis. Dan kali ini dia membuktikan bahwa dia bahkan bisa menjuarai salah satu perlombaan yang diselenggarakan oleh Komunitas Guru Menulis dalam Lomba Menulis Kisah Pengalaman Inspiratif 1 Halaman untuk guru.

Kisah ini sederha, bercerita tentang dua buah tangan mungil yang setia menyajikan teh dan kue untuk anaknya. Kasih tulus yang sederhana itu telah mengantar si anak menuju cita-citanya. Sesederhana itu. 

hal sederhana yang dikerjakan dengan kasih telah menjdi sumber kekuatan besar untuk berjuang mengarungi hidup dan memenangkan setiap pergumulan.

Selengkapnya silakan baca di buku: Kapur & Papan Kisah Inspiratif Guru 1





Baca juga:

Mengenal Juara: Sarno R. Sudibyo dengan naskah "Saya yang Kencing di Kelas, Pak!” Pemenang Ketiga dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: Eka Nur Apiyah dengan naskah "Suatu Pagi Bersama Hasan” Pemenang Kedua dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: Desi Arianto dengan naskah "Emak Lihatlah Aku” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: L. Bening Parwita Sukci dengan naskah "Mak Sadem dan Tikus Wirok” Pemenang Ketiga dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Rai Sujaya dengan naskah "Kisah Anjing Berkerumunan di Kepalaku” Pemenang Kedua dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Dwitya Sobat Ady Dharma dengan naskah "Lelaki yang Ingin Menikah dengan Dewi” Pemenang Pertama dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru

Mengenal Juara: Maria Inggrit dengan “The Show Must Go On!” Pemenang Ketiga dalam Lomba Kisah Pengelolaan Kelas 2015

Mengenal Juara: Sarno R. Sudibyo dengan naskah "Saya yang Kencing di Kelas, Pak!” Pemenang Ketiga dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Pemenang satu
Pemenang dua
Pemenang tiga



Ini sebuah kisah bagaimana seorang guru menangani kasus "kenakalan" anak di sekolah atau kelas.

Seorang anak kencing di kelas. Bukan anak SD. Anak SMA. Lalu apa?

Ibu Bapak akan melakukan apa kalau amengalami kejadian serupa? Hayo apa? Marah? Marah kepada siapa, pelakunya saja tidak diketahui. Tak satu pun yang mengaku.

Nah, ternyata, bagi seorang guru seperti Pak Sarno ini, kejadian ini justru menjadi kesempatan yang sangat baik untuk lebih mengenal muridnya, persisnya permasalahan seorang muridnya, yang memang sedang membutuhkan perhatian lebih dari siapa pun yang peduli.

Dan ia berhasil. Ia menemukan siapa yang kencing di kelas tanpa harus marah, tanpa ada siswa yang harus dipermalukan, tanpa ada siswa yang harus sakit hati. Malahan ada seorang siswa yang merasa semakin termotivasi karena ada orang yang sekarang mengerti kondisi dan siap membantunya.

Selengkapnya silakan baca di buku Kapur & Papan Mendidik dengan Hati 1.





Baca juga:
Mengenal Juara: Eka Nur Apiyah dengan naskah "Suatu Pagi Bersama Hasan” Pemenang Kedua dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati
Mengenal Juara: Desi Arianto dengan naskah "Emak Lihatlah Aku” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati
Mengenal Juara: L. Bening Parwita Sukci dengan naskah "Mak Sadem dan Tikus Wirok” Pemenang Ketiga dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru
Mengenal Juara: Rai Sujaya dengan naskah "Kisah Anjing Berkerumunan di Kepalaku” Pemenang Kedua dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru
Mengenal Juara: Dwitya Sobat Ady Dharma dengan naskah "Lelaki yang Ingin Menikah dengan Dewi” Pemenang Pertama dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru
Mengenal Juara: Maria Inggrit dengan “The Show Must Go On!” Pemenang Ketiga dalam Lomba Kisah Pengelolaan Kelas 2015
Mengenal Juara: L. Bening Parwita Sukci dengan “I love you, Maam” Pemenang Kedua dalam Lomba Kisah Pengelolaan Kelas 2015
Mengenal Juara: Desi Arianto dengan “Face to Face" Pemenang Pertama dalam Lomba Kisah Pengelolaan Kelas 2015
Mengenal Juara: Ria Santati dengan naskah "Piala Pertama" dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru 2014
Mengenal Juara: Eka Nur Apiyah dengan naskah "Mengeja Cinta" dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru 2014
Mengenal Juara: Florencia Febiola Fanny dengan naskah "Jika Hati Mampu Juara" dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru 2014
Mengenal Juara: Luh Putu Udayati dengan Naskah "Menggantikan Cinta yang Hilang" dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru 2013 Mendidik dengan Hati
Mengenal Juara: Yulia Loekito dengan Naskah Edo dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru 2013 Mendidik dengan Hati

Mengenal Juara: Eka Nur Apiyah dengan naskah "Suatu Pagi Bersama Hasan” Pemenang Kedua dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Pemenang satu
Pemenang dua
Pemenang tiga


Ini merupakan kemenangan kedua dalam lomba yang diselenggarakan oleh Komunitas Guru Menulis. Sebelumnya Eka Nur Apiyah memenangi juara kedua Lomba Nulis Pengalaman Guru dengan tema Guru yang selalu belajar.

Kisah Hasan ini memperlihatkan bahwa kadang, setelah guru melakukan apa pun untuk "menyelamatkan" seorang siswa yang bermasalah, guru pada akhirnya harus menerima apa pun hasil akhirnya. Guru dalam kisah ini pun demikian. Ia mencoba membantu seorang siswa yang berasal dari keluarga yang kurang mampu agar ia bisa menyelesaikan sekolahnya yang tinggal setahun. Namun pada akhirnya sang guru harus merelakannya pergi agar si anak bisa membantu memperbaiki ekonomi keluarganya.

Selengkapnya silakan baca di buku Kapur & Papan Mendidik dengan Hati 2.


Baca juga:
Mengenal Juara: Desi Arianto dengan naskah "Emak Lihatlah Aku” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati
Mengenal Juara: L. Bening Parwita Sukci dengan naskah "Mak Sadem dan Tikus Wirok” Pemenang Ketiga dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru
Mengenal Juara: Rai Sujaya dengan naskah "Kisah Anjing Berkerumunan di Kepalaku” Pemenang Kedua dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru
Mengenal Juara: Dwitya Sobat Ady Dharma dengan naskah "Lelaki yang Ingin Menikah dengan Dewi” Pemenang Pertama dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru
Mengenal Juara: Maria Inggrit dengan “The Show Must Go On!” Pemenang Ketiga dalam Lomba Kisah Pengelolaan Kelas 2015
Mengenal Juara: L. Bening Parwita Sukci dengan “I love you, Maam” Pemenang Kedua dalam Lomba Kisah Pengelolaan Kelas 2015
Mengenal Juara: Desi Arianto dengan “Face to Face" Pemenang Pertama dalam Lomba Kisah Pengelolaan Kelas 2015
Mengenal Juara: Ria Santati dengan naskah "Piala Pertama" dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru 2014
Mengenal Juara: Eka Nur Apiyah dengan naskah "Mengeja Cinta" dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru 2014
Mengenal Juara: Florencia Febiola Fanny dengan naskah "Jika Hati Mampu Juara" dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru 2014
Mengenal Juara: Luh Putu Udayati dengan Naskah "Menggantikan Cinta yang Hilang" dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru 2013 Mendidik dengan Hati
Mengenal Juara: Yulia Loekito dengan Naskah Edo dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru 2013 Mendidik dengan Hati

Jumat, 03 Februari 2017

Mengenal Juara: Desi Arianto dengan naskah "Emak Lihatlah Aku” Pemenang Pertama dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru Mendidik dengan Hati

Pemenang satu
Pemenang dua
Pemenang tiga



Untuk kedua kalinya Desi Arianto memenangi lomba yang diselenggarakan oleh Komunitas Guru Menulis: Lomba Nulis Pengalaman Guru dengan tema Mendidik dengan Hati. Sebelumnya ia keluar sebagai pemenang pertama juga untuk Lomba Nulis Pengalaman Guru tema Pengelolaan Kelas dengan tulisan "Face to Face".

Dalam kisahnya kali ini, "Emak Lihatlah Aku", Desi Arianto bercerita mengenai salah satu muridnya yang sebenarnya agak kesulitan mengikuti pelajarannya. Tetapi anak ini memiliki cita-cita bisa lulus SD dan melanjutkan ke SMP favorit di kotanya. Sebuah cita-cita luhur yang tidak gampang untuk dipercayai siapa pun yang mengenal anak ini dengan baik.

Tetapi sebagai guru, Desi Arianto tidak mau menyerah dengan kondisi dan kesulitan yang ada. Terutama dia tidak mau "membunuh" impian muridnya yang satu ini. 
Dengan sebuah tekad yang dilandasi oleh keyakinan akan kekuatan ketekunan dan doa, ia membimbing anak ini sampai akhirnya mimpi itu benar-benar terwujud.

"Emak, lihalah aku, anakmu ini yang bisa diterima di SMP favorit pilihanku!" Demikian akhirnya pekik anak itu disambut oleh lelehan air mata ibu dan gurunya.

Selengkapnya bisa dibaca di buku Kapur & Papan Mendidik dengan Hati 2.

Baca juga:
Mengenal Juara: L. Bening Parwita Sukci dengan naskah "Mak Sadem dan Tikus Wirok” Pemenang Ketiga dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru
Mengenal Juara: Rai Sujaya dengan naskah "Kisah Anjing Berkerumunan di Kepalaku” Pemenang Kedua dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru
Mengenal Juara: Dwitya Sobat Ady Dharma dengan naskah "Lelaki yang Ingin Menikah dengan Dewi” Pemenang Pertama dalam Kontes Nulis Cerpen untuk Guru
Mengenal Juara: Maria Inggrit dengan “The Show Must Go On!” Pemenang Ketiga dalam Lomba Kisah Pengelolaan Kelas 2015
Mengenal Juara: L. Bening Parwita Sukci dengan “I love you, Maam” Pemenang Kedua dalam Lomba Kisah Pengelolaan Kelas 2015
Mengenal Juara: Desi Arianto dengan “Face to Face" Pemenang Pertama dalam Lomba Kisah Pengelolaan Kelas 2015
Mengenal Juara: Ria Santati dengan naskah "Piala Pertama" dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru 2014
Mengenal Juara: Eka Nur Apiyah dengan naskah "Mengeja Cinta" dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru 2014
Mengenal Juara: Florencia Febiola Fanny dengan naskah "Jika Hati Mampu Juara" dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru 2014
Mengenal Juara: Luh Putu Udayati dengan Naskah "Menggantikan Cinta yang Hilang" dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru 2013 Mendidik dengan Hati
Mengenal Juara: Yulia Loekito dengan Naskah Edo dalam Lomba Nulis Pengalaman Guru 2013 Mendidik dengan Hati

Jumat, 30 Oktober 2015

Lomba Nulis Pengalaman Lucu Guru


Sebagai guru, tentu Anda pernah mengalami kejadian yang lucu. Kalau begitu kenapa tidak dituliskan. Buatlah pengalaman lucu Anda tidak hanya menjadi milik Anda sendiri, namun juga bisa dinikmati oleh orang lain.




Ketentuan:
1. Berupa kisah nyata dari kejadian sehari-hari yang lucu dan memberikan pelajaran penting bagi Anda sebagai seorang guru.
2. Tidak boleh copy paste atau plagiasi. Harus merupakan karya orisinal dan belum pernah dipublikasikan di mana pun.
3. Panjang tulisan 2 halaman (maksimal 1000 kata), diketik Normal (A4 kuarto, spasi satu, font type Calibri atau Times New Romans, font size 12, margin Sedang)
4. Naskah dikirimkan ke lomba.nulis.guru@gmail.com. Kirim sebagai lampiran (attachment) bukan di badan email. Namai file dengan Kode Lomba-Nama - Judul Tulisan (contoh: LNPLG-Wakidi Kirjo Karsinadi - Salah Taruh). Jangan bubuhkan identitas apa pun di dalam file naskah kecuali dalam nama file.
5. Sertakan biodata narasi (Ceritakan siapa dirimu) dalam maksimal 50 kata,TIDAK BOLEH LEBIH yang dituliskan dalam file sendiri dengan diberi nama file Nama. Contoh: Wakidi Kirjo Karsinadi.doc
6. Sertakan FOTO paling keren dalam format JPG atau JPEG dengan resolusi yang cukup tinggi dan file dinamai dengan nama penulis. Contoh: Wakidi Kirjo Karsinadi.jpg 
7. Lengkapi form Data Penulis (silakan download di: https://www.facebook.com/groups/gurumenulis/967241006648535/). File di-rename dengan nama penulis. Contoh: Wakidi Kirjo Karsinadi.xlsx

Peserta:
Guru

Deadline: 31 Januari 2016. diundur menjadi 29 Februari 2016 30 April 2016 15 Mei 2016 untuk memastikan naskah yang layak terbit jumlahnya meadai untuk diterbitkan menjadi sebuah buku.

Pengumuman:
Hasil lomba akan diumumkan melalui grup Guru Menulis (https://www.facebook.com/groups/gurumenulis/) 15 Mei 2015

Hadiah:
Pemenang pertama akan mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp300.000.
Pemenang kedua akan mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp200.000.
Pemenang ketiga akan mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp100.000.

Akan dipilih naskah yang layak terbit untuk diterbitkan. Untuk setiap naskah yang diterbitkan, peserta wajib membeli 2 bukunya sendiri.

Sertifikat:
Akan diterbitkan 4 macam sertifikat:
1. Sertifikat pemenang
2. Sertifikat 10 besar
3. Sertifikat untuk naskah yang diterbitkan
4. Sertifikat untuk naskah yang tidak diterbitkan*
Sertifikat akan diberikan untuk naskah yang memenuhi syarat dan akan dikirimkan bersamaan dengan buku yang sudah terbit dan cetak.

*Catatan: Bagi naskah yang tidak terpilih untuk diterbitkan, sertifikat hanya akan dikirimkan jika peserta memesan minimal 1 buku yang diterbitkan.

Royalti:
Bagi naskah yang diterbitkan, akan ada royalti 10% yang dilaporkan sekali dalam satu semester dan dibagi rata kepada setiap kontributor sesuai jumlah naskah masing-masing. Pembayaran royalti akan dilakukan melalui transfer bank dan segala pembiayaan yang terkait dengannya ditanggung oleh penerima royalti.

Persetujuan:
Ketika Anda mengirimkan naskah ke alamat email yang tertera, Anda dianggap menyetujui ketentuan lomba yang berlalu.

Ikuti juga:

Lomba Kisah Inspiratif 1 Halaman (untuk Guru)


Bacaan yang baik ibarat makanan. Bacaan yang baik mesti enak (dibaca), bersih (logis, tanpa cacat logika), sehat (seimbang dalam berbagai unsur), mengandung nutrisi yang cukup (mengayakan kehidupan), dan tersaji dengan indah (mengenyangkan dan memuaskan jiwa).

Makanan yang baik tersaji dalam porsi yang cukup, tidak berlebih dan tidak kurang. Bacaan yang baik juga pas: padat, namun tidak terasa berat; pendek namun meluaskan cakrawala jiwa.

Kisah inspiratif diharapkan menjadi bacaan yang demikian. Pendek namun kaya. Ringan namun kaya pembelajaran. Dimaksudkan: menyegarkan jiwa, memuaskan hati, menyalakan lampu otak.



Ketentuan:
1. Berupa kisah nyata dari kejadian sehari-hari yang memberikan pelajaran penting bagi Anda sebagai seorang guru.
2. Tidak boleh copy paste atau plagiasi. Harus merupakan karya orisinal dan belum pernah dipublikasikan di mana pun.
3. Panjang tulisan 1 halaman (maksimal 1000 kata), diketik Normal (A4 kuarto, spasi satu, font type Calibri atau Times New Romans, font size 12, margin Sedang)
4. Naskah dikirimkan ke lomba.nulis.guru@gmail.com. Kirim sebagai lampiran (attachment) bukan di badan email. Namai file dengan LNPIG-Nama - Judul Tulisan (contoh: LNPIG-Wakidi Kirjo Karsinadi - Spidol Kering). Jangan bubuhkan identitas apa pun di dalam file naskah kecuali dalam nama file.
5. Sertakan satu ungkapan atau moto atau prinsip yang Anda yakini (maksimal 1 kalimat
6. Sertakan FOTO paling keren dalam format JPG atau JPEG dengan resolusi yang cukup tinggi dan file dinamai dengan nama penulis. Contoh: Wakidi Kirjo Karsinadi.jpg 
7. Menyertakan BIODATA NARASI atau tulisan singkat tentang penulis dan file dinamai dengan nama penulis. Contoh: Wakidi Kirjo Karsinadi.doc
8. Lengkapi form Data Penulis (silakan download di: https://www.facebook.com/groups/gurumenulis/967241006648535/). File di-rename dengan nama penulis. Contoh: Wakidi Kirjo Karsinadi.xlsx

Peserta:
Guru

Deadline: 29 Februari 2016  diundur 31 Maret 2016 10 April 2016 untuk memastikan naskah yang masuk mencapai jumlah yang cukup untuk diterbitkan. 

Pengumuman:
Hasil lomba akan diumumkan melalui grup Guru Menulis (https://www.facebook.com/groups/gurumenulis/) 15 Mei 2015.

Hadiah:
Pemenang pertama akan mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp300.000.
Pemenang kedua akan mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp200.000.
Pemenang ketiga akan mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp100.000.

Akan dipilih naskah yang layak terbit untuk diterbitkan. Untuk setiap naskah yang diterbitkan, peserta wajib membeli 2 bukunya sendiri.

Sertifikat:
Akan diterbitkan 4 macam sertifikat:
1. Sertifikat pemenang
2. Sertifikat 10 besar
3. Sertifikat untuk naskah yang diterbitkan
4. Sertifikat untuk naskah yang tidak diterbitkan*
Sertifikat akan diberikan untuk naskah yang memenuhi syarat dan akan dikirimkan bersamaan dengan buku yang sudah terbit dan cetak.

*Catatan: Bagi naskah yang tidak terpilih untuk diterbitkan, sertifikat hanya akan dikirimkan jika peserta memesan minimal 1 buku yang diterbitkan.

Royalti:
Bagi naskah yang diterbitkan, akan ada royalti 10% yang dilaporkan sekali dalam satu semester dan dibagi rata kepada setiap kontributor sesuai jumlah naskah masing-masing. Pembayaran royalti akan dilakukan melalui transfer bank dan segala pembiayaan yang terkait dengannya ditanggung oleh penerima royalti.

Persetujuan:
Ketika Anda mengirimkan naskah ke alamat email yang tertera, Anda dianggap menyetujui ketentuan lomba yang berlalu.

Ikuti juga: