Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Tampilkan postingan dengan label Andrimar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Andrimar. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 April 2020

Andrimar





Andrimar, Putra Rokan Hulu, Riau yang lahir 34 tahun silam saat ini menjadi pendidik di salah satu SMPdi Rokan Hulu. Selain mengajar di SMP, juga menjadi pengajar di dua universitas di Riau. Dalam tahun-tahun terakhir ini sangat giat bergelut dengan dunia sastra. Apa lagi setelah menyelesaikan pendidikan S2, minat dan bakat selalu di kembangkan. Melalui gerakan dalam komunitas literasi, budaya membaca dan menulis hendak digalakkan dan selalu berusaha mengajak masyarakat untuk ikut serta menggemari literasi


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


Puisi Akrostik #1: Kumpulan Puisi Akrostik Komunitas Guru Menulis
Tentang Rasa Kita

Tentang Rasa Kita


Puisi Akrostik oleh Andrimar
Photo by Dids from Pexels


Tentang Rasa Kita
Terhadap apa yang pernah terencana
Erang hati untuk tetap bersama
Namun ketika rencana hanyalah rencana
Tiada siapa dapat memastikan
Aku pun tiada berdaya
Nanar kutatap cerita kita
Gemuruh rasa selalu menghentak jiwa
Riak lautan yang pernah kita saksikan
Akan tetap menjadi kenangan
Selama mentari masih memberikan harapan
Akhir cerita hanya khayalan
Kala rindu malam ini menyapa
Idamkan jumpa dalam asmara
Tiadalah ‘kan pernah bersua
Anganku berharap bertatap mata






Andrimar, Putra Rokan Hulu, Riau yang lahir 34 tahun silam saat ini menjadi pendidik di salah satu SMPdi Rokan Hulu. Selain mengajar di SMP, juga menjadi pengajar di dua universitas di Riau. Dalam tahun-tahun terakhir ini sangat giat bergelut dengan dunia sastra. Apa lagi setelah menyelesaikan pendidikan S2, minat dan bakat selalu di kembangkan. Melalui gerakan dalam komunitas literasi, budaya membaca dan menulis hendak digalakkan dan selalu berusaha mengajak masyarakat untuk ikut serta menggemari literasi



Puisi ini diambil dari buku Puisi Akrostik #1: Kumpulan Puisi Akrostik Komunitas Guru Menulis halaman 20-21