Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Tampilkan postingan dengan label Melyani Dwi Astuti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Melyani Dwi Astuti. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 April 2020

Salahkah PR?

Artikel Pendidikan oleh Melyani Dwi Astuti*
Photo by Pixabay from Pexels

Setiap anak adalah anugerah Tuhan yang unik. Setiap anak mengalami masa tumbuh kembang yang berbeda. Tentunya karakteristik seorang anak berbeda dengan anak lainnya. Demikian juga daya serap anak saat menerima pelajaran atau materi. Ada yang menerima dengan cepat, sedang, bahkan ada yang tak dapat menerima sama sekali. Oleh karena itu butuh teknik tersendiri. Salah satu cara dengan membuat siswa aktif belajar dengan mengulang kembali materi yang sudah dipelajari.
PR adalah salah satu tugas yang harus diselesaikan siswa-siswi di rumah dengan bantuan orang tua. PR akan mengingatkan anak tentang pelajaran yang telah diterimanya hari itu. Dengan adanya PR, anak akan tetap belajar dan aktif membaca.
Namun PR hendaklah tidak terlalu berlebihan sehingga membuat anak terbebani. Ini adalah salah satu kesalahan PR. Pada praktiknya banyak ditemui PR dengan jumlah lebih dari sepuluh soal atau tugas. Bahkan ada yang jumlahnya lima puluh lebih. PR yang demikian ini akan membebani siswa, apalagi dengan batas waktu hanya sehari. Anak-anak tidak memiliki waktu lagi untuk bermain atau bersantai. Anak akan sibuk dengan menulis, berhitung, dan membaca soal serta menyelesaikannya.
Oleh karena itu sebaiknya PR yang diberikan pada peserta didik sewajarnya saja, seimbang dengan porsi anak. PR yang jumlahnya wajar akan menyisakan waktu untuk bermain anak. Masa kecil anak tidak terengut begitu saja. Tumbuh kembang anak akan berjalan normal. Anak juga bisa berkomunikasi dengan orang tua. PR bukan penghalang anak untuk melakukan aktivitasnya sebagai seorang anak kecil.
PR adalah penjaga bagi anak agar tidak lupa untuk selalu belajar. Tanpa PR anak kadang meluangkan seluruh waktunya hanya untuk bermain daripada membaca buku. PR membantu anak agar bisa bertanggung jawab menyelesaikan kewajiban yang dibebankan padanya. PR menuntut anak mampu menyelesaikan masalah dengan menemukan akar permasalahan yang dihadapinya. Setidaknya adanya PR menjadikan anak melakukan kegiatan positif.
Setelah PR diselesaikan dengan baik oleh anak dan diberikan pada guru di sekolah, selesai sudah kewajiban anak. Anak tinggal menerima haknya berupa penilaian dan komentar terhadap PR yang sudah mereka selesaikan. Jadi guru tidak bersalah memberikan PR pada anak didiknya, asalkan dengan jumlah yang wajar (antara 5-10 soal). Untuk PR keterampilan minimal waktu yang diberikan 2-3 hari, itu pun dilihat seberapa rumit tugas yang diberikan. Kebijakan seorang guru sangat menentukan sekali.
Jadi, salahkah PR? §


Melyani Dwi Astuti
Lahir di Surabaya, 4 April 1970. Suka menulis, membaca, travelling, menggambar, kadang menyanyi dan menari. Sehari-hari bekerja di SDN Kupang Krajan I Kota Surabaya, meski masih berstatus guru K.2/Honorer. Alamat e-mail: melyanidwi@gmail.com. Alamat rumah: Jln. Simo Gunung I No. 42 Surabaya 60254. No. HP: 081357275619.


Tulisan ini diambil dari buku Cura Minimorum Meneroka Sempena #1 Kumpulan Artikel Pendidikan halaman 136-137

Sabtu, 28 Maret 2020

Melyani Dwi Astuti

Melyani Dwi Astuti, guru SD, anggota Komunitas Guru Menulis dari Surabaya

Melyani Dwi Astuti. Lahir di Surabaya tanggal 4 April. Suka menulis, membaca, travelling, menggambar, kadang menyanyi, dan menari. Sehari-hari bekerja di SDN Kupang Krajan I, Kota Surabaya. Meski berstatus guru GTT, tetap semangat mengajar anak-anak bangsa. Sebagai penulis pemula sangat semangat untuk terus menulis. Tulisannya sudah terbit dalam antologi cerpen Talk about Mom, Gado-gado Anti Galau, Surat untuk Indonesia, PMK (Perempuan Menolak Korupsi) ke-5, Ibu Aku Pulang, dan 8 Piring Menari di Kepala Sari. Menerbitkan buku karya tunggal Pelabuhan Terakhir (kumpulan cerpen) dan Air Mata Langit (kumpulan puisi), serta antologi kumpulan artikel pendidikan, kumpulan puisi, kumpulan pantun, dan kumpulan haiku. Email: melyanidwi@gmail.com.

Karya Tunggal Bersama Komunitas Guru Menulis: 




Tak Banyak Kata Kumpulan Puisi Januai 2017 Melyani Dwi Astuti




AIR MATA LANGIT Kumpulan Puisi Melyani Dwi Astuti 2014-2015




Pelabuhan Terakhir 16 Cerpen Melyani Dwi Astuti


Karya Tunggal Bersama Komunitas Guru Menulis:
PUISI





Gerimis Senja: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #5
Jatuh
Malam Berbisik
Menanti Subuhku
Jumat Berkah
Hari Kemenangan
Maafkan Aku
Alam Raya
Aku Anak Yatim
Bangkitlah
Rasul Muhammadku
Lombok Yang Indah
Cintaku
Terluka
Bunda
Rumahku Istanaku
Impian yang Tertunda
Syair Lagu
Ada Aku
Kenangan di Pantai Kenjeran
Sayang Cintaku
Mata Cinta
Bulan Bintang
Kau Kutunggu
Tanda Cinta
Air mata Cinta
Sabtu Sepi




Kupu-Kupu di Padang Ilalang: Kumpulan Puisi Guru 4
Janji
Kurindu Ayah
Cintaku
Sepanjang Jalan di Surabaya
Tidurlah
Jejak Yang Tertinggal
Sang Penari
Peluklah
Apa yang Kau Mau?
Banjir
Bisikan dari Langit
Tarian Air
Mutiara
Nafas dalam Genggaman
Impian yang Terhalang
Salam Terakhir
Lelah
Secangkir Kopi
Selamat Tinggal Sayang
Dalam Sujud




Pejuang Kapur dan Papan: Kumpulan Puisi Guru 1
Ibu Tersayang 26
Pergilah Nak 27
Indahnya Hari Bersama Ibu 29
Mencari Ibu 30
Ketika Rindu Membumbung Tinggi 31
Di Bawah Sinar Bulan 33
Ibu 34
Senandung Lagu buat Ananda 35
Pohonku 58
Secangkir Kopi Panas 59
Mimpi Si Miskin 59
Kesedihanku 60
Cintaku 61
Cinta putih 61
Pulang 62
Kala Mataku Terpejam 63
Hampa 64
Lupakanlah 65
Pudar 66
Cinta Sejatiku 67
Kau Segalanya Bagiku 68
Mimpi 69
Menagih Janji 70
Bila Waktu Tlah Tiba 90
Cerita Sekeping Hati 91
Merdunya Azan 92




Rezekiku Seperempat Kilogram Beras: Kumpulan Puisi Guru #2
Air Mata Ibu ~ 37
Buku ~ 38
Indahnya Bersamamu ~ 39
Mendobrak Tembok Terjal ~ 40
Mimpi ~ 41
Lamunanku ~ 42
Tak Sehebat Batu Karang ~ 43
Anak Jalanan ~ 44
Cahaya Lilin ~ 45
Balada Si Pengemis Tua ~ 46
Suara Rakyat ~ 47
Rezekiku Seperempat Kilogram Beras ~ 48
Terlambat ~ 49
Senandung Lagu Rindu ~ 50
Seikat Bunga ~ 51
Serpihan Mutiara ~ 52
Bersandar di Tiang Retak ~ 53
Air ~ 54
Mencoba Berkata Jujur ~ 55
Diam ~ 56
Sabar ~ 57
Merajut Benang Putus ~ 58
Biarlah Terjadi ~ 59
Terampas dan Terhempas ~ 60




Malam Super Blue Bloood Moon Kumpulan Puisi untuk Bulan Penuh Kedua
Kekasih
Cerita Malam
Kemesraan
Doa
Rinduku




Puisi Akrostik #1: Kumpulan Puisi Akrostik Komunitas Guru Menulis
Melyani Dwi Astuti




Haiku Guru #1 karya Komunitas Guru Menulis




Haiku Guru #2: Kumpulan Haiku Komunitas Guru Menulis




Untaian Sedoka untuk Kekasih


ARTIKEL PENDIDIKAN


Cura Minimorum: Meneroka Sempena #1 Kumpulan Artikel Pendidikan Komunitas Guru Menulis
Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Siswa
Salahkah PR?




Guru Kudet, Menjadi Pendidik Masa Depan, Meneroka Sempena #2 Kumpulan Artikel Pendidikan Komunitas Guru Menulis
Ada Apa dengan Calistung?




Manajemen Ta’an To’u Meneroka Sempena #3 Kumpulan Artikel Pendidikan
Hebatnya Sebuah Nilai


CERITA PENDEK


Diculik Pokemon Kumpulan Cerpen Anak Komunitas Guru Menulis #3
Bernyanyi di Atas Sepeda




Batu Cinta Kumpulan Cerpen Anak Komunitas Guru Menulis #2
Maafkan Aku, Nek
Sahabat Baru




Cinta Kedua dan 18 Cerpen Lainnya
Cinta di Musim Panen Padi
Cintamu Hanya Setetes Embun
Kabut di Tengah Badai




8 Piring Menari di Mata Sari dan 17 Cerpen Guru Lainnya
Ijazah Tanpa Tanda Tangan




Ibu, Aku Pulang dan 14 Cerpen Guru Lainnya
Ibu, Aku Pulang


KISAH PENGALAMAN


3 Alinea Ibu
Ibu Cahaya Hidupku




3 Alinea Cinta
Jodohku Tetangga RT




KAPUR & PAPAN Kisah Inspiratif Guru 1
Surat Dari Pak Yanto
Akhirnya Mereka Berani Tampil





KAPUR & PAPAN Kisah Inspiratif Guru 2
Raziz Bintang di Antara Bintang




KAPUR & PAPAN Kisah Inspiratif Guru 3
Mengejar Mimpi
Menghargai, Menghormati, dan Berbagi




KAPUR & PAPAN Kisah Pengalaman Lucu Guru 1
Mengajar Pakai Sarung




KAPUR & PAPAN Kisah Pengalaman Lucu Guru 2
Mengerjakan Matematika dengan Menari




KAPUR & PAPAN Kisah Pengalaman Lucu Guru 3
Senam Penuh Penjiwaan


Minggu, 28 Oktober 2018

Gerimis Senja: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #5

Judul: Gerimis Senja: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis Oktober 2018 #5

Judul: Gerimis Senja: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis Oktober 2018 #5

Judul: Gerimis Senja: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #5
ISBN: 978-602-53059-5-5
Terbit: 20-Oct-18
Tebal: 80 (viii+72) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)


Informasi produk:
Judul: Gerimis Senja: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #5
ISBN: 978-602-53059-5-5
Terbit: 20-Oct-18
Tebal: 80 (viii+72) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Deskripsi:
Ini adalah buku yang kedua belas yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis. Buku ini menampilkan 68 puisi hasil karya lima guru. Beberapa puisi memperlihatkan kedalaman refleksi atas kenyataan hidup yang terdiri atas petistiwa-peristiwa sederhana kemudian disajikan dalam untaian kata yang juga sederhana tetapi cukup mengentakkan jiwa.

Daftar penulis dan puisinya:
Sari Rahmayani
Puisi untuk Ayah
Dahlia
Bagaimana Kuharus Membayar, Ibu
Pilihan
Balada Sumi
Sepotong Senja
Perjalanan
Daun
Ibu, Tolong Jahitkan Kerudung Untukku
Saat Menunggu Ujian
Potret Suram Negeri Kita
Gerimis Senja
Terima kasih Semata
Istimewa
Menemukanmu
Waktu
Penyulut Asa
Januari
12 Tahun Pengabdian
Untukmu Anakku

Desi Fitria Wulandari
Berhenti Menari
Pengajaran
Harapan
Kerja
Dua Juta Syukur
Takojarium
Pengajar
Kalau Sedang Ingin
Angin
Sakit

Veronica Hanny Saputri Juwitaningrum
Fatamorgana
Terlambat
Cendol
Toblerone Tapi Coklat …
Palu
Desrianti
Duka Kita
Untukmu Ibu
Pelangi di Hati
Jika Aku Besar Nanti
Ayah …
Andai Aku Jadi Bintang
Kami Bersamamu

Melyani Dwi Astuti
Jatuh
Malam Berbisik
Menanti Subuhku
Jumat Berkah
Hari Kemenangan
Maafkan Aku
Alam Raya
Aku Anak Yatim
Bangkitlah
Rasul Muhammadku
Lombok Yang Indah
Cintaku
Terluka
Bunda
Rumahku Istanaku
Impian yang Tertunda
Syair Lagu
Ada Aku
Kenangan di Pantai Kenjeran
Sayang Cintaku
Mata Cinta
Bulan Bintang
Kau Kutunggu
Tanda Cinta
Air mata Cinta
Sabtu Sepi




Sabtu, 31 Maret 2018

Untaian Sedoka untuk Kekasih

Untaian Sedoka untuk Kekasih

Untaian Sedoka untuk Kekasih


Detail Produk:
Judul: Untaian Sedoka untuk Kekasih
Penulis: Abdul HakimAlpha Mariani, Ambarwati DwiAmie RinawatiClara Anita UtamiDeviary Bayuningratri, Eka NurbulanErma BaharErni Dwi Dwi Widowati, Estu Puji HandayaniEtik Elfia Endrawati  Eva Septiana RAEvy Christh, Fipi HayatiHadiyanto SahputraIing MidjaKristiana Widayanti, Lailatul Khurriyah, Lila KodarriyaMelyani Dwi AstutiNining YuzardsifBonaventura ParyadiPujarsono, Puji RahayuRaja Panduwinata, Ratna AgustinaRoida Nurisfajaryati Martiane, Romlah, Shanti AgustianiSri Mahmudah, Sri PujiwatiSulistyoriniSuryanti, Titiek SetyaniTri Elliawati, Tyas Rahmani Anggaraningsih, Veronika Hartanti, Yati Kurniawati YapYovita HapsariYunita Dwi Lestari
Terbit: Mar-18
Tebal: 216 halaman
Ukuran: 145x210 mm
ISBN: 978-602-6688-43-9
Harga: Rp55.000


Deskripsi:
Untaian Sedoka untuk Kekasih merupakan kumpulan puisi sedoka hasil karya 39 anggota Komunitas Guru Menulis: Abdul Hakim, Alpha Mariani, Ambarwati Dwi, Amie Rinawati, Anita Utami, Deviary Bayuningratri, Eka Nurbulan, Erma Bahar, Erni Dwi Widowati, Estu Puji Handayani, Etik Elfia Endrawati, Eva Septiana RA, Evy Christh, Fipi Hayati, Hadiyanto Sahputra, Iing Midja, Kristiana Widayanti, Lailatul Khurriyah, Lila Kodarriya, Melyani Dwi Astuti, Nining, Paryadi, Pujarsono, Puji Rahayu, Raja Panduwinata, Ratna Agustina, Roida Nurisfajaryati Martiane, Romlah, Sri Mahmudah, Sri Pujiwati, Sulistyorini, Suryanti, Titiek Setyani, Tri Elliawati, Tyas Rahmani Anggaraningsih, Veronika Hartanti, Yati Kurniawati, Yovita Hapsari, Yunita Dwi Lestari.


Rabu, 07 Februari 2018

Tak Banyak Kata Kumpulan Puisi Januai 2017 Melyani Dwi Astuti

Tak Banyak Kata Kumpulan Puisi Januai 2017 Melyani Dwi Astuti


Tak Banyak Kata Kumpulan Puisi Januai 2017 Melyani Dwi Astuti



Tak Banyak Kata Kumpulan Puisi Januai 2017 Melyani Dwi Astuti

Detil Produk
Kode: 0125
Judul: Tak Banyak Kata Kumpulan Puisi Januai 2017 Melyani Dwi Astuti
Penulis: Melyani Dwi Astuti
Terbit: Dec-17
Tebal: 92 halaman
Ukuran: 145x210 mm
ISBN: 978-602-6688-24-8
Harga: Rp40,000

Buku ini terdiri dari beberapa puisi yang menceritakan kehidupan sehari-hari anak manusia. Ditulis Melyani Dwi Astuti selama bulan Januari 2017.

Daftar Puisi:
Pantai Kuta Bali
Tari Barong
Tanah Lot
Bedugul
Di Atas Kapal Saat Pulang dari Bali
Air
Suara
Sepatu
Suara Merdu di Pagi Hari
Kemesraan
Teguran
Pesanku
Sayangku
Senja di Simo Gunung
Jafran
Yuri
Selamat Pagi, Surabaya
Benderaku
Doa
Ya Nabi Ya Rasulullah
Sahabatku
Ibu, di Manakah Engkau?
Hutanku
Tubuh
Haus
Coretan Kecilku
Berbisik Pada Allah
Angin Puting Beliung
Zaman Edan
Lelaki Tua
Rambut Berwarna Tiga
Rindu Menggantung
Mbah Sup
Lagu Rindu
Mbah Idris
Kau Hanya Untukku
Pulang
Cinta Sebening Embun
Tak Banyak Kata
Khayalan Cinta
Merahnya Bibirmu
Untukmu Sobat
Hidupku
Langkahku
Sendiri
Kurindu Anakku
Air Mata
Kepada yang Tiada
Akhir, Tapi Tak Berakhir
Kalbu
Pramuka
Surga
Neraka
Ruh
Ingatlah
Kerajaan-Mu
Ruh Suci
Salam Negeriku
Apa yang Kau Cari
Kenangan Bersamamu
Selamat Pagi, Indonesia
Ruh Ramadan
Segenggam Bunga Melati
Pujaan Hatiku
Ibu
Tangis Seorang Ibu
Bersatu
Nyamuk
Sabarlah, Anakku
Mata
Air
Ruh



Jika ingin menerbitkan tulisan Anda menjadi buku ber-ISBN, silakan baca keterangan selengkapnya di: Proyek Penerbitan Buku

Untuk pemesanan hubungi:
WA 08882882749
Facebook: https://www.facebook.com/GuruMenulis2016

Selasa, 06 Februari 2018

Batu Cinta Kumpulan Cerpen Anak Komunitas Guru Menulis #2

Batu Cinta Kumpulan Cerpen Anak Komunitas Guru Menulis #2

Batu Cinta Kumpulan Cerpen Anak Komunitas Guru Menulis #2






Detil Produk
Kode: 0137
Judul: Batu Cinta Kumpulan Cerpen Anak Komunitas Guru Menulis #2
Penulis: Abdul Hakim [et al.]
Terbit: Feb-18
Tebal: 126 halaman
Ukuran: 145x210 mm
ISBN: 978-602-6688-37-8
Harga: Rp40,000

"Buku kumpulan cerpen untuk anak karya guru anggota Komunitas Guru Menulis: Abdul Hakim, Agita Yuri Wida Kiatanti, Desrianti, Dian Nofitasari, Sitti Syathariah, Istikomah, Melyani Dwi Astuti, Ria Santati, Tutwuri Yuliarti, Yanti Nofita, Yulis DP, dan Zelny Indrayani. Berisi 14 cerpen tentang penerimaan diri, persahabatan, perjuangan anak di dalam menghadapi kerasnya kehidupan, tentang kejujuran, kesombongan, ketamakan, dan prasangka buruk."


Daftar kontributor dan tulisan:
Abdul Hakim ~ Si Kaya yang Miskin
Anastasia Agita Yuri Wida Kiatanti ~ Layatan Pertamaku
Desrianti SPd, S.Pd. ~ Akibat Sebuah Kesombongan
Dian Nofitasari ~ Batu Cinta
Dra. Sitti Syathariah ~ Ketika Arini Ingin Handphone
Isti Komah Istikomah, S.Pd. ~ Ke Mana Uang di Atas TV Itu?
Melyanidwi Astuti ~ Maafkan Aku, Nek
Melyanidwi Astuti ~ Sahabat Baru
Ria Santati ~ Kado Ulang Tahun untuk Tia
Tutwuri Yuliarti ~ Amplang Buatan Mamak
Tutwuri Yuliarti ~ Jangan Bersedih Akbar
Yanti Novita ~ Kue Singkong Istimewa
Yulis DP ~ Pesta Sambut Baru
Zelny Indrayani ~ Handphone Baru


Jika ingin terlibat dalam proyek ini, silakan baca keterangan selengkapnya di: Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Untuk pemesanan hubungi:
WA 08882882749
Facebook: https://www.facebook.com/GuruMenulis2016

Diculik Pokemon Kumpulan Cerpen Anak Komunitas Guru Menulis #3

Diculik Pokemon Kumpulan Cerpen Anak Komunitas Guru Menulis #3

Diculik Pokemon Kumpulan Cerpen Anak Komunitas Guru Menulis #3

Detil Produk
Kode: 0138
Judul: Diculik Pokemon Kumpulan Cerpen Anak Komunitas Guru Menulis #3
Penulis: Abdul Gias [et al.]
Terbit: Feb-18
Tebal: 132 halaman
Ukuran: 145x210 mm
ISBN: 978-602-6688-36-1
Harga" Rp40,000

Buku kumpulan cerpen untuk anak karya guru anggota Komunitas Guru Menulis: Abdul Gias, Abdul Hakim, Agita Yuri Wida Kiatanti, Desrianti, Dian Nofitasari, Sitti Syathariah, I Kadek Sutra Riadi, Istikomah, Melyani Dwi Astuti, Sri Indriyana, Sumiarsih, Tutwuri Yuliarti, Yanti Nofita. Berisi 14 cerpen tentang penerimaan diri, pengendalian diri, pengendalian keinginan, tentang kenakalan, persahabatan, perjuangan anak di dalam menghadapi kerasnya kehidupan, tentang kejujuran, tentang kemandirian, tentang kreativitas.

Daftar kontributor dan tulisan:
Abdul Gias Moo ~ Abi, Si Pencuri
Abdul Hakim ~ Diculik Pokemon
Anastasia Agita Yuri Wida Kiatanti ~ Rachel dan Rumah-rumahan Kardus
Desrianti SPd. ~ Dennis Sang Pianis
Dian Nofitasari ~ Syarat Marah di SD Mentari
Dra. Sitti Syathariah ~ Kado Buat Bu Sitha
I Kadek Sutra Riadi, S.S. ~ Seikat Mawar Putih di Hari Guru
Isti Komah Istikomah, S.Pd. ~ HP Untuk Nina
Melyanidwi Astuti Dwi Astuti ~ Bernyanyi di Atas Sepeda
Sri Indriyana ~ Kembali, Nak!
Sumi Arsih Sumiarsih ~ Lebih Baik Jujur Walaupun Menyakitkan
Tutwuri Yuliarti ~ Kejujuran Pak Samin
Tutwuri Yuliarti ~ Mama, Oh, Mama
Yanti Novita Nofita ~ Mukena Azzahra


Jika ingin terlibat dalam proyek ini, silakan baca keterangan selengkapnya di: Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Untuk pemesanan hubungi:
WA 08882882749
Facebook: https://www.facebook.com/GuruMenulis2016