Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Tampilkan postingan dengan label Ratna Agustina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ratna Agustina. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Juni 2020

Yang Tidak Tak Terbatas

Puisi Ratna Agustina
Yang Tidak Tak Terbatas, Puisi Ratna Agustina
Photo by Steve Johnson from Pexels


waktu memang tak terlalu berpihak
dari rentangannya 
hanya beberapa saat saja
dipersekutukan bagi kita
 
momen yang kadang tak dapat diduga 
kapan datangnya
hingga tak ada saat untuk bersiap 
menata hati merangkai kata
 
saat yang patut dihayati
dinikmati dan dilalui
sapa, senyum, cerita, tawa berderai
 
detik, menit dan jam yang bergulir 
tak terbendung
meski berlaksa kata 
masih mendamba asa



dari buku Sepotong Bulan Bertengger di Balik Jendela: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #2 halaman 66 

Pembacaan puisi ini bisa dinikmati dalam video berikut:

Kamis, 19 Desember 2019

Ratna Agustina, guru SMP, anggota Komunitas Guru Menulis dari Salatiga, Jawa Tengah


RATNA AGUSTINA lahir di Salatiga, 20 Agustus 1984. Kecintaannya pada puisi mulai diperkenalkan oleh sang ibu sejak masa kanak-kanak. Bagi alumni SMA Negeri 1 Salatiga ini, membaca dan menulis puisi adalah salah satu sarana untuk berkontemplasi di tengah hiruk pikuk kehidupan. Selain itu, menulis puisi juga menjadi ungkapan syukur atas anugerah kehidupan yang telah diberikan oleh Sang Khalik.

Secuil Kepingan menjadi antologi puisi karya tunggal pertama dari lulusan FBS Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga ini, setelah sebelumnya menyusun beberapa antologi puisi bersama rekan-rekan seprofesi yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis.

Selain untuk mewujudkan impian masa remaja, buku ini diharapkan menjadi kado kecil bagi setiap pribadi yang telah hadir dan menjadi bagian inspirasi dalam kehidupan penulis. Lebih jauh, menulis buku menjadi upaya penulis untuk terlibat secara aktif dalam gerakan literasi nasional.

Penulis yang saat ini menjadi tenaga pengajar di SMPN 2 Salatiga dapat ditemui lewat Instagram @ratnanaagustina

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis

Karya Tunggal
Secuil Kepingan: Kumpulan Puisi oleh Ratna Agustina




Karya Bersama
Waktu Teduh: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis 
  • Sun With Love ~ 113
  • Light Conversation [Part I] ~ 114
  • Light Conversation [Part II] ~ 115
  • I Wanna Draw Something With You ~ 116
  • Those I Have Met ~ 117
  • It Is Not Made Of Stone ~ 118
  • Sometimes ~ 119
  • Sepasang Sayap di Punggungmu ~ 120
  • Realita Cinta ~ 121
  • Ruang Rindu ~ 122
  • Saatnya Mendengarkan ~ 122
  • Layang-Layang ~ 123


Haiku Guru #2 Kumpulan Haiku Komunitas Guru Menulis


  • Terbanglah
  • Kau 58
  • Seiring
  • Kepak Sayapmu
  • Lihat Catat dan Ingatlah
  • Ketika Bersua
  • Langit Senja dan Kekasihku
  • Hari Pernikahan
  • Hari Lahirmu
  • Sajak untuk Anakku
  • Selamat Tinggal
  • Yang Tidak Tak Terbatas
  • Cermin
  • Kunci Hati
  • Mengeja Nama
  • Secuil Kepingan
  • Membaca Massal
  • Kartini Adalah
  • Semasa
  • Prasangka

Secuil Kepingan: Kumpulan Puisi oleh Ratna Agustina




Kode: 0120027
Judul: Secuil Kepingan: Kumpulan Puisi
Penulis: Ratna Agustina
ISBN: 978-623-7421-06-1
Terbit: 10-Dec-19
Tebal: 112 (x+102) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp50.000

Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)


Deskripsi
Secuil Kepingan adalah gambaran tentang sebuah perjalanan hati penulis sepanjang dua dasawarsa terakhir. Memuat 88 buah puisi yang dikelompokkan ke dalam 5 tema: percikan momentum, sabda alam, pribadi inspirasi, gelora cinta, analekta kata.

Daftar Puisi
Percikan Momentum
Simfoni Pagi
Elegi Minggu Pagi
Senja di Taman Kota
Hari Pernikahan
Mengandung
Hari Ketika Aku Menjadi Ibu
Hari Lahirmu
Merah Putih Ada di Hati Kami
Sambut Tahun Baru
Membaca Massal
Rinduku Berguru Bersamamu
Niat Nekat Berkat
Ketika Ada
Sadis 
Mengapa Rasa Baru Kaurasa
Selamat Tinggal
Pembatas Buku Berpita Biru

Sabda Alam
Bulan Sabit
Bulan separuh
Cakrawala
Awang-Awang
Matahari
Bintang
Bulan
Dengarlah Angin Berbisik Kepadamu
Memandang Sawah
Sabda Kembang

Pribadi Inspirasi
Mengeja Nama
Ayahku
Ibuku
Ibu
Anakku
Sajak untuk Anakku
Berhenti untuk Takjub
Sebuah Nama yang Tidak Biasa
Kalian Membuatku Patah Hati 
Dia dan Pena Hitamku
Sang Fotografer
Kartini Adalah
Kartini
Lihat Catat dan Ingatlah

Gelora Cinta
Anugerahilah Dirimu dengan Cinta
Realita Cinta
Jatuh Hati
Ksatria dari Antariksa
Kunci Hati
Langit Senja dan Kekasihku
Infiltrasimu
Merindukanmu
Ruang Rindu
Senandung Rindu
Ketika Bersua
Di Bawah Naungan Langit Biru
Mahar Cinta
Janji Hati
Tentang Kita
Memandang Lelapmu
Pujanggaku
Lelaki Penyokongku

Analekta Kata
Waktu Teduh
Kesendirian
Chaos dan Order
Sepasang Sayap di Punggungmu
Layang-layang
Prasangka
Semasa
Cermin
Tragedi Cermin
Yang Tidak Tak Terbatas
Gelap Terang Hidup
Secuil Kepingan
Saatnya Mendengarkan
Kadang Kala
Pancaindrawi
Seiring Tajamnya Indra
Pada Sebuah Kerinduan
Untuk Sebuah Perubahan
Dunia Penuh Lagu
Terbanglah
Kau
Seiring
Kepak Sayapmu
Dimensi dalam Ruang Waktu
Bersiaplah untuk Sebuah Jawaban
Jawabku
Jejak Kehidupan
Hanyalah Sebuah Anugerah
Jika Puisi Mengingatkanmu Kepadaku

Minggu, 28 Oktober 2018

Sepotong Bulan Bertengger di Balik Jendela: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #2

Sepotong Bulan Bertengger di Balik Jendela: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis Oktober 2018 #2

Sepotong Bulan Bertengger di Balik Jendela: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis Oktober 2018 #2

Judul: Sepotong Bulan Bertengger di Balik Jendela: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #2
Penulis: Lodevika Endang Sulastri [et al.]
ISBN: 978-602-53059-2-4
Terbit: 13-Oct-18
Tebal: 86 (viii+78) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)

Informasi produk:
Judul: Sepotong Bulan Bertengger di Balik Jendela: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #2
Penulis: Lodevika Endang Sulastri, Tyas Rahmani Anggaraningsih, Ratna Agustina
ISBN: 978-602-53059-2-4
Terbit: 13-Oct-18
Tebal: 86 (viii+78) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Deskripsi:
Ini adalah buku yang kesembilan yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis. Dalam buku ini terdapat 65 puisi karya tiga orang guru.

Penulis dan puisinya:
Lodevika Endang Sulastri
  1. Dari Gunung Tabor ke Kalvari
  2. Tanyaku pada Tuhan
  3. Melayang
  4. Sejenak lewat
  5. Bawakan seteguk mimpi
  6. Nostalgi ...
  7. Obsesi
  8. Memburu waktu
  9. Jatuh cinta lagi ...
  10. Mataku pandang Cahaya-Mu
  11. Kidung Cinta dan Hosea
  12. Kebenaran ...?
  13. Pasca tahun baru (2008)
  14. Datanglah Sang Cahaya
  15. Allah yang mengasihi
  16. Di Hati-Mu
  17. Tuhanlah Gembalaku
  18. Beri Aku Hidup
  19. Pulanglah
  20. Pulang pada Hati
  21. Rindu
  22. Tapi Siapa
  23. Angelus
  24. Peluklah Aku Tuhan
  25. Sepotong bulan bertengger di balik jendela


  1. Kau Ajari Aku untuk Berliterasi
  2. Inspirasi yang Terkubur
  3. Satu Ayat Untukmu
  4. Kinanti Anak Negeri
  5. Selamat Pagi Pendidikan
  6. Sajak Irama Pagi
  7. Puisi Bingung
  8. Jembatan Keledai dan Rumus Bahasa
  9. Tragedi Jumat Pagi
  10. Pesan Ananda
  11. Tamu Pelangi di Malam Hari
  12. Syair Sepotong Rindu
  13. Dua Srikandi
  14. Epifora Cinta
  15. Transaksi
  16. Negeri Mimpi
  17. Kehilangan
  18. Jalan Pulang
  19. Lelaki yang Punya Usia
  20. Merindu dalam Doa


  1. Terbanglah
  2. Kau 58
  3. Seiring
  4. Kepak Sayapmu
  5. Lihat Catat dan Ingatlah
  6. Ketika Bersua
  7. Langit Senja dan Kekasihku
  8. Hari Pernikahan
  9. Hari Lahirmu
  10. Sajak untuk Anakku
  11. Selamat Tinggal
  12. Yang Tidak Tak Terbatas
  13. Cermin
  14. Kunci Hati
  15. Mengeja Nama
  16. Secuil Kepingan
  17. Membaca Massal
  18. Kartini Adalah
  19. Semasa
  20. Prasangka




Sabtu, 31 Maret 2018

Waktu Teduh: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis

Waktu Teduh: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis

Waktu Teduh: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis



Detail Produk:
Judul: Waktu Teduh: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis
Penulis:  IstikomahSwesti Amelia, Hendrika Era Farida Zai, Dra. Erma Bahar, Dra. Sitti Syathariah, Desrianti SPdSiti Mulbisah DallailatiAlpha MarianiSeptiana Ratna DewiFipi Hayati,  Bonaventura ParyadiLila Kodarriya, Sukimah (Iing Midja), Ratna Agustina, Yoyo Suharti,
Roida  Nurisfajaryati Martiane, Moslimaini, Dodit Setiawan Santoso, Evy Chrisna Christiawati (Evy Chrisna), Dra. Eva Septiana Rahayu, Ayub Sigit Sapto Budoyo, Clara Anita Utami, Tri Elliawati, Dian Sofiana, Suryanti (Yanti Fransiska)
Terbit: Mar-18
Tebal: 214 halaman
Ukuran: 145x210mm
ISBN: 978-602-6688-45-3
Harga: Rp50.000

Deskripsi:
Waktu Teduh, kumpulan puisi karya 25 anggota Komunitas Guru Menulis: Alpha Mariani, Anita Utami, Ayub Sigit Sapto Budoyo, Desrianti, Dian Sofiana, Dodit Setiawan Santoso, Erma, Eva Septiana, Evy Christh, Fipi Hayati, Hendrika Era Farida Zai, Iing Midja, Istikomah, Lila Kodarriya, Moslimaini, Paryadi, Ratna Agustina, Roida Nurisfajaryati Martiane, Septiana Ratna Dewi, Siti Mulbisah Dallailati, Sitti Syathariah, Suryanti, Swesti Amelia, Tri Elliawati, Yoyo Suharti. Ini merupakan buku kumpulan puisi ketujuh yang dihasilkan oleh Komunitas Guru Menulis.

Daftar Penulis dan Puisinya

Istikomah ~ 1
Kau Bukan Untukku ~ 2
Ilusi ~ 3
Tanya yang Tak Terjawab ~ 4
Bimbang ~ 5
Harapan Hati ~ 6
Perempuan Senja ~ 7
Fatamorgana ~ 7
Selesa Yang Terbengkalai ~ 8
Indahnya Arti Silaturahmi ~ 9
Usah Menunda ~ 10
Perisai Mawar ~ 11
Swesti Amelia ~ 12
Diam ~ 13
Rindu ~ 13
Kenapa Begini ya ? ~ 14
Zikir ~ 15
Doa ~ 16
Tekad bulatmu ~ 17
Cake itu Lecet ~ 18
Pergilah Penjajah ~ 19
Mengenangmu Wahai Pejuang ~ 20
Kaulah Pahlawan Kemerdekaan Itu ~ 21
Hendrika Era Farida Zai ~ 22
Tanda Itu ~ 23
Aku Rindu ~ 24
Kau yang Ada Bersama Senja ~ 25
Memori di Laut Biru ~ 26
Tunggu Aku di Pelabuhan Cintamu ~ 28
Impian Tak Bertuan ~ 29
Tiada Bisa Kumengerti ~ 30
Jarak dan Kerinduan ~ 31
Adakah Engkau Tahu ~ 33
Hujan ~ 34
Erma ~ 35
Kebiri ~ 36
Koruptor ~ 37
Negara Darurat Kejahatan ~ 38
Pantai di Kala Senja ~ 39
Duka ~ 40
Cahaya Bulan ~ 41
Ibu ~ 42
Sitti Syathariah  ~ 43
Jerat dalam Seteguk Kopi ~ 44
Tak Sekadar Igau ~ 45
Pukau Bakau ~ 46
Serenande Pagi ~ 46
Pesan di Puncak Salak ~ 47
Pesan di Pulau Bertuan ~ 48
26 Purnama 17 Bulan Merdeka ~ 49
Tak Sudah Sudah ~ 50
Laut Puisi ~ 51
Tiba ~ 52
Adalah Dia ~ 53
Aku Puisi Tanpa Syair ~ 54
Asa di Ujung Pekat ~ 55
Jerat dalam Seteguk Kopi ~ 56
Bekas ~ 57
Desrianti ~ 58
Puisi Cinta ~ 59
Kukemas dalam Rindu ~ 60
Kasih Bayangan ~ 61
Sejuta Asa Cinta ~ 62
Cinta Tak Kenal Warna ~ 63
Cinta Sejati ~ 64
Sajak Cinta ~ 65
Cinta Bukan Imitasi ~ 66
Cinta Dari Surga ~ 67
Rindu Yang Membeku ~ 68
Siti Mulbisah Dallailati ~ 69
Rindu Menggebu ~ 70
Aku Melarut ~ 71
Engkaulah Telaga ~ 72
Tugas Mulia ~ 73
Di Ruang Ujian ~ 74
Alpha Mariani ~ 75
Getaran ~ 75
Cerita Kita ~ 76
Sepi ~ 77
Menata Jiwa ~ 77
Rasa Tak Bernama ~ 78
Rasa Lara ~ 78
Mencari Hadirmu ~ 79
Ceria Mereka ~ 79
Yang Pertama ~ 80
Maafkan Kami ~ 81
Hujan ~ 82
Senyummu ~ 83
Ujian tiba ~ 84
Kecewaku ~ 85
Septiana Ratna Dewi ~ 86
Setia ~ 87
Dua Belas Cahaya ~ 88
Pasir ~ 89
Pasrah ~ 90
Angin Tak Selandai Bukit Ini ~ 91
Balada Rindu ~ 92
Fipi Hayati ~ 93
Jeritan Hati ~ 94
Paryadi ~ 95
Aneka Cerita Hujan ~ 96
Memendam Rasa ~ 97
Suci ~ 97
Nafsu ~ 98
Cinta ~ 98
Dukamu ~ 98
Malam Kita ~ 99
Tentang Kita ~ 100
Lila Kodarriya ~ 101
Hanuun ~ 102
Handphone-ku ~ 103
Segelas Teh Manis ~ 104
Alima ~ 105
Beribu Wajah ~ 106
Takkan Pernah Padam ~ 107
Iing Midja ~ 108
Cinta di Mana ~ 109
Hasrat ~ 110
Titik Beku ~ 111
Ratna Agustina ~ 112
Sun With Love ~ 113
Light Conversation [Part I] ~ 114
Light Conversation [Part II] ~ 115
I Wanna Draw Something With You ~ 116
Those I Have Met ~ 117
It Is Not Made Of Stone ~ 118
Sometimes ~ 119
Sepasang Sayap di Punggungmu ~ 120
Realita Cinta ~ 121
Ruang Rindu ~ 122
Saatnya Mendengarkan ~ 122
Layang-Layang ~ 123
Yoyo Suharti ~ 124
Dalam Rindu ~ 125
Bisik Malam ~ 125
Sajak Diam ~ 126
Puisi Harapku ~ 126
Dibuai Mimpi ~ 127
Roida Nurisfajaryati Martiane ~ 128
Akhir Kisah ~ 129
Anugerah Terindah ~ 130
Moslimaini ~ 131
Sakinahlah Bersamaku ~ 132
Sajak Cinta ~ 132
Kidung Musyafir ~ 133
Dodit Setiawan Santoso ~ 134
Balada Penantian ~ 135
Sajak Suci: Di Persimpangan Perbedaan ~ 136
Evy Christh ~ 137
Saatnya Bermimpi ~ 138
Menanti Rindu ~ 138
Di Suatu Senja Basah ~ 139
Kemarau Hati ~ 139
Menjemput Rindu ~ 140
Di Ujung Malam ~ 140
Berpisah ~ 141
Seteru ~ 142
Waktu Teduh ~ 142
Gamang ~ 143
Eva Septiana ~ 144
Epilog ~ 145
Dingin ~ 146
Tirai  ~ 146
Lukisan  ~ 147
Rindu ~ 147
Rindang ~ 148
Maut ~ 148
Tentang Cinta ~ 149
Ibu  ~ 150
Gerimis  ~ 150
Ayub Sigit Sapto Budoyo ~ 151
Asmara ~ 152
Sumini ~ 153
Senja di Tengah Jalan ~ 154
Putus Asa ~ 155
Entah ~ 156
Anita Utami ~ 157
Sejenak Jeda ~ 158
Sederhana ~ 159
Di Sana ~ 160
Untukmu yang Menyebutku Guru ~ 161
Tentang Kamu ~ 162
Cukup ~ 163
Saat Tuan Diam ~ 164
Mesmerized ~ 165
Tri Elliawati ~ 166
Pernahkah Kau Merasa ~ 167
Jeritan Alam ~ 169
Surat Cinta kepada Ayah Bunda ~ 170
Bidadari Kecilku ~ 171
Anakku Sayang ~ 172
Pelangi Jiwa ~ 173
Dian Sofiana ~ 174
Piwelinge Simbah ~ 175
Umuk ~ 176
Jarene ~ 177
Aku ~ 178
Teh Nasgithel ~ 179
Gusti ~ 180
Ngimpi ~ 181
Dhuwit ~ 182
Polahe Dhenok ~ 183
Suryanti ~ 184
Senyum Itu ~ 185
Benarkah ini? ~ 186
Buku ... ~ 187
Hujan  ~ 188
Pahlawan  ~ 189
Nyanyian Hati  ~ 190
Goresan Asa di Pagi Hari ~ 191
Topeng ~ 192
Pemburu Cinta ~ 193
Perjalanan Ini ...  ~ 194