Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak
Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.
Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen
Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN
Proyek Penerbitan Cerpen Anak
Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.
Karyatunggalkan Puisimu!
Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal
Terbitkan 5 Puisi
Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.
Penerbitan 500 Puisi Akrostik
Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.
Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru
Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.
Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru
Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.
Proyek Penerbitan Best Practices
Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.
Proyek Penerbitan Best Practices
Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.
Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan
Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN
Tampilkan postingan dengan label Evy Chrisna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Evy Chrisna. Tampilkan semua postingan
Rabu, 29 Juli 2020
Terpaan: Kumpulan Puisi #32
20.40
Abdul Hakim, Ani Sumiani, buku, Cinquain, Evy Chrisna, Hironimus Deo, Onten Surtini, Patriah, puisi, Rinawati Wijaya, Sri Pujiwati, Tri Elliawati, Yanti Rosa, Yunita Dwi Lestari
No comments
Kode: 0120036
Judul: Terpaan: Kumpulan Puisi #32
Penulis: Ani Sumiani [et al.]
ISBN: 978-623-7421-19-1
Terbit: 10-Jul-2020
Tebal: 88 (viii+80) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harag: Rp40.000
Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)
Spesifikasi:
Kode: 0120036
Judul: Terpaan: Kumpulan Puisi #32
Penulis: Abdul Hakim, Ani Sumiani, Evy Chrisna, Hironimus Deo, Onten Surtini, Patriah, Rinawati Wijaya, Sri Pujiwati, Tri Elliawati, Yanti Rosa, Yunita Dwi Lestari
ISBN: 978-623-7421-19-1
Terbit: 10-Jul-2020
Tebal: 88 (viii+80) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harag: Rp40.000
Kata kunci: puisi, cinquain, kumpulan puisi, tulisan guru, karya guru, Abdul Hakim, Ani Sumiani, Evy Chrisna, Hironimus Deo, Onten Surtini, Patriah, Rinawati Wijaya, Sri Pujiwati, Tri Elliawati, Yanti Rosa, Yunita Dwi Lestari
Deskripsi:
Ini adalah buku kumpulan puisi ke-32 yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis. Buku ini memuat puisi dan cinquain yang ditulis oleh 11 penyair.
Daftar penyair dan puisinya:
CINQUAIN
Tri Elliawati
panas
getir3
duka
debu
terjebak
angan
mega
wajah
terbang
perih
tenang
Sri Pujiwati
Luka
Mimpi
Fajar
Cermin
Debu
Buku
Gersang
Kosong
Baju
Bayu
Bunga
Alam
Ibu 10
Senja
Bising
Embun
Sajak
Senyum
Waktu
Rindu
Yunita Dwi Lestari
Pensil
Ibu14
Mata
Surya
Cinta
Siswa
Adam
Tirta
Dian
Waktu
Ayah
Abdi
Teko
Gema
Bayu
Takdir
Mimpi
Burung
Kelas
Mawar
Fajar di Pelabuhan
Cinta
Pantai
Bimbang
Gundah
Merajut
Doa
Korona
Kavaleri
Muslihat
Kasih
Dilema
Gadis
Bahagia
Melati
Mata
Asa 31
Lembayung
Onten Surtini
Pagi33
Siang
Malam
Bulan
Bintang
Mimpi
Hati
Muka
Tangan
Cinta
Anak
Sedih
Abdul Hakim
Cinquain Abdul Hakim
PUISI BEBAS
Sahabat Jiwa
Masa di Kala Itu
Terpaan
Penyaji Kejahatan
Untuk Sahabat Kecilku
Yanti Rosa
Lelah Tak Berkesudahan
Muak
Krisis ...
Cinta
Tak Ingin Yang Lain
Ani Sumiani
Cinta
Rumah
Suami
Aulia
Suamiku
Handphone
Guru
Kampret!
Badut
Mama
Uang
Haters
Lelah
Waktu
Lagu
Covid-19
Kata
Pelit64
Pena
Handuk
Ceritaku
Gaya
Wanita
Ayah
Mata
Mantan
Hidup
Melisa
Kerapuhan Si Dekil
Lembah cinta
Secuil surat untuk ibu
Selasa, 28 Juli 2020
Guru Honorer: Kumpulan Puisi #33
13.12
Ayu Pebrina Dewi Setyorini, buku, Elisabet Sri Hartati, Evy Chrisna, Gusnawati, Lodevika Endang Sulastri, Lusia Yuli Hastiti, puisi, Sumadi Alkindi, Yerem B. Warat
No comments
Kode: 0120037
Judul: Guru Honorer: Kumpulan Puisi #33
Penulis: Ayu Pebrina Dewi Setyorini [et al.]
ISBN: 978-623-7421-18-4
Terbit: 10-Jul-2020
Tebal: 84 (viii+76) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000
Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)
Spesifikasi:
Kode: 0120037
Judul: Guru Honorer: Kumpulan Puisi #33
Penulis: Ayu Pebrina Dewi Setyorini, Elisabet Sri Hartati, Evy Christh, Gusnawati, Lodevika Endang Sulastri, Lusia Yuli Hastiti, Sumadi Alkindi, Yerem B. Warat
ISBN: 978-623-7421-18-4
Terbit: 10-Jul-2020
Tebal: 84 (viii+76) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000
Kata kunci: puisi, haiku, kumpulan puisi, tulisan guru, karya guru, Ayu Pebrina Dewi Setyorini, Elisabet Sri Hartati, Evy Christh, Gusnawati, Lodevika Endang Sulastri, Lusia Yuli Hastiti, Sumadi Alkindi, Yerem B. Warat
Deskripsi: Ini adalah buku kumpulan puisi ke-33 yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis. Buku ini memuat puisi dan haiku yang ditulis oleh 8 penyair.
Daftar Penyair dan puisinya:
HAIKU
Lodevika Endang Sulastri
Pastoral Reparatif
Potret diri
Komunitas
Persatuan
Solidaritas
Tobat
Bunda Pelindung
Keagungan Ilahi
Jatuh Cinta pada Hati-Nya
Semangat Visioner
Ekaristi Suci
Bagai Bejana Tanah Liat
Alumni
Sahabat
Patriot Sejati
Sumadi Alkindi
Haiku Sumadi Alkindi
Evy Christh
Haiku Evy Christh
Ayu Pebrina Dewi Setyorini
Matahari
Senja
Knalpot
Bunga
Bibir
Senyummu
Nyiur
Pencuri Hati
Foto Model
Lintang
Virus Corona
Sepedaku
Surya
Rindu
Doa
Si Jomblo
Pelangi
Buah Hati
Gundah Gulana
Hadirmu
Cinta
Saldoku
Undian Berhadiah
Petasan
Pesawat
PUISI BEBAS
Yerem B. Warat
Guru Honorer
Anjing Tak Kukenal
Di Bawah Senja
Tongkat
Menanti
Lusia Yuli Hastiti
Kekuatan
Malam
Keagungan
Di Pemakaman
Musnah
Membaca Masa Lalu
Bising
Kelas Kosong
Surga yang Hilang
Kebijaksanaan
Lima Detik Saja
Dikejar Bayang-Bayang
Puisi
Hasrat
Dunia Kini
Gusnawati
Bungaku Menangis
Marhaban, Yaa ... Ramadan Kareem
Senandung Rindu di Bulan Ramadan
Perempuan di Balik Pelukan Kekasih
Asmara Terlarang
Elisabet Sri Hartati
Mandi Cahaya Cinta
Kidung Agung
Jumat, 10 April 2020
Evy Chrisna

Evy Christh, terlahir sebagai anak sulung dan ibu dari dua anak. Selama hampir dua puluh dua tahun, sampai dengan saat ini, mengabdikan dan mengembangkan diri di suatu SMA di Tangerang Selatan. Menjadi pendidik awalnya bukanlah pilihan hidupnya. Ia memaknai hidup dengan terus belajar mencintai dan menekuni profesi yang akhirnya menjadi pilihan hidupnya, pendidik. Sebagai pendidik, menulis soal dan materi pelajaran untuk anak didik adalah hal yang sangat biasa baginya. Namun, menulis berbagai produk menulis kreatif bukanlah hal yang mudah untuk dijalani. Ia merasa dalam proses belajar menuliskan ide-ide dalam bentuk puisi maupun cerita pendek sederhana, di luar ilmu yang biasa ia berikan kepada peserta didiknya (matematika). Dengan menulis, ia berharap dapat menjelaskan ide-ide yang kerap bermain di imajinasinya.”
Karya Bersama Komunitas Guru Menulis
Kala yang Tak Kusangka: Kumpulan Puisi Pandemi #2
Judul puisi:
Kala Rindu
Belajar dalam Jaringan
Pandemi Korona
Judul puisi:
Kala Rindu
Belajar dalam Jaringan
Pandemi Korona
Terpaan: Kumpulan Puisi #32
Judul cinquain:
Fajar di Pelabuhan
Cinta
Pantai
Bimbang
Gundah
Merajut
Doa
Korona
Judul cinquain:
Fajar di Pelabuhan
Cinta
Pantai
Bimbang
Gundah
Merajut
Doa
Korona

Puisi Akrostik #1: Kumpulan Puisi Akrostik Komunitas Guru Menulis
Ini Rindu
Cinta
Kepasrahan
Bimbang
Gundah
Dilema

Waktu Teduh: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis
Saatnya Bermimpi
Menanti Rindu
Di Suatu Senja Basah
Kemarau Hati
Menjemput Rindu
Di Ujung Malam
Berpisah
Seteru
Waktu Teduh
Gamang

Untaian Sedoka untuk Kekasih

Haiku Guru #2: Kumpulan Haiku Komunitas Guru Menulis
Ini Rindu, Cinta, Kepasrahan
Puisi Akrostik Evy Christh
Evy Christh, terlahir sebagai anak sulung dan ibu dari dua anak. Selama hampir dua puluh dua tahun, sampai dengan saat ini, mengabdikan dan mengembangkan diri di suatu SMA di Tangerang Selatan. Menjadi pendidik awalnya bukanlah pilihan hidupnya. Ia memaknai hidup dengan terus belajar mencintai dan menekuni profesi yang akhirnya menjadi pilihan hidupnya, pendidik. Sebagai pendidik, menulis soal dan materi pelajaran untuk anak didik adalah hal yang sangat biasa baginya. Namun, menulis berbagai produk menulis kreatif bukanlah hal yang mudah untuk dijalani. Ia merasa dalam proses belajar menuliskan ide-ide dalam bentuk puisi maupun cerita pendek sederhana, di luar ilmu yang biasa ia berikan kepada peserta didiknya (matematika). Dengan menulis, ia berharap dapat menjelaskan ide-ide yang kerap bermain di imajinasinya.”
Puisi ini diambil dari buku Puisi Akrostik #1: Kumpulan Puisi Akrostik Komunitas Guru Menulis halaman 37-38
![]() |
| Photo by Jc Laurio from Pexels |
Ini Rindu
Inikah rasa itu ...?
Nelangsa gelisah
Impikan seraut wajah
Rasa itu menggelayut manja
Ingin segera tersudahi
Nestapa tanpamu
Di ujung penantian
Ulurkan tanganmu
Cinta
Curahan hati terpendam
Ingin tautkan rasa
Namamu membias manis
Tebarkan keteduhan
Ada deru rindu di relung hati
Kepasrahan
Kala permenungan dimulai
Endapkan gejolak ego
Pada-Mu aku berserah
Akui keterbatasanku
Segenap jiwa lebur dalam balutan doa
Rasa tak berdaya, tak berpunya
Aku bersimpuh di hadapan-Mu
Hatiku terbuka menyambut uluran kasih-Mu
Aku yakin rencana-Mu
Nyanyi sendu kan beralih ungkapan syukur
Evy Christh, terlahir sebagai anak sulung dan ibu dari dua anak. Selama hampir dua puluh dua tahun, sampai dengan saat ini, mengabdikan dan mengembangkan diri di suatu SMA di Tangerang Selatan. Menjadi pendidik awalnya bukanlah pilihan hidupnya. Ia memaknai hidup dengan terus belajar mencintai dan menekuni profesi yang akhirnya menjadi pilihan hidupnya, pendidik. Sebagai pendidik, menulis soal dan materi pelajaran untuk anak didik adalah hal yang sangat biasa baginya. Namun, menulis berbagai produk menulis kreatif bukanlah hal yang mudah untuk dijalani. Ia merasa dalam proses belajar menuliskan ide-ide dalam bentuk puisi maupun cerita pendek sederhana, di luar ilmu yang biasa ia berikan kepada peserta didiknya (matematika). Dengan menulis, ia berharap dapat menjelaskan ide-ide yang kerap bermain di imajinasinya.”
Puisi ini diambil dari buku Puisi Akrostik #1: Kumpulan Puisi Akrostik Komunitas Guru Menulis halaman 37-38
Sabtu, 31 Maret 2018
Waktu Teduh: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis
08.05
Alpha Mariani, Ayub Sigit Sapto Budoyo, Clara Anita Utami, Desrianti, Erma, Evy Chrisna, Lila Kodarriya, Paryadi, puisi, Ratna Agustina, Sitti Syathariah, Suryanti, Swesti Amelia, Tri Elliawati
No comments
Detail Produk:
Judul: Waktu Teduh: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis
Penulis: Istikomah, Swesti Amelia, Hendrika Era Farida Zai, Dra. Erma Bahar, Dra. Sitti Syathariah, Desrianti SPd, Siti Mulbisah Dallailati, Alpha Mariani, Septiana Ratna Dewi, Fipi Hayati, Bonaventura Paryadi, Lila Kodarriya, Sukimah (Iing Midja), Ratna Agustina, Yoyo Suharti,
Roida Nurisfajaryati Martiane, Moslimaini, Dodit Setiawan Santoso, Evy Chrisna Christiawati (Evy Chrisna), Dra. Eva Septiana Rahayu, Ayub Sigit Sapto Budoyo, Clara Anita Utami, Tri Elliawati, Dian Sofiana, Suryanti (Yanti Fransiska)
Terbit: Mar-18
Tebal: 214 halaman
Ukuran: 145x210mm
ISBN: 978-602-6688-45-3
Harga: Rp50.000
Deskripsi:
Waktu Teduh, kumpulan puisi karya 25 anggota Komunitas Guru Menulis: Alpha Mariani, Anita Utami, Ayub Sigit Sapto Budoyo, Desrianti, Dian Sofiana, Dodit Setiawan Santoso, Erma, Eva Septiana, Evy Christh, Fipi Hayati, Hendrika Era Farida Zai, Iing Midja, Istikomah, Lila Kodarriya, Moslimaini, Paryadi, Ratna Agustina, Roida Nurisfajaryati Martiane, Septiana Ratna Dewi, Siti Mulbisah Dallailati, Sitti Syathariah, Suryanti, Swesti Amelia, Tri Elliawati, Yoyo Suharti. Ini merupakan buku kumpulan puisi ketujuh yang dihasilkan oleh Komunitas Guru Menulis.
Daftar Penulis dan Puisinya
Istikomah ~ 1
Kau Bukan Untukku ~ 2
Ilusi ~ 3
Tanya yang Tak Terjawab ~ 4
Bimbang ~ 5
Harapan Hati ~ 6
Perempuan Senja ~ 7
Fatamorgana ~ 7
Selesa Yang Terbengkalai ~ 8
Indahnya Arti Silaturahmi ~ 9
Usah Menunda ~ 10
Perisai Mawar ~ 11
Swesti Amelia ~ 12
Diam ~ 13
Rindu ~ 13
Kenapa Begini ya ? ~ 14
Zikir ~ 15
Doa ~ 16
Tekad bulatmu ~ 17
Cake itu Lecet ~ 18
Pergilah Penjajah ~ 19
Mengenangmu Wahai Pejuang ~ 20
Kaulah Pahlawan Kemerdekaan Itu ~
21
Hendrika Era Farida Zai ~ 22
Tanda Itu ~ 23
Aku Rindu ~ 24
Kau yang Ada Bersama Senja ~ 25
Memori di Laut Biru ~ 26
Tunggu Aku di Pelabuhan Cintamu ~
28
Impian Tak Bertuan ~ 29
Tiada Bisa Kumengerti ~ 30
Jarak dan Kerinduan ~ 31
Adakah Engkau Tahu ~ 33
Hujan ~ 34
Erma ~ 35
Kebiri ~ 36
Koruptor ~ 37
Negara Darurat Kejahatan ~ 38
Pantai di Kala Senja ~ 39
Duka ~ 40
Cahaya Bulan ~ 41
Ibu ~ 42
Sitti Syathariah ~ 43
Jerat dalam Seteguk Kopi ~ 44
Tak Sekadar Igau ~ 45
Pukau Bakau ~ 46
Serenande Pagi ~ 46
Pesan di Puncak Salak ~ 47
Pesan di Pulau Bertuan ~ 48
26 Purnama 17 Bulan Merdeka ~ 49
Tak Sudah Sudah ~ 50
Laut Puisi ~ 51
Tiba ~ 52
Adalah Dia ~ 53
Aku Puisi Tanpa Syair ~ 54
Asa di Ujung Pekat ~ 55
Jerat dalam Seteguk Kopi ~ 56
Bekas ~ 57
Desrianti ~ 58
Puisi Cinta ~ 59
Kukemas dalam Rindu ~ 60
Kasih Bayangan ~ 61
Sejuta Asa Cinta ~ 62
Cinta Tak Kenal Warna ~ 63
Cinta Sejati ~ 64
Sajak Cinta ~ 65
Cinta Bukan Imitasi ~ 66
Cinta Dari Surga ~ 67
Rindu Yang Membeku ~ 68
Siti Mulbisah Dallailati ~ 69
Rindu Menggebu ~ 70
Aku Melarut ~ 71
Engkaulah Telaga ~ 72
Tugas Mulia ~ 73
Di Ruang Ujian ~ 74
Alpha Mariani ~ 75
Getaran ~ 75
Cerita Kita ~ 76
Sepi ~ 77
Menata Jiwa ~ 77
Rasa Tak Bernama ~ 78
Rasa Lara ~ 78
Mencari Hadirmu ~ 79
Ceria Mereka ~ 79
Yang Pertama ~ 80
Maafkan Kami ~ 81
Hujan ~ 82
Senyummu ~ 83
Ujian tiba ~ 84
Kecewaku ~ 85
Septiana Ratna Dewi ~ 86
Setia ~ 87
Dua Belas Cahaya ~ 88
Pasir ~ 89
Pasrah ~ 90
Angin Tak Selandai Bukit Ini ~ 91
Balada Rindu ~ 92
Fipi Hayati ~ 93
Jeritan Hati ~ 94
Paryadi ~ 95
Aneka Cerita Hujan ~ 96
Memendam Rasa ~ 97
Suci ~ 97
Nafsu ~ 98
Cinta ~ 98
Dukamu ~ 98
Malam Kita ~ 99
Tentang Kita ~ 100
Lila Kodarriya ~ 101
Hanuun ~ 102
Handphone-ku ~ 103
Segelas Teh Manis ~ 104
Alima ~ 105
Beribu Wajah ~ 106
Takkan Pernah Padam ~ 107
Iing Midja ~ 108
Cinta di Mana ~ 109
Hasrat ~ 110
Titik Beku ~ 111
Ratna Agustina ~ 112
Sun With Love ~ 113
Light Conversation [Part I] ~ 114
Light Conversation [Part II] ~ 115
I Wanna Draw Something With You ~
116
Those I Have Met ~ 117
It Is Not Made Of Stone ~ 118
Sometimes ~ 119
Sepasang Sayap di Punggungmu ~ 120
Realita Cinta ~ 121
Ruang Rindu ~ 122
Saatnya Mendengarkan ~ 122
Layang-Layang ~ 123
Yoyo Suharti ~ 124
Dalam Rindu ~ 125
Bisik Malam ~ 125
Sajak Diam ~ 126
Puisi Harapku ~ 126
Dibuai Mimpi ~ 127
Roida Nurisfajaryati Martiane ~
128
Akhir Kisah ~ 129
Anugerah Terindah ~ 130
Moslimaini ~ 131
Sakinahlah Bersamaku ~ 132
Sajak Cinta ~ 132
Kidung Musyafir ~ 133
Dodit Setiawan Santoso ~ 134
Balada Penantian ~ 135
Sajak Suci: Di Persimpangan Perbedaan ~ 136
Evy Christh ~ 137
Saatnya Bermimpi ~ 138
Menanti Rindu ~ 138
Di Suatu Senja Basah ~ 139
Kemarau Hati ~ 139
Menjemput Rindu ~ 140
Di Ujung Malam ~ 140
Berpisah ~ 141
Seteru ~ 142
Waktu Teduh ~ 142
Gamang ~ 143
Eva Septiana ~ 144
Epilog ~ 145
Dingin ~ 146
Tirai ~ 146
Lukisan ~ 147
Rindu ~ 147
Rindang ~ 148
Maut ~ 148
Tentang Cinta ~ 149
Ibu ~ 150
Gerimis ~ 150
Ayub Sigit Sapto Budoyo ~ 151
Asmara ~ 152
Sumini ~ 153
Senja di Tengah Jalan ~ 154
Putus Asa ~ 155
Entah ~ 156
Anita Utami ~ 157
Sejenak Jeda ~ 158
Sederhana ~ 159
Di Sana ~ 160
Untukmu yang Menyebutku Guru ~ 161
Tentang Kamu ~ 162
Cukup ~ 163
Saat Tuan Diam ~ 164
Mesmerized ~ 165
Tri Elliawati ~ 166
Pernahkah Kau Merasa ~ 167
Jeritan Alam ~ 169
Surat Cinta kepada Ayah Bunda ~
170
Bidadari Kecilku ~ 171
Anakku Sayang ~ 172
Pelangi Jiwa ~ 173
Dian Sofiana ~ 174
Piwelinge Simbah ~ 175
Umuk ~ 176
Jarene ~ 177
Aku ~ 178
Teh Nasgithel ~ 179
Gusti ~ 180
Ngimpi ~ 181
Dhuwit ~ 182
Polahe Dhenok ~ 183
Suryanti ~ 184
Senyum Itu ~ 185
Benarkah ini? ~ 186
Buku ... ~ 187
Hujan ~ 188
Pahlawan ~ 189
Nyanyian Hati ~ 190
Goresan Asa di Pagi Hari ~ 191
Topeng ~ 192
Pemburu Cinta ~ 193
Perjalanan Ini ... ~ 194
Langganan:
Postingan (Atom)



























