Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Tampilkan postingan dengan label Ety K. Husein. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ety K. Husein. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Juni 2020

Tenggelam

Tenggelam, Puisi Ety K. Husein
Photo by Steve Johnson from Pexels




1. Persimpangan ...
Bagai sebuah mata uang 
sisi yang berlawanan dengan sisi lain 
sisi satu senang seakan menggapai langit begitu mudah, 
bahkan loncat akan terbang ke angkasa ... tapi kutengok sisi lain 
... kuharus tundukkan kepalaku ... kunci surgaku 
Sisi lain kuharus menunduk 
lihat bagaimana warna wajahmu
Merahkah, atau biru ... tengadahkah atau merunduk
Bila tengadah kuharus meluruskanmu agar kamu tidak jatuh terkena batu di bawah kakimu
Bila tertunduk kuharus tengadahkan kamu agar kamu tahu dunia lain
Tengadahlah lihat barisan pasukan jagoan-jagoan kita ... harus punya langkah, harus hidup kuat, sehat, progres, semangat ...
Jangan biarkan cerminnya retak 

Konsumsi sistem nilai ... yang tak sama
Sistem nilai itu yang bedakan 
Tak ada salah ... kacamata kita beda
Begini ya Rabb …
Gemuruh usahamu, korbankan harga dirimu 
Jadi pengabdi ... cari damai dalam duka 
Seperti juga sudah kukorbankan, tapi tak pernah puaskan hatimu
Apa yang salah ...
Bodohnya aku …

2. Kucoba gelorakan semangat ...
untuk goyangkan langit, 
menggetarkan darat, 
menggelorakan samudra 
Biar kita tak tenggelam dalam sakitmu
Kamu yang tenggelam dalam kubangan keputusasaan,
kukorbankan diri bangunkan kamu
dalam pundakku kauberikan tanggunganmu
berat karena mimpiku tidak sesuai dengan jagaku

Kamu kunci surgaku
Lelahku kadang tak sempat sapa mendarat padamu 
Sudah cukup lemparan caci, dan hina siap terjangku kering keringatku
… lelah tak mampu tuk lemparkan kata
Maafkanku mungkin kunci surgaku ... hilang 
bagaimana kutegakkan hidup bangkitkan barisanku 
tegakkan diri tambah terpuruk … hingga Allah lemparkan ... cahaya hingga
ku mampu balikkan rasa pahit kurasa manis,
terbalik kurasa tegak agar tangis terasa nikmat
tetap ingin melihat dirimu tegak ... walau sulit 
Mataku tak bisa lihat terang atau gelapnya hari
Hanya mulut basah dalam zikir
Allah tegakkan kuberdiri ... semoga tegakkan kita juga


3. Kasihan ... kata yang terlempar 
kaupaksakan diri ... tenggelamkan diri dalam kepahitan 
walau tangis keras tak ubah tegakmu
Maafkan … langkahmu tak bisa usaikan masalah 
kamu bukan di ruangku kamu hidup dalam ruangmu
kamu benar menilai dalam ruangmu, banggakah
menangkah ... bagaimana ku berjalan dalam damai 

Tak perlu lemparkan salah
tak ada yang mengerti 
tak ada yang bisa satukan
tak bisa pisahkan kecuali Allah 
Takut karena Allah telah berikan 
Ku takut pada Allah ...
Hanya terbang yang buat diri kumelayang, cari damai yang kaujanjikan 
Dalam cakrawala Allah, kudapati ibu
Entah masih ada surga di bawah kakinya ... atau tidak 
Engkau yang tahu ... tapi kupunya segunung kasih 
Bila kunci surgaku tak ada ke mana kucari ...
Langkah rahmatmu banyak ... namun ku takut melangkah
Nodai berikan noktah dalam rasa permataku 
Kucoba tegakkan damai dalam gemuruh rasa, 
kutahu ku bisa karena Allah ada, sambutlah damai ...


dari buku Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27 halaman 8-10


Selasa, 17 Maret 2020

Ety K. Husein, Pengawas SMP Purwakarta, Anggota Komunitas Guru Menulis



Dr. Ety Kusmiati Husein. Terlahir dari keluarga yang sederhana. Pendidikannya mulai SD, SMP, dan SMA dilaksanakan di daerah asalnya Purwakarta, kemudian D2 di IKIP Bandung jurusan Fisika. Sempat mencoba S1 di IKIP tahun 1996, di UPI tahun 1999, tetapi tidak diselesaikan karena alasan keluarga dan akhirnya lulus S1 di UT tahun 2003. S2 diselesaikan di UNINUS (Universitas Islam Nusantara) Bandung jurusan Manajemen Pendidikan dengan predikat cum laude. S3 juga diselesaikan di UNINUS Bandung. Mulai kariernya sebagai guru SMP tahun 1990. Mengajar adalah cita-citanya, sehingga waktunya banyak digunakan dengan berpetualang mengajar di SMA, Aliyah, dan SMK. Tahun 2007, setelah mengikuti diklat-diklat dan tes, dipromosikan menjadi Pengawas sekolah di daerah asalnya, Purwakarta; sampai 2008 difokuskan pada pengawas SMP, tahun 2011 diangkat menjadi pengawas SMA sampai sekarang.

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis: 



Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27
Tenggelam


Jumat, 25 Oktober 2019

Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27

Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27
Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27

Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27
Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27

Kode: 0120025
Judul: Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27
Penulis: Erum Rumiasih [et al.]
ISBN: 978-623-7421-03-0
Terbit: 3 Okt 2019
Tebal: 86 (viii+78) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)


Spesifikasi
Kode: 0120025
Judul: Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27
Penulis: Erum Rumiasih, Ety K. Husein, Gusnawati, Hartini, Hj. Iis Suwangsih, Marfidah, Mariunity Destiny, Pujarsono, Rasuna, Tri Purwanto, Tung Widut 
ISBN: 978-623-7421-03-0
Terbit: 3 Okt 2019
Tebal: 86 (viii+78) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Deskripsi:
Ini adalah buku kumpulan puisi kedua belas di tahun 2019 dan sekaligus buku kedua puluh tujuh yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis. Buku ini menampilkan 55 puisi karya 11 guru.

Daftar Puisi:
Hartini 
Bahasa Kalbu
Abai dan Mengingkari
Dua Dasawarsa
Bilakah?

Ety K. Husein 
Tenggelam

Hj. Iis Suwangsih
Saat-Saat Penuh Ujian
Hari Penuh Makna
Sesal
Nikmat-Mu
Bulir-bulir Rindu

Tri Purwanto 
Hidupmu?
Gugur Daun
Unggah-ungguh
Damai
Ibuku Pelindungku
Penolong Keluarga
Tersenyum
Aksara Jawa

Erum Rumiasih
Puisi Rindu
Merenda Rindu di Bawah Pohon Randu
Bulan Bertangkai Duri
Rembulan yang Hilang
Ramadhan
Hari Arafah
Harapan Baru
Jiwa Kemarau
Terbelenggu

Mariunity Destiny 
Rumput Kering
Pengantar Senja
Bahasa
Titik Terpisah Lapang
Jika

Rasuna
Bangkit
Mencarimu
Aku dan Kenangan

Marfidah
Anggun #1
Anggun #2
Anggun #3
Anggun #4
Anggun #5

Tung Widut 
Menjaga Cinta
Lentera Kepiluan
Seakan Kutelan
Mengurai Kebencian
Air Mata Pertama

Pujarsono 
Menyesal Kehilangan
Berdoalah
Mega Senja
Kupotret Kelasku
Disatukan

Gusnawati 
Terima Kasih Sudah Mengizinkan Merindukanmu
Doa Tulus Bunda
Menunggu Hujan Reda
Terima Kasih Telah Menerima