Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Tampilkan postingan dengan label Ani Irawanti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ani Irawanti. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Maret 2021

Air Cucuran Atap: Kumpulan Cerpen

Air Cucuran Atap: Kumpulan Cerpen

Air Cucuran Atap: Kumpulan Cerpen

Air Cucuran Atap: Kumpulan Cerpen

Spesifikasi:

Kode: 0130005
Judul: Air Cucuran Atap
Penulis: Adrianus Sugiarta, Ani Irawanti, Imelda Oliva Wissang, Nicolas Widi Wahyono, Putri Dian Pratiwi, Retty Anggriany, Rini Win, Setia Restiani
ISBN: 978-623-7421-41-2
Terbit: 28-Mar-21
Tebal: 72 (viii+64) halaman
Ukuran: 14,5x21 cm
harga: Rp40.000

Deskripsi
Memuat 9 cerpen bertema relasi keluarga, sisi kelam relasi manusia, perjuangan hidup, kearifan hidup, pandemi corona, dan tragedi kemajuan teknologi.

Daftar tulisan:
Adrianus Sugiarta ~ Doa dan Perjuangan
Ani Irawanti ~ Menunggu Senja di Bukit Cinta
Imelda Oliva Wissang ~ Seribu Uler Sebatang Sorgum
Nicolas Widi Wahyono ~ Air Cucuran Atap
Putri Dian Pratiwi ~ Berdamai dengan Istri Kedua Papa
Retty Anggriany ~ Berdamai dengan Corona
Retty Anggriany ~ Aku Positif
Rini Win ~ Prasangka
Setia Restiani ~ Gawai Tak Bersahabat


Rabu, 29 Juli 2020

Mengantepi Rasa Rambang: Kumpulan Kisah di Tengah Pandemi




Kode: 0610004
Judul: Mengantepi Rasa Rambang: Kumpulan Kisah di Tengah Pandemi
Penulis: Abdul Hakim, S.Pd. [et al.]
ISBN: 978-623-7421-24-5
Terbit: 31-Jul-2020
Tebal: 108 (x+98) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp50.000

Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)

Spesifikasi:
Kode: 0610004
Judul: Mengantepi Rasa Rambang: Kumpulan Kisah di Tengah Pandemi
ISBN: 978-623-7421-24-5
Terbit: 31-Jul-2020
Tebal: 108 (x+98) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp50.000

Kata kunci: 
artikel pendidikan, artikel corona, kisah corona, Komunitas Guru Menulis, pandemi Covid-19, virus corona, Abdul Hakim, Ani Irawanti, DesriantiEti Suhayati, Fransiska Jone MareGerardus KumaHironimus DeoHortensia Herima, Mufarihah, Muh. Nurqamarullah, Retty Anggriany, Rina Lestari Sembiring, Siti Fadilah, SumarsihTobias Nggaruaka

Deskripsi:
Buku ini merupakan kumpulan artikel dan kisah terkait pandemi virus corona atau Covid-19 yang melanda dunia sejak akhir 2019. Memuat 19 tulisan dari 17 penulis dan dikelompokkan ke dalam 4 tema: krisis yang mengungkap, masyarakat bergerak, pembelajaran daring, dan berbagai kisah corona. Tulisan-tulisan dalam buku ini dan juga krisis pandemi Covid-19 semakin menekankan pentingnya empat keterampilan yang harus dimiliki oleh manusia abad ke-21 yang terangkum dalam 4C, critical thinking, creativity, communication, dan collaboration. Ketika banyak lapangan pekerjaan hilang akibat digantikan oleh mesin, keempat keterampilan ini mutlak dikuasai manusia abad ke-21 jika ia ingin bertahan dan terus berkembang.


Daftar penulis dan tulisannya:

Krisis Mengungkap
Siti Fadilah, M.Pd. ~ Di Balik Corona Ada Kamu
Rina Sipa ~ Menghadapi Raksasa: Dari Laptop Turun ke Dapur
Ani Irawanti ~ Coretan Hati Guru Saat Corona
Mufarihah Iha ~ Butiran Peluh yang Membahagiakan 

Masyarakat bergerak
Fransiska Jone Mare ~ Merintis Sanggar Budaya “Saso Lure Todo Bawa“ di Tengah Wabah Covid-19
Sumarsih, S.Pd., M.Pd. ~ Bersinergi dalam Pandemi
Muh. Nurqamarullah ~ Sepenggal Kisah di Tengah Pandemi

Pembelajaran Jarak Jauh
Hortensia Herima, S.Pd. ~ Problematik Pembelajaran di Rumah Selama Masa Pandemik Covid-19
Abdul Hakim ~ LFH, LDR yang Sering di-PHP
Hironimus Deo, S.Pd. ~ Gelap Menuju Terang
Desrianti ~ Ternyata Rindu Itu Tetap ada 
Eti Suhayati, S.Pd. ~ Bisa Karena Dipaksa 
Gerardus Kuma, S.Pd,Gr. ~ Pembelajaran Jarak Jauh di Tengah Pandemic Covid-19: Kisah dari SMP Negeri Wulanggitang 

Aneka Cerita Corona
Retty Anggriany, S.Pd. ~ Corona di Tengah Musibah Banjir 
Retty Anggriany, S.Pd. ~ 22.00 WIB
Retty Anggriany, S.Pd. ~ Perpisahan Online
Tobias Nggaruaka, S.Pd., M.Pd. ~ Kehidupan Baru Kami dan Pandemik Covid-19

Senin, 06 April 2020

Ani Irawanti, guru SD, anggota Komunitas Guru Menulis dari Salatiga

Ani Irawanti, guru SD, anggota Komunitas Guru Menulis dari Salatiga

Ani Irawanti, dilahirkan di Salatiga, Jawa Tengah pada tanggal 1 Februari 1988. Ia menamatkan pendidikan dasarnya di SDN Ledok 01 Salatiga (2000), dan melanjutkannya di MTsN Salatiga (2003), dan kemudian menamatkan sekolah menengah atasnya di MAN 01 Salatiga (2006), meraih gelar sarjana pendidikan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (2010) dan Program BI PGSD Universitas Terbuka, serta meraih gelar magister pendidikan di Universitas Sebelas Maret (2015). Istri dari Brigadir Nurmin ini tinggal di Jl. Abdul Wahid, RT 05 RW 01, Mangunsari, Sidomukti,  Salatiga. Sekarang penulis menjadi guru di SD Muhammadiyah Plus Salatiga.

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis

Air Cucuran Atap: Kumpulan Cerpen
Judul cerpen: Menunggu Senja di Bukit Cinta

 

Mengantepi Rasa Rambang: Kumpulan Kisah di Tengah Pandemi
Judul tulisan"Coretan Hati Guru Saat Corona"




Warisan Azan Subuh
Tentang Dia dan Pensilnya

Warisan Azan Subuh

Warisan Azan Subuh: Kumpulan Cerpen Komunitas Guru Menulis
Warisan Azan Subuh: Kumpulan Cerpen

Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)


Spesifikasi
Kode: 0130004
Judul: Warisan Azan Subuh: Kumpulan Cerpen
Penulis: Ani Irawanti, Harlinah, Indriastuti Dwi Setyani, Ira Ismatul Hamidah, Julia Daniel Kotan, Rosyanti, Yenny Nilia
Tebal: 96 (vi+90) halaman
Ukuran: 14,5x21 cm
Harga: Rp40.000

Warisan Azan Subuh: Kumpulan Cerpen Komunitas Guru Menulis
Warisan Azan Subuh: Kumpulan Cerpen

Kata kunci:
Komunitas Guru Menulis, proyek penerbitan cerpen, cerpen, cerita pendek, kumpulan cerpen, Ani Irawanti, Harlinah, Indriastuti Dwi Setyani, Ira Ismatul Hamidah, Julia Daniel Kotan, Rosyanti, Yenny Nilia

Warisan Azan Subuh: Kumpulan Cerpen Komunitas Guru Menulis
Warisan Azan Subuh: Kumpulan Cerpen

Deskripsi:
Buku ini merupakan buku kumpulan cerpen keempat yang diterbitkan dalam rangka proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen yang diselenggarakan oleh Komunitas Guru Menulis (KGM). Buku ini memuat 9 cerpen dari 7 penulis. Tema yang diangkat beragam: ada cerita pengorbanan karena cinta, tragedi kesalahpahaman komunikasi, pergumulan cinta masa lalu, makna kehidupan keluarga, potret sosial politik, dan rumitnya relasi murid dan guru.

Warisan Azan Subuh: Kumpulan Cerpen Komunitas Guru Menulis
Warisan Azan Subuh: Kumpulan Cerpen


Penulis dan tulisannya:
Warisan Azan Subuh, Julia Daniel Kotan
Buah Bibir, Ira Ismatul Hamidah
Setangkup Rindu untuk Latisha, Yenny Nilia
Takdir Cinta Kara, Yenny Nilia
Serpihan Masa Lalu, Harlinah
Pekat yang Mendera, Rosyanti
Benjol, Indriastuti Dwi Setyani
Perempuan Tua Seberang Rumah, Indriastuti Dwi Setyani
Tentang Dia dan Pensilnya, Ani Irawanti