Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Tampilkan postingan dengan label Mufarihah Iha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mufarihah Iha. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Mei 2020

Seutas Rindu yang Tertinggal

Seutas Rindu yang Tertinggal, puisi Mufarihah Iha
Photo by Luis Fernandes from Pexels


Ingin rasanya kugantung rindu di kerling matamu
Agar dirimu tahu betapa rindu ini menumpuk laksana salju
Dingin ... menghias bilik-bilik hati
Sepi ... menjalari ruang-ruang hari

Terlalu lama hati ini menyisakan cerita rindu 
Pada rona kuyu berbalut senyum tanpa makna
Hingga membekas jadi guratan di wajah
Menua menunggu saat pertemuan bermakna

Jikalau saja kautahu
Betapa rindu ini menunggu seutas harapan
Untuk sajak pertemuan bermakna
Meski entah kapan saatnya

Pastinya kata-kata rindu ini
Akan mencair pada kuluman senyum bahagia
Tak lagi hanya sebatas kisah dan harapan
Tak lagi menjadi hiasan malam tanpa batas

Sungguh ... merengkuh rindu ini 
Seperti menahan gejolak rasa tak bertepi
Mengganggu rasa yang masyuk terpendam
Selalu saja menyeruak muncul pada mozaik tepian hari

Sejatinya tak layak manjakan rindu hingga ke pucuk harapan
Sejatinya ... biarkan rindu ini liar pada rangkaian masanya
Menjadi penghias indahnya kelakar dan amarah di pusara cerita
Menjadi diksi indah di tepian mimpi dan jejak masa lalu

diambil dari buku Balada Ban Luar: Kumpulan Puisi Mei 2019 halaman 31

Berikut pembacaan puisi Seutas Rindu yang Tertinggal

Selasa, 17 Maret 2020

Mufarihah Iha, Guru PAUD, Anggota Komunitas Guru Menulis dari Bogor



Mufarihah Iha. Lahir di Jakarta, 4 Oktober 1969. Tinggal di Pabuaran 06/02 Cimandala Sukaraja Kabupaten Bogor. Phone 0821 1498 2280. Moto hidup: “Hidup Jadi Indah Jika Allah Jadi Tujuannya”. Pengelola Kelompok Bermain, Taman Kanak-Kanak Al-Quran, Diniyah, Kursus Sempoa dan Majlis Ta’lim Nurul Hidayah. Aktif juga sebagai pelatih diklat, seminar, workshop dan parenting. Aktif sebagai anggota Team SapuLidi12 RTM ECED. Aktif juga sebagai Asesor BAN PAUD dan PNF



Karya Bersama Komunitas Guru Menulis



1000 Pantun Pendidikan



Mengantepi Rasa Rambang: Kumpulan Kisah di Tengah Pandemi
Judul tulisan"Butiran Peluh yang Membahagiakan"




Ruang Penantian
Cerita Rindu di Balik Pagar Sekolah
Pada Jejak Hujan Sore
Obrolan di Ruang Rasa
Meruang pada Jendela Usang




Balada Ban Luar: Kumpulan Puisi Mei 2019
Beku
Pilih Kasih
Fatamorgana Jejak Sang Pemimpin
Rasa Itu Tak Jua Sirna
Menyulam Perbedaan
Pupus
Eforia Sinergitas
Kembalilah Wahai Sang Jati Diri
Seutas Rindu yang Tertinggal



Madah Petani: Kumpulan Puisi Maret 2019 #2
Membingkai di Kokohnya Jejak
Eksistensi Akar Rumput
Ruang Yang Hilang
Dalam Senyap Sunyi
Banyak Jejak Kaki



Selasa, 11 Juni 2019

Balada Ban Luar: Kumpulan Puisi Mei 2019

Balada Ban Luar: Kumpulan Puisi Mei 2019

Balada Ban Luar: Kumpulan Puisi Mei 2019

Kode: 0120019
Judul: Balada Ban Luar: Kumpulan Puisi Mei 2019
Penulis: Elisabet Sri Hartati [et al.]
ISBN: 978-623-90477-6-4
Terbit: 10-Jun-19
Tebal: 86 (viii+78) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)


Detail Produk:
Kode: 0120019
Judul: Balada Ban Luar: Kumpulan Puisi Mei 2019
ISBN: 978-623-90477-6-4
Terbit: 10-Jun-19
Tebal: 86 (viii+78) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Deskripsi:
Ini adalah buku kumpulan puisi kedelapan di tahun 2019 dan sekaligus buku kedua puluh tiga yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis. Buku ini menampilkan 53 puisi karya 8 guru. 

Daftar Isi
Tri Purwanto  ~ 1
Balada Ban Luar  ~ 2
Jimpit Uang ~ 3
Sayur Asam ~ 4
Hujan ~ 5
Bapakku Penjagaku ~ 6
Jiwa Muda ~ 7
Komunikasi ~ 9
Dingin ~ 10
Lembur Editor ~ 11
Mampir ~ 12
Anggrek ~ 13
Indah ~ 14
Jamur ~ 15
Jeruk ~ 16
Ide ~ 17
Dingin Dunia ~ 18
Pemudakah Pewarisnya? ~ 19
Wah Wayang ~ 20

Mufarihah Iha ~ 21
Beku ~ 22
Pilih Kasih ~ 23
Fatamorgana Jejak Sang Pemimpin ~ 24
Rasa Itu Tak Jua Sirna ~ 26
Menyulam Perbedaan ~ 27
Pupus ~ 28
Eforia Sinergitas ~ 29
Kembalilah Wahai Sang Jati Diri ~ 30
Seutas Rindu yang Tertinggal ~ 31

Rifkiyati Hafifah ~ 32
Menggapai Hasrat yang Terpendam ~ 33
Berselimut Padang Pasir  ~ 34
Menatap Wajah yang Sembab  ~ 35

Miekedimiaty ~ 36
Jabat Tak Bersambut ~ 37
Buku Usang ~ 38
Maaf Untuk Rindu ~ 39
Di Pokok Sawit Kugantung Mimpiku ~ 40
Pecundang Ini Mencintaimu ~ 41

Elisabet Sri Hartati  ~ 42
Menjaring Angin ~ 43
Menahan Tanya Menuai Jawab ~ 44
Aku Berkata Maka Aku [Ti]Ada ~ 46

Rabiyatul Adawiyah  ~ 49
Cinta  ~ 50
Cerita Kita ~ 51
Aku Mencintaimu ~ 52
Resahku pergilah kau ~ 53
Ketika Sabar ~ 54

Tung Widut  ~ 55
Kunanti Cahayamu ~ 56
Malam ~ 57
Kelabu ~ 58
Sebelum Hujan Reda ~ 59
Secangkir Kopi ~ 60

Wildan Rusli  ~ 61
Angkruk ~ 62
Lirik Nada Cinta ~ 63
Maafkan ~ 64
Romansa 090402 ~ 65
Sayang Bukan Hukuman ~ 70

Sabtu, 23 Maret 2019

Madah Petani: Kumpulan Puisi Maret 2019 #2

Madah Petani: Kumpulan Puisi Maret 2019 #2
Madah Petani: Kumpulan Puisi Maret 2019 #2 

Madah Petani: Kumpulan Puisi Maret 2019 #2
Madah Petani: Kumpulan Puisi Maret 2019 #2

Kode: 0120017
Judul: Madah Petani: Kumpulan Puisi Maret 2019 #2 
Penulis: Abdul Muheth [et al.]ISBN: 978-623-90477-0-2 
Terbit: 21 Maret 2019 
Tebal: 82 (viii+74)
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000 

Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos) 




Informasi Produk:
Kode: 0120017
Judul: Madah Petani: Kumpulan Puisi Maret 2019 #2 
ISBN: 978-623-90477-0-2 
Terbit: 21 Maret 2019 
Tebal: 82 (viii+74)
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000 


Deskripsi:
Ini adalah buku kumpulan puisi keenam di tahun 2019 dan sekaligus buku kedua puluh satu yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis. Buku ini menampilkan 57 puisi karya 7 guru.

Daftar Puisi:
Hazar Nurbani ~ 1
Menepi ~ 2
Takdir ~ 3
Senja ~ 4
Merindu ~ 5
Untukmu Kekasih ~ 6
Sendiri ~ 7
Pulang ~ 8
Luka  ~ 9
Aku ~ 10
Berhenti ~ 11

Mufarihah Iha ~ 12
Membingkai di Kokohnya Jejak ~ 13
Eksistensi Akar Rumput ~ 14
Ruang Yang Hilang ~ 15
Dalam Senyap Sunyi ~ 16
Banyak Jejak Kaki ~ 17

P. Nuraeni  ~ 19
Tentang Luka yang Kautaburkan ~ 20
Rindu Pun Melarung Malam ~ 21
Merajut Mimpi yang Masih Tersisa ~ 22
Malaikat Cinta ~ 23

Abdul Muheth ~ 24
Adinda ~ 25
Literasi Cinta ~ 26
Munajat Cinta ~ 27
Cinta dan Kerinduan ~ 28
Bibir Pantai Jumiang ~ 29
Bidadariku ~ 30
Sakit ~ 31
Jodoh dan Air Mata ~ 32
Sahabat Setia ~ 33
Politik Cinta ~ 34

Neneng Tuti Yuniarti  ~ 35
Penantian Panjang ~ 36
Pengakuan Sang Pembunuh ~ 38
Sangat Miris ~ 40
Usia 85 ~ 41
Usai Pemilu ~ 42
Tak Ada Arti ~ 44
Bayang-Bayang ~ 46

Maya Sari  ~ 47
Perjalananku ~ 48
Penyesalan ~ 49
Kerinduan ~ 50
Arti Kesabaran ~ 51
Kau dan Impian ~ 52
Mengalah ~ 53
Wanita Penginspirasi ~ 54
Ayah ~ 55
Akhir Sebuah Perjuangan ~ 56
Bayanganmu ~ 57
Teruntuk Kau Temanku ~ 58

Eneng Sri Supriatin ~ 59
Negeri Laut ~ 60
Merpati Laut ~ 61
Tesisku ~ 62
Semenanjung ~ 63
Madah Petani ~ 64
Mengeja ~ 65
Spiritual Diri ~ 66
Ketika Janin Seolah Bicara ~ 67
Pahit Lidah ~ 68
Kampus Garut ~ 69