Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Tampilkan postingan dengan label Hortensia Herima. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hortensia Herima. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Agustus 2020

Hortensia Herima



Nama lengkap Hortensia Herima, S.Pd. Biasa dipanggil Osi. Saya seorang guru PNS yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah. Saat ini saya diberi kepercayaan untuk memimpin di lembaga pendidikan SMK Negrei 1 Lembor Selatan, Desa Watu Tiri, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Saya menjadi kepala sekolah di lembaga ini sejak 1 September tahun 2014, sejak sekolah ini dibuka dan masih berlanjut sampai sekarang.

Sebelumnya saya mengajar di SMP Negeri 1 Lembor, Kecamatan Lembor. Diangkat menjadi PNS tahun 2005 dan bertugas di SMP N 1 Lembor sebagai guru mata pelajaran Bahasa Inggris dan diberi tugas tambahan sebagai pembina pramuka juga staf kurikulum. Selama sembilan tahun saya mengabdi di SMP N 1 Lembor.

Saya tamat kuliah dari Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Bahasa Inggris

Selama kuliah saya tidak pernah menulis. Adapun tulisan berupa diary tetapi itu hanya untuk konsumsi pribadi. Tidak pernah terpikirkan bahwa tulisan berupa ungkapan hati itu bisa dijadikan sebagai tulisan yang bisa dipublikasikan. Selama menjadi guru, membuat karya ilmiah hanya untuk kepentingan kenaikan pangkat.

Saya belajar menulis sejak tahun 2018. Kami melaksanakan workshop penulisan karya ilmiah dan PTK bekerja sama dengan Media Pendidikan Cakrawala NTT. Artikel singkat saya pertama kali dimuat di majalah Cakrawala ini. Sebagai pemula saya merasa bangga dan senang. Dari situ semangat saya mulai tumbuh. Mulai menulis puisi singkat, artikel singkat dan saya merapikan tulisan-tulisan itu dalam file khusus.

Saya juga diberi tanggung jawab untuk menjadi Presiden Literasi di Kabupaten Manggarai Barat sejak 2019. Tugas ini membuat saya tertantang untuk melanjutkan kebiasaan menulis. Kebiasaan menulis ini saya wariskan kepada siswa-siswi saya di sekolah. Kami membentuk sebuah komunitas literasi tingkat sekolah. Anak-anak diwajibkan membuat karya dan ditampilkan di majalah dinding kelas dan sekolah.

Saya bersyukur selama masa pandemi ini bisa bergabung dengan Komunitas Guru Menulis. Terima kasih karena sudah menyediakan ruang bagi kami para guru untuk membukukan tulisan kami yang tercecer dan mohon bimbingannya selalu.



Karya Bersama Komunitas Guru Menulis

Mengantepi Rasa Rambang: Kumpulan Kisah di Tengah Pandemi
Judul tulisan"Problematik Pembelajaran di Rumah Selama Masa Pandemik Covid-19"




Kala yang Tak Kusangka: Kumpulan Puisi Pandemi #2
Judul puisi:
Apa kabarmu sekalian?

Rabu, 29 Juli 2020

Kala yang Tak Kusangka: Kumpulan Puisi Pandemi #2


Kala yang Tak Kusangka: Kumpulan Puisi Pandemi #2

Kala yang Tak Kusangka: Kumpulan Puisi Pandemi #2


Kode: 0120041
Judul: Kala yang Tak Kusangka: Kumpulan Puisi Pandemi #2
Penulis: Agus Supriyanto [et al.]
ISBN: 978-623-7421-25-2
Terbit: 30-Jul-2020
Tebal: 122 (viii+114) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp60.000,00

Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)


Spesifikasi:
Kode: 0120041
Judul: Kala yang Tak Kusangka: Kumpulan Puisi Pandemi #2
Penulis: Agus Supriyanto, Ani Purwati, Catur Riyanti, Desrianti, Eti Suhayati, Evy ChrisnaGusnawati Hironimus Deo, Hortensia Herima, Kosmas Lawa Bagho, LorentinaLukas Onek Narek, Marfidah, Maria Bura, Muhamad Nursyahid, Neti Soelistyani, Pujarsono, R.N.D. Krisnawati, Retty AnggrianySiti Fadilah, Sumi Arsih, Susanti Wilujeng, Tobias Nggaruaka, Tri Handayani, Yanti Aries Putri, Yanti Rosa, Yerem B. Warat
ISBN: 978-623-7421-25-2
Terbit: 30-Jul-20
Tebal: 122 (viii+114) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp60.000,00

Kata kunci: puisi, kumpulan puisi, antologi puisi, puisi corona, puisi pandemi, Covid-19, Agus Supriyanto, Ani Purwati, Catur Riyanti, Desrianti, Eti Suhayati, Evy ChrisnaGusnawati, Hironimus Deo, Hortensia Herima, Kosmas Lawa Bagho, LorentinaLukas Onek Narek, MarfidahMaria Bura, Muhamad Nursyahid, Neti Soelistyani, Pujarsono, R.N.D. Krisnawati, Retty AnggrianySiti Fadilah, Sumi Arsih, Susanti Wilujeng, Tobias Nggaruaka, Tri Handayani, Yanti Aries Putri, Yanti Rosa, Yerem B. Warat

Deskripsi
Ini adalah buku kumpulan puisi hasil Proyek Penulisan Refleksi Corona tahap kedua. Buku ini diberi judul Kala yang Tak Kusangka sebagai sebuah gambaran bahwa ternyata kita masih harus menunggu lagi. Sebelumnya kita berharap bahwa pandemi corona ini akan cepat berlalu. Kenyataannya tidak demikian. Kita bahkan tidak tahu sama sekali sampai kapan pandemi masih akan menemani keseharian kita.  
Namun, apa pun yang terjadi dan akan terjadi, tugas kita adalah memaknai setiap hidup dan peristiwa di dalamnya. Refleksi adalah salah satu caranya. Menulis puisi menjadikan refleksi itu tetap terpatri, suatu saat kita bisa membacanya kembali untuk melihat jejak-jejak langkah kehidupan kita. "

Daftar Penyair dan puisinya:
R.N.D. Krisnawati
Pahlawan Pandemi
Saat Bertapa
Bersemi
Damai dalam Keabadian
Tuhan Menjaga
Ada Asa
Suatu Senja di Pinggiran Kota

Di Rumah Saja
Sahabat Kecil
Perlombaan di Tengah Badai
Tambang Tulang

Secangkir Kopi Sabar di dalam Pagar
Embun Kerinduan dan Bandara yang Sesak
Gaji Buta
Surau, Kitab, dan Kotak Infak
Belajar di Rumah
PSBB katanya

Apa kabarmu sekalian? 

Tunas Rindu
Rindu Pagi
Pantun Refleksi Corona

Corona
Corona Wuhan Jadi Corona Dunia
Lawatan Bidadari Covid-19
Corona Datang
Badai Pasti Berlalu

Covid-19
New Normal
Ter-lockdown Cinta
Konspirasi 
Azab atau Nikmat

Harap Dalam Senyap
Tetes Berkah
Ramadan Ini
Melawan Rindu
Sebiji Sawi

Riuh Sunyi

Ramadan Kareem
Eid Mubarak
Jangan Lupakan Aku
Harapan
Tangis Kerinduan

Masa-Masa Sulit 
Rindu Sekolah 
Jas Hujan yang Mendunia

Narasi Tentang Covid
Covid dan Rupa-Rupa Warna Hidup
Corona dan Pemulung 
Covid dan Kecanduan
Dunia Berduka

Rindu Membara Saat Corona
Tak Ada Pandemi di Kampung Puisi
Pengakuan Corona
Imaji Tanpa Tepi
Corona di Mata Orang Awam

Yanti Aries Putri
Covid -19

Susanti Wilujeng
Merindu Bangku-Bangku Kosong
Ratapan Merapuh

Sumi Arsih
Kapan Pergi Corona?
Memahamimu
Oh! Corona
Lebaran dalam Corona

Catur Riyanti
Rindu Kalian
Menanti
Kosong
Hampa
Lorong Waktu

Mikdar
Siti 74
Tata74
Oby74

Neti Soelistyani
Belajar Terus Meski Ada Virus
Corona Teguran Sang Pencipta
Belajar dari Corona
Sebuah Renungan

Yang Lembut Dalam Badai
Corona, Kau Datang Di Awal Tahun
Corona Beraksi
Kepergianmu di Tengah Badai

Kala Rindu
Belajar dalam Jaringan 
Pandemi Korona

Eti Suhayati
C o r o n a
Tabir Hikmah 

Virusmu Sebagai Refleksi Diri
Dirimu Amat Kecil
Menunggu Sang Malam dalam Sinarannya

Hujan
Engkau Pulang Tanpa Kesan
Pada-Mu Diriku Fana

Ani Purwati
Corona

Selamat Jalan Corona

Tri Handayani
Pergilah Corona