Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Tampilkan postingan dengan label Dina Hanif Mufidah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dina Hanif Mufidah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Mei 2020

Rindu Biru, Puisi Dina Hanif Mufidah

Puisi Dina Hanif Mufidah
Rindu Biru, Puisi Dina Hanif Mufidah
Photo by Tim Mossholder from Pexels



Aku mulai menuliskan puisi
Di hari pertama kita menawar rasa
Di hari pertama kita bertukar setia
Di hari-hari lain saat kita mengecup lara

Aku mulai menuliskan puisi
Di daun, di ranting, di dahan
Di lantai, di dinding, di jendela
Di detik-detik waktu yang mengendap endap dan menjarah tubuh kita

Apakah sempat kaucicipi puisinya?
yang kuhidangkan di periuk dan bejana, di cangkir kopi, di segelas jus anggur merah 
Yang kutawarkan di sapu tangan, di kemeja, di handuk, di selimut kita
Di apa saja untuk sampai ke renungmu

Kautahu, aku masih saja bertahan menatapmu dengan mataku yang dulu
pengelana samudra yang tak lelah mengajakku berlabuh pada-Nya
lalu lelah
dan apalagi yang tersisa saat kata kata mulai mengkhianati rasa?

: Rindu

Kini kaujadikan dirimu pelangi, pergi menemani cahaya setelah hujan
dan menyisakan satu warna saja dalam kamus hariku

: Biru



dimuat dalam buku Romantisme Perahu Kertas: Kumpulan Puisi Januari 2019 #4 halaman 4-5

Pembacaan puisi ini bisa dilihat di video berikut:

Jumat, 20 Maret 2020

Dina Hanif Mufidah, kepala sekolah SD, anggota Komunitas Guru Menulis dari Gresik



Dina Hanif Mufidah. Sedang menjalani tugas profesinya sebagai Kepala Sekolah di SD Muhammadiyah Giri Kebomas, Gresik. Dalam proses menyelesaikan program magister Bahasa Inggris di Pasca Sarjana UNESA. Ia juga ibu dari Hafidh, Irham, dan Jasmine. Istri dari Bapak Yudo Broto. Hobi mendongeng, menulis puisi, dan travelling. Moto: Jangan pernah sepenuhnya menyerahkan rasa cinta pada pandangan mata, sebagian harus tersimpan di kejernihan nurani dan rasa syukur di hati.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


1000 Pantun Pendidikan




Romantisme Perahu Kertas: Kumpulan Puisi Januari 2019 #4
Hujan Januari
Padamu
Rindu Biru
Once Upon a Time




3 Alinea Cinta
Telepon Cinta




3 Alinea Ibu
Warisan Terbaik Ibu


Sabtu, 02 Maret 2019

Romantisme Perahu Kertas: Kumpulan Puisi Januari 2019 #4



Kode: 0120015
Judul: Romantisme Perahu Kertas: Kumpulan Puisi Januari 2019 #4 
Penulis: Ani Purwati [et al.]
ISBN: 978-602-53561-6-2
Terbit: 14-Feb-19
Tebal: 84 halaman (viii+76)
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)


Informasi detil:
Kode: 0120015
Judul: Romantisme Perahu Kertas: Kumpulan Puisi Januari 2019 #4 
ISBN: 978-602-53561-6-2
Terbit: 14-Feb-19
Tebal: 84 halaman (viii+76)
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Deskripsi:
Buku ini menampilkan 47 puisi karya 10 guru. Ini adalah buku kumpulan puisi keempat di tahun 2019 dan sekaligus buku kesembilan belas yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis.

Daftar penulis dan puisinya:
Dina Hanif Mufidah  
Hujan Januari
Padamu
Rindu Biru
Once Upon a Time

Ratih Nia Pangastuti  
Aku Cuma Tukang Nulis yang Tak Punya Buku
Guru
Hidup itu
Inilah Indonesiaku
Ini Kata Anakmu
Untuk Anak-Anakku
Cinta Dalam Doa
Untuk Kekasihku
Allah Itu Maha Baik

Rereri Sheren 
Azab
Sebuah Harapan
Tersentuh Nurani
Derita Cinta
Tahajud Cinta

Erniwita 
Senja Bersujud
Rasa Hatiku
Sandiwara Cinta
Mendulang Asa
Rapor vs Karakter

Neneng Tuti Yuniarti 
Hak Memilih
Guru Manusia Biasa
Hari Berganti
Guru Abad 21
Antara Ada dan Tiada

Arlan SM  
Ratapan Kapal Pada Senja
Bulan yang Terkubur
Bangsaku, Bangsamu, dan Bangsa Kita
Nyanyian Gagak di Negeri Bebek
Elegi Debu Jalanan

Ani Purwati 
Rinduku Membuncah
Kantukku

Silivester Kiik 
Mari Berbincang Tentang Sang Waktu
Romantisme Perahu Kertas
Merindukan Kisah Ayah di Musim Hujan
Catatan Kerinduan
Senja Merona di Teluk Gurita

Roni Rahmawanto 
Murid Kecilku
Perut
Pikir

Asmawati  
Sekilas Rasa
Tentang Awan
Bayangan Impian
Doa


Minggu, 28 Oktober 2018

Jembatan Cinta: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #1

Jembatan Cinta: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis Oktober 2018 #1

Jembatan Cinta: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis Oktober 2018 #1

Judul: Jembatan Cinta: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #1
Penulis: Aloysius Kristiawan [et al.]
ISBN: 978-602-53059-1-7
Terbit: 10-Oct-18
Tebal: 90 halaman (viii+82)
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)

Informasi detil:
Judul: Jembatan Cinta: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #1
ISBN: 978-602-53059-1-7
Terbit: 10-Oct-18
Tebal: 90 halaman (viii+82)
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Deskripsi:
Ini adalah buku yang kedelapan yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis. Enam puluh satu puisi berhasil diterbitkan dalam buku ini, dari empat belas penulis. 

Daftar isi:
Khomsa Ayano
Guru Manusia
Edelweiss
Jembatan Cinta
Tahu Bulat

Nelda Wita
Kau Yang Terkasih
Masa kita
Azab Ilahi
Pesan Bunda
Umar Bakri

Aloysius Kristiawan
Secangkir Kopi Panas
Untuk Sahabat
Dunia Cerah

Ayub Sigit Sapto Budoyo
Kembara Cinta …
Edan …
Maafkan Aku
Siapa Engkau
Cinta
Dia Wanita Desa
Kekasihku

Septyana Endang Herwilis Syukur
Rinduku
Sayang
Hasrat Cinta

Sutrisno
Di Pesisir Kabut Galau
Kurban, Kematian
WUH
Hijrahlah Bersama Matahari Tuhan
Segelas Kopi di Atas Fery

Fipi Hayati
Untukmu
Harapan Tiada Akhir
Hidupku

Erma Lidyawati
Sebuah Penantian
Tak Bersua Siang
Mimpi Tak Berarti
Rindu Tak Terucap
Surat cinta

Metria Eliza
Balada “Aku” di Bawah Pohon yang Rindang
Kembalikan Asaku
Retorika Politika
Jeritan Hati di Penghujung Malam
Tugasku

Dina Hanif Mufidah
Fana
Cemburu
Teladan Alam
Menjadi Daun
Sihir Perempuan
Yang Berserak
Pulang
Belahan Jiwa
Payung Cinta Kita

Sumiarsih
Di Penghujung Malam
Untuk Anak-Anakku
Larimu
Senandung

Dian Kurniasih Wahyusari
Lembayung Sutra Jingga
Mata Elangku
Arti Sebuah Pengorbanan

Patriah
Angan Tinggalkan Kenangan
Jangan Tanya Mengapa
Kuputar Arah Tujuan

Andri Saputra
Seandainya
Takdir ini begitu berat