Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Kamis, 01 Agustus 2019

Gusnawati




Gusnawati, S,Pd., M.Pd. Lahir di Watansoppeng,18 Agustus 1972, anak dari pasangan Hasan dan Ibombang, sebagai anak kelima dari tujuh bersaudara. Telah berkeluarga dengan Lukman, S.Pd., M.Si. (guru SMKN 1 Soppeng) dan dikarunia seorang putra yang bernama Muhammad Aqsha Lukman yang kini sedang menuntut ilmu di Universitas Negeri Makassar, Prodi Bimbingan dan Konseling.

Memulai pendidikan formal di SDN 7 Salotungo, Kabupaten Soppeng dan selesai pada tahun 1986. Pada tahun yang sama melanjutkan pendidikan di SMPN 3 Watansoppeng dan selesai pada tahun 1989 kemudian melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Watansoppeng dan selesai pada tahun 1992.

Menyelesaikan pendidikan Strata 1 di IKIP Ujung Pandang pada tahun 1998. Lulus CPNS pada tahun 1999 sebagai guru Bahasa Inggris dan ditempatkan di SMPN 4 Lilirilau, Kabupaten Soppeng. Pada tahun 2007 dipindahtugaskan sebagai guru Bahasa Inggris di SMPN 1 Watansoppeng sampai sekarang. Penulis menyelesaikan Program Magister (S2) pada Program Studi Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan di Universitas Negeri Makassar pada tahun 2013 silam.


Sejak duduk di Sekolah Dasar, penulis sering mengikuti lomba menulis. Penulis pernah mendapatkan juara pada lomba mengarang antarsekolah dengan judul tulisan “Sapi Perah Bantuan Presiden di Desaku”. Di bangku SMP, penulis aktif berkorespondensi dengan beberapa kantor kedubes yang ada di Indonesia. Setelah duduk di bangku sekolah menengah atas, beberapa puisi dan tulisan penulis diterbitkan di media Harian Fajar. Penulis juga pernah menjuarai lomba menulis yang diadakan oleh Kantor BKKBN Kabupaten Soppeng.

Pada tahun 2019 ini, penulis bergabung dengan Komunitas guru Menulis, dan sudah berkontribusi pada dua judul buku kumpulan puisi, yaitu Hujan Dan Sepotong Kenangan dan Kumpulan Puisi Rumput Kering.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


Judul puisi:
Andai
Jalan Itu
Tulus
Masih Menunggumu
Kenangan


Kala yang Tak Kusangka: Kumpulan Puisi Pandemi #2
Judul puisi:
Ramadan Kareem
Eid Mubarak
Jangan Lupakan Aku
Harapan
Tangis Kerinduan



Bungaku Menangis
Marhaban, Yaa ... Ramadan Kareem
Senandung Rindu di Bulan Ramadan
Perempuan di Balik Pelukan Kekasih
Asmara Terlarang


Judul tulisan: Asa di Balik Pandemi Covid-19



Pahlawan di Garda Terdepan
Di Balik Wabah, Cinta Bersemi
Terlalu Indah
Badai Corona Pasti Berlalu 1
Badai Corona Pasti Berlalu 2




Rindu dalam Rinaimu: Kumpulan Puisi #31
Pengabdian Tanpa Batas
Hijrahku Belum Usai
Bahagiaku Sederhana
Keinginanku



Leak Cinta: Kumpulan Puisi #30
Rindu dan Senja
Desember Ke-4
Teruntuk Sebuah Hati
Rindu Datang Terlalu Pagi
Pada Hujan Perdana



Hujan dan Sepotong Kenangan: Kumpulan Puisi Juli 2019
Tentangmu
Maafkan
Antara Aku dan Dia
Aku Seorang Guru
Pilihanku
Kampung Halamanku
Si Mungil
Cinta Suci
Anakku Sayang
Kebunku



Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27
Terima Kasih Sudah Mengizinkan Merindukanmu
Doa Tulus Bunda
Menunggu Hujan Reda
Terima Kasih Telah Menerima 


Karya Lainnya
1. Cerpen yang diterbitkan di Majalah Dunia Pendidikan “Merindu Dalam Senyap”.
2. Beberapa puisi
3. Esai pendidikan “Memperkuat Pendidikan Karakter Melalui Berbagai Kegiatan Eskul di SMPN 1 Watansoppeng’.
4. Esai pendek “Peran Strategis Guru dalam Mewujudkan SDM Indonesia Unggul”


Aku dan Keluarga Kecilku




Aku dan Lingkungan Sekolah













Marfidah


Marfidah


Biodata Narasi
Marfidah, S.S. Lahir di Kulon Progo 7 Maret 1991. ibu rumah tangga yang bekerja sebagai Guru Bahasa Indonesia di MTsN 5 Sleman ini merupakan lulusan jurusan Sastra Indonesia Universitas Gadjah Mada. Sejak bangku sekolah ia memang sudah hobi menulis, khususnya puisi. ia juga pernah membuat program literasi di Kalimantan Timur (Program Peduli Aksara Lewat Karya) dan berhasil menerbitkan 3 buku yang berjudul Pejuang Asa (karya anak-anak MAN 1 Kota Bangun),  Sarang Tawon, Cibong, dan Olimpiade (karya anak-anak SMP Negeri 1 Kota Bangun), dan sebuah novel Jejak yang merupakan karyanya. Facebook: Marfidah Sha

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis: 

Kala yang Tak Kusangka: Kumpulan Puisi Pandemi #2
Judul puisi:
Harap Dalam Senyap
Tetes Berkah
Ramadan Ini
Melawan Rindu
Sebiji Sawi




Rindu dalam Rinaimu: Kumpulan Puisi #31
Ranting Nurani
Jendela Warna Jingga
Mimpi Besarmu
Mimpi Melihat Hujan
Tawa Tanpa Lara
Lembar Suci
Goresan Perjuangan
Putaran Digdaya
Pura-puramu
Senja Penuh Cinta



Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27
Anggunnya Lalu Lalang Bineka Indonesia
Anggun #1
Anggun #2
Anggun #3
Anggun #4
Anggun #5 




Pulang ke Rahim Ibu: Kumpulan Puisi KGM #28
Rindu
Rasa Jiwa
Berita
Nada
Pemetik madu

Mariunity Destiny


Tri Yudian Menisty

Biodata Narasi
Tri Yudian Menisty, seorang perempuan kelahiran Brebes, 7 Juli dua puluh delapan tahun silam. Mariunity Destiny adalah nama pena yang dia gunakan. Dia adalah anak bungsu dari tiga bersaudara, kedua kakaknya adalah laki-laki. Perempuan yang akrab dipanggil Yudian ini pernah mengenyam pendidikan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan saat ini dia berstatus sebagai CPNS. Lima judul puisi ini adalah karya pertama yang dia terbitkan. Dia berharap bahwa pembaca dapat menikmati karyanya.

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis: 



Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27
  • Rumput Kering
  • Pengantar Senja
  • Bahasa
  • Titik Terpisah Lapang
  • Jika
Pulang ke Rahim Ibu: Kumpulan Puisi KGM #28

Erum Rumiasih






Erum Rumiasih, S.Pd. Lahir di Bandung, 1 Februari 1967. Alumni FIP IKIP Bandung 1992. Guru SDN Srirahayu dan DTA Al Barokah, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung.
Sebagai pegiat GLS, tergabung dalam Komunitas Guru Menulis, Partey Penulis Puisi, dan KPPJB (Komunitas Pengajar Penulis Jawa Barat)
Karya tulisnya:
Antologi Doa Untuk Ibu Pertiwi (2018), Senja di Bukit Cinta (2018), Sehimpun Sonian Jantung Kata (2019), Jejak Kehidupan (2019), Rumput Kering (2019), Pendaran Aura (2020), Galura Rasa (2020), Gurindam Pancasila (2020), Akrostik Bulan Merah (2020), Asmaraloka (2020), Cinta dalam Sekeranjang Sonian (2020), Fabel Berpetualang ke Negeri Satwa (2020), Bersama Melawan Covid-19 (2020)

Lulus dari IKIP Bandung Fakultas Ilmu Pendidikan tahun 1992. Tahun 2007 melanjutkan studi ke UPI Bandung. Selain sebagai ibu rumah tangga, ia juga mengabdi sebagai tenaga pendidik di SDN Srirahayu dan DTA Al Barokah Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung. Di sela-sela kesibukannya sehari-hari, ia tetap gemar membaca dan menulis dan aktif menggerakkan literasi. Untuk meningkatkan kegiatan literasi ia tergabung dengan grup Komunitas Guru Menulis,  Partey Penulis Puisi, Grup Sonian, Syalira, Komunitas Persaudaraan Guru Kreatif, dan Kongres Sunda. Prestasi yang pernah diraih adalah Juara II Guru Berdedikasi Kabupaten Bandung dan Juara Harapan 1 Guru Berprestasi Kabupaten Bandung tahun 2019.

Buah pena yang pernah diterbitkan yaitu antologi puisi Doa Untuk Ibu Pertiwi, Senja di Bukit Cinta, Sehimpun Sonian-Jantung Kata, Rumput Kering, serta Buku Biografi Jejak Kehidupan.

Alamat:
Perumahan Surya Rahayu
Jl. Mawar Blok A - 9 No 3
RT 27 RW 13
Ds. Srirahayu Kec.Cikancung
Kabupaten Bandung - 40396



Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


1000 Pantun Pendidikan




Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27
  • Hidupmu?
  • Gugur Daun
  • Unggah-ungguh
  • Damai
  • Ibuku Pelindungku
  • Penolong Keluarga
  • Tersenyum
  • Aksara Jawa

  • Yang Hilang Ditelan Bumi
  • Datang Lagi
  • Negeri Merdeka
  • Ilalang Padang

Tung Widut




Widwi Astuti biasa menggunakan nama pena Tung Widut. Lahir di Blitar 4 Mei 1972. SD dan SMP ditempuh di kabupaten Blitar. Tahun 1988 lulus SMKI Surabaya jurusan Tari. S1 Bahasa dan Sastra diperoleh dari IKIP PGRI Kediri yang sekarang menjadi UNP PGRI Kediri. Ibu dua anak ini sekarang sebagai guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan tugas tambahan sebagai ekskul Reog Kendang Tulungagung di SMK N 2 Tulungagung. Tinggal di Ds. Kaliboto RT.05 Rw.01, Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar. Email widwiastuti@gmail.com. WA 082231559984. Facebook: Widut

Berikut karya-karya yang pernah dihasilkan:

Saat SMP pernah menulis di majalah Kuncup pada rubrik Eha Eho, Sahabat Pena.

Buku antologi puisi pertamanya berjudul Menyandi Sepi yang diterbitkan bersama 23 penyair perempuan oleh Tonggak Pustaka, Yogyakarta.

Bergabung dengan grup (GPL) Guru Penggiat Litersi. Bersama GPL melahirkan antologi pengalaman mengajar Sisi Lain Dunia Pendidikan dan Celoteh dari Desa Sebelah.

Di majalah Dwija Tulungagung, tulisan yang menyemangati untuk kembali aktif yaitu termuatnya cerpen berjudul "Sekantong Jeruk Nipis" dan anekdot berjudul "Mercon Buku, Grup WA".

Bergabung dengan grup FAM (Forum Aktif Menulis) dan telah menghasilkan antologi cerpen Misteri Hutan Bambu, Cinta Sejatiku, Cinta Sederhana, antologi puisi Ada Tanah Bandungan, Pesan Cinta Untuk Sahabat, Perempuan Yang Layu Merindu Tunas Baru, Rembukan Malam, Rembulan Bermata Intan. Catatan Perjalanan 31 Penulis Indonesia adalah karya terbaru bersama grup ini dan menandai berakhirnya tahun 2018 yang menobatkan penulis menjadi salah satu penulis teraktif dari FAM .

Bergabung dengan Komunitas Guru Menulis dan melahirkan karya berjudul Balada Ban Luar dan Rumput Kering, keduanya kumpulan puisi.

Tahun 2018 menjadi salah satu finalis Inobel SMK tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kesharlindung Dikmen dan lolos sebagai salah satu peserta pelatihan nasional penulisan naskah buku.

Telah menghasilkan buku karya tunggal berjudul Reog Kendang Tulungagung Utnuk Generasiku.

Salam LITERASI.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis: 


Menembus Covid dalam Malam




Leak Cinta: Kumpulan Puisi #30
Cemburu
Cantik Kecilku
Kesunyian Malam
Leak
Seteguk Air
Senandung Kebencian
Gerimis di Awal Senja
Cincin di Jari Manis
Penari Kecilku
Tanpa Ayah



Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27
Menjaga Cinta
Lentera Kepiluan
Seakan Kutelan
Mengurai Kebencian
Air Mata Pertama



Balada Ban Luar: Kumpulan Puisi Mei 2019
Kunanti Cahayamu
Malam
Kelabu
Sebelum Hujan Reda
Secangkir Kopi

Tri Purwanto



Biodata
Tri Purwanto, S.S., sekarang menjadi guru di SMA Regina Pacis Surakarta, laki-laki lulusan UNS Surakarta jurusan Sastra Jawa. Lahir di Sukoharjo, 9 Maret 1989. Pembaca dapat berkenalan dengan penulis lewat akun di media sosial Instagram: @kang_tepe, Facebook: /threeppoint, atau email: threep.points.tp@gmail.com.Terima kasih.

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis: 



1000 Pantun Pendidikan





Mendamba Cinta: Kumpulan Puisi #29
Mengenalmu
Kasihmu kepadaku
Kelegaan
Maukah?
Bertemu Dirimu
Kasih Kita
Untukmu
Mari Warnai
Bersediakah Dirimu?
Marahlah




Rumput Kering: Kumpulan Puisi KGM #27
Hidupmu?
Gugur Daun
Unggah-ungguh
Damai
Ibuku Pelindungku
Penolong Keluarga
Tersenyum
Aksara Jawa



Balada Ban Luar: Kumpulan Puisi Mei 2019
Balada Ban Luar
Jimpit Uang
Sayur Asam
Hujan
Bapakku Penjagaku
Jiwa Muda
Komunikasi
Dingin
Lembur Editor
Mampir
Anggrek
Indah
Jamur
Jeruk
Ide
Dingin Dunia
Pemudakah Pewarisnya?
Wah Wayang


Puisi lainnya:
Naik
Cahaya