Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Rabu, 31 Maret 2021

Mari Berpantun Senangkan Hati, Pantun Pendidikan

Pantun Yerem B. Warat
sumber gambar: http://pendaki.id/







Orang Timur bawa bendera
Benderanya dari kain belacu
Mari berpantun dengan gembira
Wariskan nilai ke anak cucu

Di Baobolak tiada kancil
Tapi rusanya berlipat-lipat
Kalau berguru pada yang kecil
Kerendahan hati bakal kaudapat

Dari Suba ke kampung sebelah
Lamanya cuma tujuh kerdipan
Orang pandai dari sekolah
Orang bijak dari kehidupan

Tikus kesturi di lubang batu
Matanya lebar membelalak
Hidup jangan membuang waktu
Agar tak jadi sesalan kelak

Mendaki gunung Ile Mandiri
Jangan lupa membawa bekal
Kecapi keringat diri sendiri
Agar nikmatnya hingga kekal

Pergi ke ladang menunggang sapi
Jangan lupa memberinya makan
Pesan ibu harap resapi
Nasihat ayah harap jalankan

Bila sudah pulang sekolah
Jambu kelutuk dikunyah-kunyah
Orang bijak tangani masalah
Orang dungu meninggalkannya

Di Pintubesi tiada tuala*
Tapi menyayur banyak santannya
Dalam masalah ada pahala
Bila setia menanggungnya

Cawan kotor perlu dicuci
Jangan dibuang atau direndam
Memaafkan itu ibadah suci
Jangan kotori dengan mendendam

Kalau membangun rumah suku
Jangan selisih pasang bata
Belajar tak hanya dari buku
Belajar pun dari kehidupan nyata

Ibu membeli ikan kuring
Untuk menjamu semua tamu
Dengar nasihat di atas piring
Tertelan jadi darah dagingmu

Pakai kain perlu yang kering
Agar jangan sakit perutmu
Hindari kelahian di atas piring
Sebab kelahi mengusir rizkimu

Beli ayam panggang kalasan
Untuk makan sekeluarga
Menolong jangan harap balasan
Agar upahmu besar di surga

Kain kebaya dari katun
Tergantung rapi di dalam kemah
Mari sama bertutur santun
Agar betah semua di rumah

Bocah kecil baru begini
Diberi tuak mabuk nanti
Walau berpantun sampai di sini
Ingat pesannya sampai mati

Dari ladang, 05 Juli 2020

*) Tuala=Kelapa, kata bahasa daerah Tanah Karo, Sumatera Utara.







Senin, 29 Maret 2021

Eha Rohayati

 



Eha Rohayati

Lahir di Taskmalaya, Guru di SMP N 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi. Pendidikan terakhir S2 Pendididkan Bahasa Indonesia di UNSUR Cianjur. Menggemari tulis menulis cerpen sunda dan puisi. Bergabung dengan Antologi Puisi Ombak Biru Semenanjung (2020), Sonian Tiga Negara (2016), Melukis Jejak Geopark (2017), Puisi Guru 1000 Guru Asean (2018), Menulis Pantun Nasihat 1000 Guru Asean (2020), Puisi Tunggalnya Akulah Daun Sunyi (2020), Carpon Tunggalnya Halimun Indung (2017), Dina Jandela Kareta Aya Gupay Anjeun (2020).


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis

Mulyadi

 


Mulyadi, S.Pd.I. 

Lahir di Bima, NTB, 17 September 1982, dari pasangan Usman Mahmud (alm) dan St. Fatimah H. Daud (alm.). Menyelesaikan S1 di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UIN Alauddin Makassar tahun 2005. Selama kuliah, aktif di organisasi HMI cabang Gowa Raya, sebagai ketua umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Bima (PB. HMB) Makassar (2005-2007). Pernah menjadi asisten dosen beberapa perguruan tinggi di Bima, mengajar di SMPN 2 Buyasuri Kabupaten Lembata NTT (2009-2017). Sejak Oktober 2017 mengajar di SMPN 3 Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat NTB. Aktif menulis di beberapa media massa lokal di NTB. Terlibat dalam penulisan buku Himpunan Mahasiswa Bima Makassar, Antara Wacana dan Gerakan.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis

Ferdinand Nicholas Boonde

 



Ferdinand Nicholas Boonde, M.Pd.

Penulis merupakan guru bahasa Inggris di SMA Negeri 4 Kendari. Selain sebagai guru, penulis juga merupakan instruktur Kurikulum 13 dan PKB. Sejak tahun 2014 sampai sekarang, penulis bergabung di Badan Akreditasi Nasional Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai asesor SMA. Menulis merupakan hobi. Salah satu hasil tulisan yang pernah dimuat adalah kisah inspiratif guru dalam Kapur & Papan: Kisah Inspiratif Guru 3.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis

Judul tulisan: Kaitan Pendidikan Karakter dan Mata Pelajaran PPKn




KAPUR & PAPAN Kisah Inspiratif Guru 3
Judul kisah
Denting yang Memotivasi


Sunarto

 



Sunarto

Saat ini mengajar di SD Negeri 2 Bubakan, Girimarto, Wonogiri (sejak tahun 2005). Ada dua buku kumpulan pantun yang telah diterbitkan. “Berbagi kebaikan berbuah kebaikan” itu kutipan yang sering ditampilkan pada intro medsos yang dipunya.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


1000 Pantun Pendidikan

Roberta Uron Hurit

 


Roberta Uron Hurit 

Lahir di Desa Lewotala, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur pada tanggal 23 Maret 1994. Menyelesaikan pendidikan formal pada SDK Lewotala (2006), SLTP St. Isidorus Lewotala (2009), SMK Swasta Lamaholot (2012), S-1 di Universitas Nusa Cendana Kupang (2016), dan S-2 Magister Pendidikan Matematika di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta (2020). Sejak tahun 2017 bekerja sebagai dosen pada Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL). Pernah menulis buku Pendidikan yang Memerdekakan.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis

Judul tulisan: Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Matematika

Arsenius Sele

 


Arsenius Sele, S.Pd.

Lahir di Lembata, 02 Oktober 1977. Memperoleh Sarjana Pendidikan di Universitas Negeri Makassar (2004). Terangkat sebagai Guru PNS (2005) dengan tugas mengajar pertama di SMA Negeri 1 Krayan yang berbatasan langsung dengan Serawak-Malaysia selama 5 tahun. Tahun 2010 mutasi ke SMA Negeri 1 Nunukan Selatan sampai sekarang. Sedang mendirikan lembaga sosial “Rumah Eduk@si” yang bergerak di dunia pendidikan. Gemar menulis artikel dan 2 karya telah dimuat di Koran Harian Tribun Kaltim: ”Hymne Guru: Pujian bagi Guru, sang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” dan Harian Radar Tarakan: ”Kurikulum Tahun 2013 Dilema bagi Guru”. Menjadi kontributor berita paroki di Tabloit Berkat yang diterbitkan oleh Keuskupan Tanjung Selor.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis

Judul tulisan: 
  • Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik dengan Menerapkan Pola Pembinaan Wajib Lapor”
  • Kendala Belajar Daring di Masa Pandemi Covid-19
  • Belajar Bersama Covid-19: ”Gugup di Depan Kamera”




Manajemen Ta’an To’u Meneroka Sempena #3 Kumpulan Artikel Pendidikan
Tunjangan Sertifikasi Guru: Sudah Tepat Sasaran, (Belum) Tepat Guna, (Belum) Tepat Waktu