Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Sabtu, 22 September 2018

Komunitas Guru Menulis: Logo Baru, Sistem Baru, Semangat Baru


Sejak 2014, sudah ratusan buku diterbitkan
Komunitas Guru Menulis sudah memasuki tahun kelima. Sudah ada ratusan buku yang diterbitkan. Ada puisi, pantun, haiku, sedoka, triolet, cerpen, novel, best practice, PTS, PTK, buku teks, kisah pengalaman guru, kisah inspiratif, kisah lucu guru, cerita anak, pantun anak, puisi anak, catatan perjalanan, catatan peristiwa, dan lain-lain. Komunitas Guru Menulis membantu para guru untuk menerbitkan karya-karyanya dengan pembiayaan bersama oleh para penulis (kontributor).

Bukan sekadar menerbitkan buku ber-ISBN
Kalau ada yang mengira atau menganggap bahwa kami sekadar menerbitkan buku ber-ISBN,
sekadar mengumpulkan naskah, menata (me-layout), bikin cover, tempel ISBN, lalu cetak,
itu salah.
Kami tidak seperti itu. Kami bertanggung jawab ketika menerbitkan tulisan-tulisan Ibu dan Bapak guru/dosen atau Anda para pengirim naskah. Kami membaca naskah Anda, kami menyeleksinya, kami mengeditnya, kami memperbaiki naskah sesuai kaidah berbahasa. Bahkan kadang tidak hanya sekali kami melakukannya, kadang bahkan sampai lima kali. Kami bersungguh-sungguh mengerjakan naskah yang dikirimkan sebagai bentuk pertanggungjawaban kami dalam menerbitkan buku. Memang kami belum sempurna, tetapi kami bersungguh-sungguh di dalam mengerjakan penerbitan naskah-naskah Anda.

Siapa kami?
Kami bukan lembaga pemerintah, kami juga bukan LSM, kami adalah person-person yang peduli pada perbaikan literasi dan pendidikan di negeri ini, negara Indonesia. Kami punya misi dan visi.

Misi kami adalah mengembalikan hati guru pada muridnya

Visi kami:
  1. Mendorong guru untuk mau berbagi pengalaman lewat tulisan
  2. Menularkan semangat sejati guru kepada guru lainnya lewat tulisan dalam bentuk buku yang diterbitkan
  3. Mendukung karier dan profesi guru agar semakin profesional dan sejahtera
  4. Ikut membantu memperbaiki pendidikan Indonesia dengan menyebarkan inspirasi-inspirasi baik dari guru ke guru lainnya
Lagu berikut semoga membantu Ibu dan Bapak untuk lebih memahami siapa kami dan apa misi kami.

Himne Komunitas Guru Menulis 

Dengan pena di tangan 
Goreskan keindahan
Tajamkan pisau kalbu 
Sucikan niatan bakti 

Nyalakan api pengabdian 
Penuhi panggilan pertiwi
Di tanganku masa depan negeri 
Lahirkan generasi berbudi

Tuk menyemai harapan 
merawat kehidupan 
Takdirku melahirkan 
generasi bahagia 

Sirami jiwa yang dahaga 
Sembuhkan hati yang tlah terluka
Ubahkan tangis jadi senyuman 
Bangkitkan smangat yang telah padam

Dengan pena di tangan 
Goreskan keindahan
Takdirku melahirkan 
generasi bahagia 


Kami hadir ingin menjadi wadah bagi Ibu dan Bapak guru dan dosen untuk semakin mengembangkan diri sebagai guru yang profesional sekaligus pendidik yang mumpuni melalui peningkatan kualitas literasi. Bagi Anda yang pemula sama sekali di dunia tulis menulis, kami siap membantu menjadi jembatan agar Ibu dan Bapak dapat memiliki karya terbitan, terutama dapat berbagi pengalaman yang baik kepada para guru atau dosen yang lain. Kami sadar, tidak semua guru membutuhkan kami. Tetapi kami ada untuk Anda yang benar-benar ingin memiliki karya terbitan dengan kualitas yang kurang lebih dapat dipertanggungjawabkan.

Karena kami bukan lembaga pemerintah, kami juga tidak memiliki lembaga donor, sementara kegiatan penerbitan tidak lepas dari biaya, ada proses-proses yang harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang memiliki keahlian khusus di bidangnya: penyuntingan, desain buku, desain cover, yang semuanya membutuhkan pembiayaan. Pembiayaan ini kami bebankan kepada Anda yang ingin menerbitkan karya bersama kami. Dan tentu saja, ada biaya cetak yang harus dibayar.  Untuk itu kami menetapkan beberapa ketentuan pembiayaan. Ada biaya kontribusi penerbitan yang harus dipikul oleh Bapak Ibu yang memang mau bekerja sama dengan kami.

Belajar dari pengalaman yang lalu
Selama ini kami menetapkan beberapa sistem pembagian pembiayaan penerbitan. Ada yang dengan ketentuan, membeli minimal sekian eksemplar bukunya sendiri. Ada juga yang menggunakan sistem paket penerbitan yang harus dibagi merata kepada semua kontributor. Selama ini kami meminta pembayaran kepada para kontributor setelah file siap cetak. Jadi semua proses sudah dilalui: seleksi, penyuntingan, proofreading, layout isi buku, desain cover, pengurusan ISBN dan tinggal cetak. Semua proses itu sudah mengeluarkan biaya.

Namun, ada beberapa kontributor yang kemudian mundur atau tidak mau memberikan kontribusi biaya penerbitan. Padahal, semestinya ketika penulis, yang adalah guru, mengirimkan naskah kepada kami, ia sudah paham dengan semua ketentuan yang ada. Tetapi pada akhirnya ia mundur dan tidak mau membayar biaya kontribusi yang semestinya sudah disepakati sebelum ia mengirimkan naskah.

Ketika ada kontributor yang tidak mau memenuhi ketentuan ini, kami merasa tidak dihargai oleh seseorang yang seharusnya bisa kami percayai: guru. Tenaga kami, waktu kami, biaya yang telah kami keluarkan tidak dihargai oleh penulis yang juga adalah guru. Kami sungguh prihatin akan hal ini. Kami percaya sebagai seorang pendidik kita mestinya memiliki integritas.

Sebenarnya tidak apa-apa seandainya pada saatnya belum bisa membayar biaya kontribusi. Ketika hal itu yang terjadi, sebenarnya akan lebih baik untuk menghubungi kami dan menyampaikan bahwa untuk saat ini belum sanggup membayar biaya penerbitan ini dan kami akan menyimpan naskah tersebut untuk penerbitan periode berikutnya. Kami juga dapat memaklumi bahwa kondisi keuangan guru tidak selalu dalam keadaan siap untuk membayar biaya penerbitan. Namun, mohon menyampaikan kepada kami kondisi yang sebenarnya sehingga penerbitan naskah tersebut bisa kami tunda sampai penulis sudah benar-benar siap untuk terlibat dalam pembiayaan.

Biaya penerbitan
Belajar dari pengalaman sebelumnya, saat ini Komunitas Guru Menulis meminta kepada para kontributor untuk membayar biaya penerbitan di awal ketika penulis sudah mendapatkan konfirmasi bahwa naskahnya layak untuk diterbitkan. Hal ini kami lakukan untuk memastikan bahwa tenaga, waktu, dan biaya yang kami keluarkan untuk proses seleksi, edit, layout, desain buku dan cover benar-benar sudah dan dapat dibayar. Selain alasan itu, hal ini juga akan mempercepat proses penerbitan karena kami tidak perlu menunggu konfirmasi dari penulis ketika naskah sudah siap cetak. Kami bisa langsung melakukan finalisasi dan pencetakan file buku yang sudah siap cetak.

Kontribusi yang lebih adil
Belajar dari pengalaman pula, kali ini kami membuat perhitungan biaya kontribusi yang lebih adil bagi semua kontributor. Biaya kontribusi disesuaikan dengan jumlah naskah yang dikirimkan dengan menggunakan rentangan. Semoga sistem perhitungan ini dapat dirasakan lebih adil bagi Ibu dan Bapak.
Untuk jenis naskah lain (artikel, best practice, kisah pengalaman, PTK, PTS, dan lain-lain) akan ada ketentuan tersendiri. Mohon sabar menunggu sampai kami siap dengan sistem pembagian biaya kontribusi yang lebih adil.

Selamat berkarya.

Kamis, 24 Mei 2018

Haiku Guru #2: Kumpulan Haiku Komunitas Guru Menulis

Haiku Guru #2: Kumpulan Haiku Komunitas Guru Menulis

Haiku Guru #2: Kumpulan Haiku Komunitas Guru Menulis




Detail Produk:
Judul: Haiku Guru #2: Kumpulan Haiku Komunitas Guru Menulis
Penulis: Aan Dahliani (et al.]
Terbit: Mei 2018
Tebal: 136 halaman
Ukuran: 145x210 mm
ISBN: 978-602-6688-50-7
Harga: Rp40.000

Deskripsi:
Buku kumpulan haiku kedua karya para guru yang tergabung ke dalam Komunitas Guru Menulis. Dengan kontributor: Aan Dahliani, Alpha Mariani, Ely Rositawati, Evy Christh, Lila Kodarriya, Lili Retna Siki, Lodevika Endang Sulastri, Maria Anastasia Triana Buro, Melyani Dwi Astuti, Nining, Nofen Kueanan, Paryadi, Pitriani, Rahayu Widayanti, Ratna Agustina, Regina Seffina Ardhyaningrum, Rina Candrayanti W, Roida Nurisfajaryati Martiane, Sri Pujiwati, Sulistyorini, Tiarma Marpaung, Tri Elliawati, Wakidi Kirjo Karsinadi, Yunita Dwi Lestari.

Rabu, 18 April 2018

Puisi Akrostik #1: Kumpulan Puisi Akrostik Komunitas Guru Menulis

Puisi Akrostik #1: Kumpulan Puisi Akrostik Komunitas Guru Menulis

Puisi Akrostik #1: Kumpulan Puisi Akrostik Komunitas Guru Menulis


Detail Produk:
Judul: Puisi Akrostik #1: Kumpulan Puisi Akrostik Komunitas Guru Menulis
Penulis: Alpha Mariani, Anastasia AgitaAndreas OdungAndrimar ARDwi Ambarwati, Eka NurbulanErma BaharEvy ChrisnaHidayati IdaLailatul Laila KhurriyahLila KodarriyaMelyani Dwi AstutiNining YuzardsifBonaventura ParyadiPuji RahayuRegina Seffina ArdhyaningrumReni Elvina JeffriRita Andriani Sitorus, Roida Nurisfajaryati Martiane NababanSepti IndrawatiWildan RusliYati Kurniawati YapZulkaidah
Terbit: Apr-18
Tebal: 134 halaman
Ukuran: 145x210 mm
ISBN: 978-602-6688-48-4
Harga: Rp40.000

Deskripsi:
Puisi Akrostik #1 berisi puisi-puisi akrostik karya 24 anggota Komunitas Guru Menulis: Abdul Hakim, Alpha Mariani, Anastasia Agita, Andrimar, Dwi Ambarwati, Eka Nurbulan, Erma, Evy Christh, Hidayati, Lailatul Khurriyah, Lila Kodarriya, Melyani Dwi Astuti, Nining, Paryadi, Puji Rahayu, Regina Seffina Ardhyaningrum, Reni Elvina, Rita Andriani Sitorus, Roida Nurisfajaryati Martiane, Septi Indrawati, Sulistyorini, Wildan Rusli, Yati Kurniawati, Zulkaidah.

Daftar Penulis dan Puisinya
Abdul Hakim
Abdul Hakim
Pokemon Go
Rindu Berat
Subuh Ceria Pagi
Tidur Siang
Sudah Malam Sayang
Mata Ngantuk
Jangan Tinggalkan Aku
Jangan Pergi Kasih
Pelangi Kasih
Kapan Kau Kembali

Alpha Mariani
Alpha Mariani
Baju Baru
Mangga Muda
Kompor Gas
Jam Dinding
Semesta
Sepeda
Mitos
Proklamasi
Pagi
Siang
Sore
Malam
Hotel
Cinta
Pasar
Puasa
Minum

Anastasia Agita
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jumat
Sabtu
Minggu

Andrimar
Tentang Rasa Kita

Dwi Ambarwati
Cinta Kita
Rindu
Dejafu
Ikhlas
Malam
Lelah
Tidur

Eka Nurbulan
Eka Nurbulan
Suamiku
Tersayang
Buah Hatiku
Rembulan
Ombak
Hujan

Erma
Erma
Cinta
Hati yang galau
Pasrah
Manisnya madu
Cinta Palsu
Penantian
Cinta sejati
Laut biru
Revolusi Mental
Qurban
Lebai
Mimpi
Datang Jua
Batu karang
Awas Darah Tinggi

Evy Christh
Ini Rindu
Cinta
Kepasrahan
Bimbang
Gundah
Dilema

Hidayati
Hidayati
Damai Indonesiaku
Cinta
Awan Putih
Senja Merah

Lailatul Khurriyah
Kenangan Ibu
Tinta Biru
Cerita Nyata
Cinta-Mu
Alunan Kalam
Rindu Ayah
Waktuku
Rasa Apa Ini

Lila Kodarriya
Anakku
Pilu Hatiku
Tipu daya
Kesabaran
Mantanku
Pertemanan
Palsu
Bersamamu
Semangat

Melyani DwiAstuti
Melyani Dwi Astuti

Nining
Gapai
Mimpi
Cinta
Suci
Gerimis
Malam
Merah
Putih
Puisi
Hati
Bangkit
Harapan

Paryadi
Paryadi
Bijaksana
Ronda Malam
Ujian
Jembatan
Mata
Tembok
Gundah

Puji Rahayu
Senja Hari
Kalbu
Tarian
Sahabat
Langit biru
Jemari

Regina SeffinaArdhyaningrum
Maheswari
Nareswari
Cintaku Padamu Anakku
Agus Budi Utama
Regina Seffina Ardhy

Reni Elvina
Berani
Prestasi
Sang Juara
Bunda Ayah

Rita Andriani Sitorus
Rita Andriani Sitorus
Sang Putri
Kebersamaan
Sinabung
Aku Mencari Kata
Pelakor
Meneketehe
Main Mata
Mantan

Roida Nurisfajaryati Martiane
Guru Hebat
Wali Kelas
Buah Hati
Keluarga
Siswa

Septi Indrawati
Septi Indrawati
Suamiku Sayang
Bersahabat
Lelahku Lillah
Buktikan
Bahasa Bibir
Gula-Gula
Kangen Anakku
Stop Cacian
Di Jalan Kebenaran
Merekah
Kambing Ettawa
Pendidikan Karakter
Benar dan Jujur
Jujur Sajalah
Minggu Ceria

Sulistyorini
Sulistyorini
Kini Telah SirnaDeritamu
Pesona RonaMerahmu
Kemilau Cahyamu
Mentari Pagi
Cerita Anakku Siang Tadi
Sajadah Panjang
Kulihat Cinta di Matanya
Mendung Tak Berarti Hujan

Wildan Rusli
Ujung Langit
Dua Ribu EnamBelas

Yati Kurniawati
Surat Cinta
Merajut Rindu
Menyulam Rasa
Memendam Duka
Menyimpan Bahagia
Ada Kamu
Cerita Lama
Untaian Lara
Hanya Mimpi
Cari Arti
Mimpi Indah
Biru Langit
Hijau Daun
Bukan Benci
Hanya Satu

Zulkaidah
Bunga
Padi
Ibu
Ibuku
Kucing
Indonesia

Sabtu, 31 Maret 2018

Waktu Teduh: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis

Waktu Teduh: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis

Waktu Teduh: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis



Detail Produk:
Judul: Waktu Teduh: Kumpulan Puisi Komunitas Guru Menulis
Penulis:  IstikomahSwesti Amelia, Hendrika Era Farida Zai, Dra. Erma Bahar, Dra. Sitti Syathariah, Desrianti SPdSiti Mulbisah DallailatiAlpha MarianiSeptiana Ratna DewiFipi Hayati,  Bonaventura ParyadiLila Kodarriya, Sukimah (Iing Midja), Ratna Agustina, Yoyo Suharti,
Roida  Nurisfajaryati Martiane, Moslimaini, Dodit Setiawan Santoso, Evy Chrisna Christiawati (Evy Chrisna), Dra. Eva Septiana Rahayu, Ayub Sigit Sapto Budoyo, Clara Anita Utami, Tri Elliawati, Dian Sofiana, Suryanti (Yanti Fransiska)
Terbit: Mar-18
Tebal: 214 halaman
Ukuran: 145x210mm
ISBN: 978-602-6688-45-3
Harga: Rp50.000

Deskripsi:
Waktu Teduh, kumpulan puisi karya 25 anggota Komunitas Guru Menulis: Alpha Mariani, Anita Utami, Ayub Sigit Sapto Budoyo, Desrianti, Dian Sofiana, Dodit Setiawan Santoso, Erma, Eva Septiana, Evy Christh, Fipi Hayati, Hendrika Era Farida Zai, Iing Midja, Istikomah, Lila Kodarriya, Moslimaini, Paryadi, Ratna Agustina, Roida Nurisfajaryati Martiane, Septiana Ratna Dewi, Siti Mulbisah Dallailati, Sitti Syathariah, Suryanti, Swesti Amelia, Tri Elliawati, Yoyo Suharti. Ini merupakan buku kumpulan puisi ketujuh yang dihasilkan oleh Komunitas Guru Menulis.

Daftar Penulis dan Puisinya

Istikomah ~ 1
Kau Bukan Untukku ~ 2
Ilusi ~ 3
Tanya yang Tak Terjawab ~ 4
Bimbang ~ 5
Harapan Hati ~ 6
Perempuan Senja ~ 7
Fatamorgana ~ 7
Selesa Yang Terbengkalai ~ 8
Indahnya Arti Silaturahmi ~ 9
Usah Menunda ~ 10
Perisai Mawar ~ 11
Swesti Amelia ~ 12
Diam ~ 13
Rindu ~ 13
Kenapa Begini ya ? ~ 14
Zikir ~ 15
Doa ~ 16
Tekad bulatmu ~ 17
Cake itu Lecet ~ 18
Pergilah Penjajah ~ 19
Mengenangmu Wahai Pejuang ~ 20
Kaulah Pahlawan Kemerdekaan Itu ~ 21
Hendrika Era Farida Zai ~ 22
Tanda Itu ~ 23
Aku Rindu ~ 24
Kau yang Ada Bersama Senja ~ 25
Memori di Laut Biru ~ 26
Tunggu Aku di Pelabuhan Cintamu ~ 28
Impian Tak Bertuan ~ 29
Tiada Bisa Kumengerti ~ 30
Jarak dan Kerinduan ~ 31
Adakah Engkau Tahu ~ 33
Hujan ~ 34
Erma ~ 35
Kebiri ~ 36
Koruptor ~ 37
Negara Darurat Kejahatan ~ 38
Pantai di Kala Senja ~ 39
Duka ~ 40
Cahaya Bulan ~ 41
Ibu ~ 42
Sitti Syathariah  ~ 43
Jerat dalam Seteguk Kopi ~ 44
Tak Sekadar Igau ~ 45
Pukau Bakau ~ 46
Serenande Pagi ~ 46
Pesan di Puncak Salak ~ 47
Pesan di Pulau Bertuan ~ 48
26 Purnama 17 Bulan Merdeka ~ 49
Tak Sudah Sudah ~ 50
Laut Puisi ~ 51
Tiba ~ 52
Adalah Dia ~ 53
Aku Puisi Tanpa Syair ~ 54
Asa di Ujung Pekat ~ 55
Jerat dalam Seteguk Kopi ~ 56
Bekas ~ 57
Desrianti ~ 58
Puisi Cinta ~ 59
Kukemas dalam Rindu ~ 60
Kasih Bayangan ~ 61
Sejuta Asa Cinta ~ 62
Cinta Tak Kenal Warna ~ 63
Cinta Sejati ~ 64
Sajak Cinta ~ 65
Cinta Bukan Imitasi ~ 66
Cinta Dari Surga ~ 67
Rindu Yang Membeku ~ 68
Siti Mulbisah Dallailati ~ 69
Rindu Menggebu ~ 70
Aku Melarut ~ 71
Engkaulah Telaga ~ 72
Tugas Mulia ~ 73
Di Ruang Ujian ~ 74
Alpha Mariani ~ 75
Getaran ~ 75
Cerita Kita ~ 76
Sepi ~ 77
Menata Jiwa ~ 77
Rasa Tak Bernama ~ 78
Rasa Lara ~ 78
Mencari Hadirmu ~ 79
Ceria Mereka ~ 79
Yang Pertama ~ 80
Maafkan Kami ~ 81
Hujan ~ 82
Senyummu ~ 83
Ujian tiba ~ 84
Kecewaku ~ 85
Septiana Ratna Dewi ~ 86
Setia ~ 87
Dua Belas Cahaya ~ 88
Pasir ~ 89
Pasrah ~ 90
Angin Tak Selandai Bukit Ini ~ 91
Balada Rindu ~ 92
Fipi Hayati ~ 93
Jeritan Hati ~ 94
Paryadi ~ 95
Aneka Cerita Hujan ~ 96
Memendam Rasa ~ 97
Suci ~ 97
Nafsu ~ 98
Cinta ~ 98
Dukamu ~ 98
Malam Kita ~ 99
Tentang Kita ~ 100
Lila Kodarriya ~ 101
Hanuun ~ 102
Handphone-ku ~ 103
Segelas Teh Manis ~ 104
Alima ~ 105
Beribu Wajah ~ 106
Takkan Pernah Padam ~ 107
Iing Midja ~ 108
Cinta di Mana ~ 109
Hasrat ~ 110
Titik Beku ~ 111
Ratna Agustina ~ 112
Sun With Love ~ 113
Light Conversation [Part I] ~ 114
Light Conversation [Part II] ~ 115
I Wanna Draw Something With You ~ 116
Those I Have Met ~ 117
It Is Not Made Of Stone ~ 118
Sometimes ~ 119
Sepasang Sayap di Punggungmu ~ 120
Realita Cinta ~ 121
Ruang Rindu ~ 122
Saatnya Mendengarkan ~ 122
Layang-Layang ~ 123
Yoyo Suharti ~ 124
Dalam Rindu ~ 125
Bisik Malam ~ 125
Sajak Diam ~ 126
Puisi Harapku ~ 126
Dibuai Mimpi ~ 127
Roida Nurisfajaryati Martiane ~ 128
Akhir Kisah ~ 129
Anugerah Terindah ~ 130
Moslimaini ~ 131
Sakinahlah Bersamaku ~ 132
Sajak Cinta ~ 132
Kidung Musyafir ~ 133
Dodit Setiawan Santoso ~ 134
Balada Penantian ~ 135
Sajak Suci: Di Persimpangan Perbedaan ~ 136
Evy Christh ~ 137
Saatnya Bermimpi ~ 138
Menanti Rindu ~ 138
Di Suatu Senja Basah ~ 139
Kemarau Hati ~ 139
Menjemput Rindu ~ 140
Di Ujung Malam ~ 140
Berpisah ~ 141
Seteru ~ 142
Waktu Teduh ~ 142
Gamang ~ 143
Eva Septiana ~ 144
Epilog ~ 145
Dingin ~ 146
Tirai  ~ 146
Lukisan  ~ 147
Rindu ~ 147
Rindang ~ 148
Maut ~ 148
Tentang Cinta ~ 149
Ibu  ~ 150
Gerimis  ~ 150
Ayub Sigit Sapto Budoyo ~ 151
Asmara ~ 152
Sumini ~ 153
Senja di Tengah Jalan ~ 154
Putus Asa ~ 155
Entah ~ 156
Anita Utami ~ 157
Sejenak Jeda ~ 158
Sederhana ~ 159
Di Sana ~ 160
Untukmu yang Menyebutku Guru ~ 161
Tentang Kamu ~ 162
Cukup ~ 163
Saat Tuan Diam ~ 164
Mesmerized ~ 165
Tri Elliawati ~ 166
Pernahkah Kau Merasa ~ 167
Jeritan Alam ~ 169
Surat Cinta kepada Ayah Bunda ~ 170
Bidadari Kecilku ~ 171
Anakku Sayang ~ 172
Pelangi Jiwa ~ 173
Dian Sofiana ~ 174
Piwelinge Simbah ~ 175
Umuk ~ 176
Jarene ~ 177
Aku ~ 178
Teh Nasgithel ~ 179
Gusti ~ 180
Ngimpi ~ 181
Dhuwit ~ 182
Polahe Dhenok ~ 183
Suryanti ~ 184
Senyum Itu ~ 185
Benarkah ini? ~ 186
Buku ... ~ 187
Hujan  ~ 188
Pahlawan  ~ 189
Nyanyian Hati  ~ 190
Goresan Asa di Pagi Hari ~ 191
Topeng ~ 192
Pemburu Cinta ~ 193
Perjalanan Ini ...  ~ 194