Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Rabu, 24 Juni 2020

Bulan

oleh Lusia Yuli Hastiti Photo by Pixabay kurenungi bulan yang sedikit pucat hasratku ingin bicara tapi memang jauh apalagi kugapai kau benar-benar kepunyaan-Nya bertemu denganmu juga ma(l)u sebab banyak kau simpan rahasiaku kau baca isi hati dalam puisiku ingin aku bicara lagi sayang sekali kau memang jauh cuma hasrat saja pun tak sampai bintang asing itu lebih menyayangimu Lampung Timur, 24 Juni 2018 #A Poem A ...

Senin, 22 Juni 2020

Menyukat Kesemenjanaan Kita: Kumpulan Artikel Refleksi Corona

Kode: 0610002Judul: Menyukat Kesemenjanaan Kita: Kumpulan Artikel Refleksi CoronaPenulis: Agustinus Gereda [et al.]ISBN: 978-623-7421-15-3Terbit: 09-Jun-20Tebal: 164 (x+154) halamanUkuran: 14.5x21 cmHarga: Rp73.500Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan...

Menjeda Jagat Memeluk Hakikat: Puisi-Puisi Refleksi Atas Corona

Kode: 0120034Judul: Menjeda Jagat Memeluk Hakikat: Puisi-Puisi Refleksi Atas CoronaPenulis: Agustinus Gereda [et al.]ISBN: 978-623-7421-16-0Terbit: 09-Jun-20Tebal: 190 (x+180) halamanUkuran: 14.5x21 cmHarga: Rp77.500Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama...

Kesempatan Terakhir

oleh Lusia Yuli Hastiti Photo by Lusia malam yang geraknya semakin sempit masih bulan separuh, kan? dan detik ini aku sudah mengandung benih rindu remaja bilang rindu itu sungguh menyakitkan kegelisahan memang tengah berbaris di ujung-ujung ranjangku menggerutu, mengetuk pintu memintaku untuk terus memikirkanmu berperang dengan kesempatan terakhir yang masih kupunya ya...seandainya kesempatan itu masih tertinggal di ujung kuku kau...

Gusti Omkang Hingmane

Gusti Omkang Hingmane, S.Pd.,Gr lahir di Alor, 30 Juli 1986. Gusti mengenyam pendidikan di SD GMIT Probur 1, SMP Negeri Mataraben, SMA Negeri 1 Kalabahi, dan Universitas Nusa Cendana (Fakultas Keguruan dan Pendidikan, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris). Sejak berada di bangku kuliah sampai sekarang, Gusti sering memublikasikan hasil tulisannya di berbagai media cetak dan online. Media cetak yang pernah memublikasikan hasil karya Gusti...

Educating Mind and Heart

Kode: 0610003Judul: Educating Mind and Heart Penulis: Gusti Omkang Hingmane, S.Pd., Gr.ISBN: 978-623-7421-14-6Terbit: 05-Jun-20Tebal: 122 halaman (xii+110)Ukuran: 14.5x21 cmHarga: Rp50.000Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan,...

Minggu, 21 Juni 2020

Foto Nostalgia

PUISI OLEH Lodevika Endang Sulastri Foto dokumen Lodevika Endang Sulastri Memandang wajah-wajah polos Yang berdiri dan berlutut, Itu kenangan sungguh manis Keceriaan bermain terlukis Saat kutatap sekali lagi Foto tua ini. Bocah-bocah SD berseragam pramuka Tatap masa depan di bawah tiang bendera Seolah telah tergambar wajah penerus Melangkahkan kaki mengisi kemerdekaan Memandang wajah-wajah polos, Kuingat kembali kisah masa kami Bermain bola...

Kamis, 18 Juni 2020

Tenggelam

Puisi Ety K. HuseinPhoto by Steve Johnson from Pexels1. Persimpangan ...Bagai sebuah mata uang sisi yang berlawanan dengan sisi lain sisi satu senang seakan menggapai langit begitu mudah, bahkan loncat akan terbang ke angkasa ... tapi kutengok sisi lain ... kuharus tundukkan kepalaku ... kunci surgaku Sisi lain kuharus menunduk lihat bagaimana warna wajahmuMerahkah, atau biru ... tengadahkah atau merundukBila...

Rabu, 17 Juni 2020

Abai dan Mengingkari

Puisi HartiniPhoto by Dids from PexelsGemerincing nyaringPundi-pundi yang dia milikiMengalir dengan pastiHanyalah boleh dia yang menggiringMasanya puan hendak memintaSerta merta kucurkan dan tak perlu mengulang ucapNamun bila masanya diri telah berulang kali berucapTak satu pun yang dia beri apalah dengan serta mertaBolehlah dia kan terus melupaDengan apa yang dia ikrar duluJanji terpatri dengan Sang Maha TahuKini dia abai dan entah...

Selasa, 16 Juni 2020

menulis di tanah

Puisi Wakidi Kirjo Karsinadipagi ituseorang perempuan kedapatansedang berbuat zinaoleh lawan pezinayang datang dengan motif busukmenjebak dan mengorbankan sang perempuanuntuk menghilangkan sebuah ancamansesudah dinikmatinya perempuan itudatanglah rombongan konspiratormenangkap basah keduanyasang perempuan itu dilarak, diseret sepanjang jalandan lelaki lawan pezina ikut dalam rombongansenang karena telah berhasil menjadi bagian dari sebuah rencana...

Aku Berkata Maka Aku [Ti]Ada

Puisi Elisabet Sri Hartati Photo by Connor Danylenko from PexelsTuhan mencipta maka semuanya adaTuhan mencipta dengan kata, yang keluar dari mulut-NyaDemikian pun manusia, dicipta dengan kataia menemukan kedahsyatan kekuatannya.Dengan kata, manusia juga menciptasegala hal yang menjadi keinginan hatinyaDengan kata-kata manusia mencipta keluarga,berawal dari kata cinta, mereka mengikat diri menjadi suami istri, melahirkan anak-anak...

Batas Akhir

oleh Lusia Yuli Hastiti Photo by Lusia pasti sulit menerima sebuah kenyataan yang lebih sering bukan keinginan kita sendiri. kondisi demikian seperti berada di daerah perbatasan; antara merelakan atau terbelenggu dalam penyesalan; antara melepaskan atau menggenggam kembali erat jabat tangan. aku ingin sekali menggambarmu sebagai perempuan tak bermuka, atau lelaki yang tak berkelamin; sebab aku hanya bisa menemukanmu dalam...

Senin, 15 Juni 2020

Gadis Pemanggul Mawar

Puisi PujarsonoPhoto by Irina Iriser from Pexels: Untuk Farida Ari KusumaWahai gadis pemanggul mawarLepaskan segala kesalTinggalkan semua sesalBerjalanlah lurus ke depanTuluskan berkarya tanpa bebanWahai gadis pemanggul mawarBiarkan kuncup mawar merekahMenebar wangi memberi berkahJanganlah engkau menuntut balasBungkuslah amalmu dengan ikhlasWahai gadis pemanggul mawarJanganlah engkau mengeluhPada suatu yang belum kau rengkuhBagai petani...

Di Hati-Mu yang Kudus, Tuhan

Ilustrasi oleh Teresa Gowinda ArtatiPuisi Lodevika Endang SulastriDi Hati-Mu yang kudus, Aku mengenal arti kasih Kasih sesungguhnya bukan pura-pura Kasih yang mengampuni, memberi ruang Kasih yang adalah pisungsung diri Kasih penuh pengorbanan. Di Hati-Mu yang terluka, Yesus Aku menemukan tempat perlindungan Jua kulihat darah suci-Mu Terbagi untuk kami semua Dan daging-Mu yang Kudus Mengenyangkan jiwa-jiwa kami Yang lapar dan lara Di Hati-Mu yang...

Minggu, 14 Juni 2020

Lilin itu masih menyala

Puisi Lodevika Endang SulastriPhoto by Dhivakaran S from PexelsLilin itu masih menyala, Tatkala aku tersungkur Dan lututku merasakan pedihnya Benturan dengan kerasnya lantai keramik. Lilin itu masih menyala, Menjadi saksi satu-satunya Kala tangan tak kuasa Menjemput seberkas cahaya Lilin itu masih menyala, Dan membisu tak terkata Saat kaki tak mampu menopang Badan tergoyah dan nyaris tercampak Lilin itu masih menyala Bahkan...

Hanya Cinta

Puisi Muji RahayuPhoto by Pixabay from PexelsHari ini kau kembaliMenegurkuMembelengguku dengan rinduJadilah angin yang menerbangkan sepikuJadilah matahari yang menghangatkan dinginkuJadilah rembulan yang menerangi gelapkuJadilah apa pun yang mewarnai mimpikuKutuliskan kegelisahanku dalam sajak Ketika engkau mulai melupakanku ...Dulu aku bertanya, apa itu bahagia?Jawabannya ada di cintaDia tahu segalanyaSegala yang tak pernah...