Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Jumat, 23 Desember 2022

Batu Terbang

 Batu TerbangCepat-cepat mencari celah Tempat bertengger BersarangDengan cakar makarnyaIa mengorek paksa Membuang habis isi kepala bocah baru belajarBersarang dia di situBeranak cucu dia di situSemua senyap seperti tak tahu TapiSetelah lama Tak tertampung lagi dalam kepalaBatu terbang bersama semua anak cucunyaBeterbangan keluarMencari mangsaDi luarBatu terbang patah sayap tertembak pemburuDor!BatuJatuh Terundung Sayap sendiriBagaimana berdiri lagi         Perteguhen, 24 Desember...

Kamis, 22 Desember 2022

Wajah Penuh Darah

                     <Membaca tragedi anjing kecil 1>Anjing kecilTergilas mobil Di tengah jantung kota Siapa dengar erangannyaSiapa paham jeritan tangisnyaAnjing kecilTutupi wajahnya dengan darahTakut dia ditandai bunda Tambah beban di dadaAnjing kecilTutupi matanya dengan darahTakut lihat iba bundaWajah penuh darah siapa punyaWajah penuh darah siapa peduliCuma bundaMenjilat wajah penuh darahMenyatukannya dengan darah sendiriSiapa pernah menceraikan darah dari darahCuma...

Rabu, 21 Desember 2022

Tukang Sampah

                                       *Pagi-pagi ia bangun menjemput sampah dari pintu ke pintu. Tanpa absen. Sebab absen berarti kiamat baginya. Sehari tak kerja, sehari itu pun mati tungku. Tak makan. Tak sekolah anak semata wayangnya. Maka sakit yang masih bisa dibawa-bawa tak jadi alasan untuk absen sehari dua hari. Ia,  tak mau absen. Tak mau memperpanjang litani kiamat-kiamat kecil. Ia,  tak mau membiarkan sampah mengotori kampung...

Minggu, 18 Desember 2022

Piring

Di piring ini punTergenangAir mata adikkuyang terusir malam ituMembawa pulang perutnya yang kosongke kampung kamiKarena piring di tendaTiada yang kecil Buat yang kecilDi sanaDekat tungku kami yang sama dulu ituIa mengisi perutnya dengan singkong sisa kamiSedang di sini nasiku basi TerbuangBuangBasi nasi itu tanda mati apiMari kobarkanOuh, PiringPangkuan nasi dan air mata bersepelukKapan kami berpelukan lagiKenyangi lapar kamiSeperut               Di Lewoleba, 08 Agustus 2...

Sabtu, 17 Desember 2022

Jagung di Kebun Kami

 LembuJangan makan kamiMeski kami mirip rumputMakananmuIaTurutTuannya pergiSambil mamah gigiMemangMulut susah dikandang      Pintubesi, 10 September 2...

Lilin di Tanganku

Lilin di tangankuTerbakar sampai ke tulangkuArangnya jatuhMelukai Bening matamuLalu berkubur dia di situSembunyikan takutnya akan dikauSejak ituBerning matamu Bernoda hitam tak hilang-hilangSebab aku yang di dalamTuhanTuhanJaga biji matamu         Perteguhen, 25 Mei 2...

Jumat, 16 Desember 2022

Malam Pengasingan

SetelahKauisi paksa perut dan otak benakkuKenyang-kenyang dengan makianmuAku kautendangBuangKeluar!Lenting linding aku keluarMembawa cucumu masih menyusuMencari tumpanganMalam itu jugaKelam pekatBulan muramMemandangi kami di bawah atapan sedaun pisangSekadar menutup ubun Bolidari rinai air matanyaBulan ibaLalu lari sembunyikan air matanyake balik awanSambil memohon hari terangi kamiJadilahTerang tengah malam ituSebab bulan dan matawari bergandenganMenangkupkan diri di tenda pengasingan kamiSiangMalamTerus terang di tenda kami   ...

Kamis, 15 Desember 2022

Di Taman itu

Dari atas tiang ituTuhan TundukMinta tangankuMengobati luka-luka yang berjejalanMenyelimutiTubuhnyaSelimut luka kawan sengsaraSampai akhirnya Ia menyerahkan nyawaSebelum sempat kami lepasdari peluk penghabisanHembus nafas penghabisannyaMengalir lambat sekaliSeperti tak mau meninggalkan lorong-lorong kami yang selama iniDalam dadakuDi situTinggal diaBerdoa untukmu di taman itu Tiap malam sampai pagiTak terusik hidung lagiKupu punBerdatanganMenimba nektar tak habis-habisPerteguhen, 27 November 2...

Minggu, 11 Desember 2022

Sopir itu Bernama Corona

Foto oleh cottonbro studio dari PexelsIa Setiapada tugasnyaTak tidur-tidur dari pagi sampai pagi lagiMenjemput penumpang yang hendak turutIa tulusMemberi tahu peruntukan dirinyaKepada tiap calon penumpang yang lagi antriDi halte-halte tungguanBila berminat keburu matiJabat tanganku Terus ke mobil kita berangkatHaram hukumnya berpelukan dengan kaum kerabat dan anak bini sekalipunKalau sudah di genggamankuBila tidakJangan sentuh aku Sekalipun engkau...

Kamis, 08 Desember 2022

Anjingku

Foto oleh Charles dari PexelsAnjingkuKawan karibkuDi mana daku di situ diaMalamDia di luar pintu sampai pagiMenjagaiku jangan-jangan datang penggangguAkuNyamanDalam kawalannyaTadi iniKetika kuberi jatah makanJatah kembarannya pun ludes dicaplokTak bersisa Lidah anjingLembut bergerigiMencaplok tuan sendiriBila lanjurTerlenaAnjingkuPembunuhkuBagaimana denganmuDiamDalamBergigitanTuding-menudingUjung akhirnya?Dari Perteguhen, Awal Desember 2...

Rabu, 07 Desember 2022

Tendangan

Foto oleh Dmitriy Zub dari PexelsTendanganmuMelubang di mukakuTak tertutupi tanah sebumiHiu bergigitan di dasarnyaMemutuskan jempol-jempol kita yang sengit bertudinganUjung-ujungnya terus menuding kita Sampai ke lahatMati Tak senyenyak dulu lagiPintubesi, 02 Oktober 2...

Dipan

Foto oleh WoodysMedia dari PexelsMelangkah dengan hatisampai pun merangkak-rangkakIaMengaisMencari-cari kamidi bawah reruntuhan kota dan kampung kamiyang diguncang gempa paling parahGempa nuraniTangan di dadamuMenyentuh hati kamiMenatang kakimu biar bersih SampaiNantiJokowiJangan injak kami seperti siduluSekalipun kami dipan dudukanmuSerata tanahDuduklahDi dipan ini lagiPintubesi, 13 Oktober 2...

Atapi Buku Kami

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww                     Kado Pelantikan                     Jokowi AminSesudah Dua tahun tak penuhMengungsi di huntara duayang dikontrak selama 5 tahunKami lalu dipulangkan ke kampungEks zona merah SinabungAir tak adaCuma hujan yang setia turun...

Tiada Lagi

Foto oleh Paula Schmidt dari PexelsBekas kakiku punTak mau di pintumu lagiMaka kujilat dan kubawa-bawanya pergidalam bedungan beludru mulutkuAgar tak kotori pintumu lagiTak terganggu kau lagiMulutkualamatku Teras diriku berdiriDipagar pasukan tulang meluluAgar tak terganggu kau lagiTak terinjak kau lagiAku punTelah kucopot dari namakuHidung pesekku, titisan ibunda puntelah kukikis kandas biar pun berdarah-darahAgar tak bebani lamunanmu lagiSekalipun...

Azan

Foto oleh Monstera dari PexelsBerlayar menghabisi lautanKautumpangi bulan lengkungi langitTurun tudungi bumi Kita iniDari rampasan tangan dan gerus alamDi bawah tudungan alam iniKaurukuk menyembah Diayang tak putus-putusnyaKauseru sepanjang azanDenyut jantungmu adalah azan yang Ia lantunkan sendiri dalam dadamuMembujukmu merukuk lagi di bawah langitAlis mata-Nya yang menudungi kepalamuSampai sekarang Ini punEngkauBiji mata-NyaMengapa susah sampai...

Selasa, 06 Desember 2022

Kamar

Foto oleh George Becker dari PexelsKamarkuSemata pintuLedalero, 1...

Puisi

Foto oleh Jimmy Chan dari PexelsBui PembebasankuLedalero, Desember 1...

Selasa, 25 Oktober 2022

Menjelajahi Tiga Bumi, Kumpulan Catatan Perjalanan

 Spesifikasi:Kode: 0210004Judul: Menjelajahi Tiga Bumi, Kumpulan Catatan PerjalananPenulis: Mariani, Firdausi Nuzula, Noka Nafillatul Izza, Ni Kadek Setiawati, Nurhayati, Ukhti Badriatus Sania, Aprilina Azzahra, Ni Wayan Mika DiartiniQRCBN: 62-1304-2836-255Terbit: 01-Nov-22Tebal: 92 (xiv+78) halamanUkuran: 14.5x21 cmHarga: Rp50.000Masa remaja adalah masa transisi menuju tahap kedewasaan. Di masa ini remaja mulai...

Selasa, 30 Agustus 2022

Coretan Mantan

Kode: 0510004Judul: Coretan MantanPenulis: Felix Kris AlfianISBN: 978-623-7421-58-0Terbit: 11 Aug 2022Tebal: 66 (viii+58) halamanUkuran: 14.5x21 cmHarga: Rp40.000Selama satu tahun menjadi awam magang, tentu ada aneka macam pengalaman yang harapannya menarik untuk dikisahkan. Banyak pembelajaran yang tentunya didapatkan dan banyak refleksi yang tertuliskan. Hal ini perlu saya akui bahwa semuanya serba-random dan serbacoret-coretan. Inilah mengapa...

Jumat, 19 Agustus 2022

Lestari Nuriah

 Lestari Nuriah lahir di Jakarta 6 April 1978. Lahir dari keluarga sederhana, hijrah mengikuti orang tua ke Riau, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar dari kelas tiga sekolah dasar. Mengenyam pendidikan S-1 di Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru (STTP) pada Jurusan Teknik Elektro. saat ini sedang melanjutkan Studi di Program Pasca Sarjana (S-2) Pendidikan Dasar Universitas Terbuka UPBJJ Pekanbaru. Sekarang mengajar anak bangsa di SD Negeri 61 Pekanbaru.Karya...

Egitama

 EgitamaEgitama, S.E., S.Pd. Lahir di Karanganyar, 20 Januari 1982. Menyelesaikan studi S-1 PGSD di Universitas Terbuka Surakarta dan S-1 Ekonomi di Universitas Tunas Pembangunan Surakarta. Penulis adalah seorang pengajar di SDN II Macanan Kabupaten Karanganyar. Di sela-sela kesibukan sebagai pengajar, penulis juga aktif di bidang seni rupa, mural/lukis dinding, serta membuka bimbingan bagi anak-anak yang memiliki minat terhadap seni rupa, seperti...

Kamis, 18 Agustus 2022

Riza Halifah

 Riza HalifahRiza Halifah. Saya adalah seorang guru di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Saya memang sangat menyenangi menulis karya fiksi, salah satunya puisi. Harapan saya semoga nantinya bisa menjadi penulis yang lebih baik lagi. Moto hidup saya “Do the best, be good, then you will be the best” (Lakukanlah yang terbaik, bersikaplah yang baik maka kamu akan menjadi orang yang terbaik). Email: rizabudi811@gmail.com.Karya...

Enung Kartini

 Enung KartiniEnung Kartini. Lahir di kota Bandung, 24 September 1965. Ibu dari tiga orang anak yang sekarang sudah pada dewasa. Lulusan IKIP Bandung (UPI) jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (S1) dan program studi Teknologi Pendidikan STKIP Garut (S2). Sejak 1994 bertugas sebagai guru Bimbingan dan Konseling (BK) di SMPN 2 Cileunyi Kab. Bandung. Pernah mengikuti program pelatihan bagi guru Jawa Barat ke Adelaide Australia Selatan, 2013....

Sungai Bulan: Kumpulan Cerita dan Puisi Anak

Spesifikasi:Kode: 0130006Judul: Sungai Bulan: Kumpulan Cerita dan Puisi Anak Penulis: Anastasia Novalita, Ayu Pebrina Dewi Setyorini, Egitama, Elisabet Sri Hartati, Enung Kartini, Lestari Nuriah, Riza Halifah, Sumi Arsih ISBN: 978-623-7421-57-3 Terbit: 09-Jul-22Tebal: 86 (viii+78) halamanUkuran: 14,5x21 cmHarga: Rp45.000Kata kunci:Komunitas Guru Menulis, proyek penerbitan cerpen anak, cerpen anak, cerita pendek untuk anak, kumpulan...

Sabtu, 30 April 2022

Tapi Sayang

Photo by Jamaludin Muh from PexelsMasakan mamakuEnaknya tercium sampai ke luar jauhSemua berdatanganMakan minumBersenangSenangAnjingDi tepi tungkuMenelan liur menanti ajakan"Ayo!"Tapi sayangPintubesi, 29 April 2...

Kamis, 28 April 2022

Pantun Pagi (3)

Ama Ladda pahlawan kamiSerdadunya tawon dan lebah keramat.Hati bersih selama di bumiJalannya lurus sampai kiamat.Merantau jauh ke BaubauPulang membangun lima menara.Biarpun jauh di tanah rantauJangan lupa sanak saudara.Masuk hutan mencari manggaDapat sebuah bagi berlimaDalam hidup berumah tanggaSusah senang tanggung bersamaPergi ke pasar bawa delimaAda yang jatuh sampai ke tanah.Semua ejekan kami terimaJadi awasan untuk berbenah.Perteguhen, 29 April...

Pantun Pagi (2)

Lamalera tempat wisataLihat nelayan menangkap pausMembangun jalan lingkar LembataAgar sama merasa puasPapan jati jangan dibuangDitempa jadi peti sejatiSejak kampanye andalkan uangBisa ditebak ujungnya nantiDi Lamaingu banyak rusaDikejar anjing sampai ke TanggirKita semua sama senusaMengapa tirikan lain ke pinggirPerteguhen, 28 April 2...

Selasa, 26 April 2022

Pantun Pagi (1)

Sepeda butut dalam garasiKenangan Patua dari Lelata.Kalau sudah di atas kursiJangan lupa pada jelata.Indah nian tanah LembataBerpagar mawar penuh duri.Menutup mata pada jelataPatahkan kaki kursi sendiri.Menjemur baju di RiangbakaSetelah direndam dalam kanji.Suara rakyat emas belakaBayarkan dengan tepati janji.Kopi Boto enak sekaliHarumnya sampai ke Sina Jawa.Janji diumbar berkali-kaliTak ditepati menyiksa jiwa.Kami merantau ke MalaysiaBerbekal ketupat...

Sabtu, 16 April 2022

Bau Bangkai

Photo by Lucas Andrade from PexelsBauItu taliTerulur keluar dari bangkaiTerbawa ke mana mau anginSampai di hidung anjingTali itu tercocok tak lepas-lepas Tegalnya terikat lapar beratAnjing menuruti taliTiba di pangkalnya Anjing melahap habis bangkai Kota tak bau lagiTapiAnjing Tetap jijikan Diusir-usir di mana pun iaDari rumah jagaannya sekalipunLima malam berselangSetelah usiran terakhirTersiar kabarPengusir Membangkai Dadanya berlobangDan hatinya...

Jumat, 15 April 2022

Tauke Arang

Photo by Pixabay from PexelsArangSehitam ini punBoleh untuk menuliskan namamuyang putih itu?Kalau tidakMasukkan sajaKe dalam besi seterika arangUntuk menggosok jubahmu itu, TuhanIa pun mauMalah jadi tauke arangHingga ke kampung-kampungdan aku langganan tetapnya sampai sekarangBerastepu, 07 Agustus 2...

Selumbar dalam Mata

Foto oleh Leonardo Luz dari PexelsDiamtenang sahaja punSudah menyakitkanApa lagi gerak, menghindar-hindar tak karuanTubuhkuKasar dan tajam-tajam Mengapa pula peluk kelopkmumenawanku lama-lama di dalam sini?SengsaraTak memelukmu, jawabnyaSambil menyelimutiku dengan kain hangatnyaIa membisikkan iniSelamatTinggal di siniTeluk Sasah, 13 Februari 2...

Rabu, 13 April 2022

Payung

Foto oleh Kaique Rocha dari PexelsDi bawah atap yang ini punKami masih saja didera hujanBuatanIni Lantaran kitaTak berbisa beli payungO?Lobam, 13 Maret 2...

Bom

Foto oleh Pixabay dari PexelsBom!Ledakan iniMembongkar kuburanSiapa di dalam?Semua tunduk tenangIngat piringLobam, 13 Maret 2...

Miniatur

Foto oleh RODNAE Productions dari PexelsKampungku kecilIndah dan rapi sekaliGedung-gedungnyaTersusun satuDi belakang lainBalok-balok rangka atasnyabersehubungan timbal balik satu sama lainDidempul tebal-tebal sampai tak kelihatan Ujung-ujungnyaBila masukSampai ke dalam-dalamnyaBarulah kau pun tahu dengan hidungmu sendiriBetapa tengiknya selimut inidan kau pun terpental Sebab hidung tak mau mati tersumbatMereka pun berpesta riaRayakan kemenanganPalsu...

Kapal Keruk

Foto oleh Alexey Komissarov dari PexelsSetelah kaukeruk habis pasir dasar lautanKautelan pula pantai dan dermagadi atasnyaPulauPindahKe dalam perutmuBagaimana menjangkar di lautan tak berdasarKapalKeruk rakusmuHingga kenyang semesta kitaMentigi, 15 Juli 2...

Selasa, 12 April 2022

Asap Doa

Foto oleh NEOSiAM 2021 dari PexelsAsap doakuyang membubung naik malam-malamMenyesakkan dadamudan kau kena batuk berdarahDahakdan darahmu yang jatuhKutadah dengan lidah dan dua tangankuSampai tertidur-tidur di sudut doaBegitu terbangunKudapati lidahku tercocokTali yang di pinggangnya ituAku Pun menurutTak berdalih lagiPerteguhen, 15 September 2...

Bola

Foto oleh Mong Mong dari PexelsBolayang kautendang tadiMenggelinding kencangke mulut gawangKita Lalu berebutan mengejarnyaTapi kiper yang mengawasi permainan kita yang selama iniCepat-cepat menjemput diadengan pelukannyaDi situKita terbagiSebagian senang bertempik sorakSebagian lagi kesel salahkan kakiSampai-sampai diamputasiKitaMemang selaluBaru mengejar setelah menendangSampai semua terbagi habisTak satu lagiKau di mana?Perteguhen, 14 September...

Sungguh

Foto oleh Pixabay dari PexelsEngkauSiapa pun engkauSungguh engkau pendoakuSusahSenangkuTergantung doamu pada diayang menempatkan engkau Tepat di hadapankuApapun alasan dan dalihkuAku tak boleh sewenang-wenang lagiTerhadap engkau yang diutusnya Khusus untukku di siniSekarang iniRiakGembiramuatau teriak jerit sakitmuyang benar-benar bersebabkan dakuSudah doa agung paling lantang di hadapan diaSungguh dia di pihakmuTangan terentangnyaMenimbang...

Senin, 11 April 2022

Kampanye

Foto oleh Rosemary Ketchum dari PexelsDi panggung LoangPara kandidatdan politisi-politisi bayaranBerunjuk gigi di hadapan kami orang-orang kampungMasing-masing membuka sumbat botol mereka dengan taringnya sendiri-sendiriKamiyang menyaksikannyaTerbego-bego dibuatnyaSebab isi botol mereka ternyataKentut meluluItulah Kampanye kentutMenebarkan kentut lawan ke tengah ramaiSampai di hidung kami jadi kentutnya sendiriSebab hidung kami masih punya penyaringyang...

Sekolah

Foto oleh 周 康 dari PexelsSekolahBukan apa-apaKalau cuma mau memborong bintangMenjejerkannya sepenuh pundakTerangi jidat sendiriSedangRenta di depan mataJatuh terjerembap patah tongkatTerinjak kakimudan sekolah bukan apa-apaKalau cuma mau membujuk mentariTurun hanguskan lalangBakal atap pondok piatudan janda yatimdan sekolah bukan apa-apaKalau cuma mau merebut kursidan berongkang-ongkangdi atas jerih lelah jelatadan sekolah bukan apa-apaKalau cuma...

Minggu, 10 April 2022

Junjungan Kami

Foto oleh RODNAE Productions dari Pexels                     Di Kaki Salib TuhankuTurun dengan kepalaku menduluAku DidaulatMenjunjung bulat bumidengan lembutan ubunku iniBiar pun berdarah-darah terhantam para wadasdan aku tak takut matiSebab darah yang membual keluarmelalui gerbangnya yang di ubunku iniAdalah sungai yang berhulu langsung di pedalaman...

Sabtu, 09 April 2022

Api di Tungku

Foto oleh Naomi Salome dari PexelsApiyang di tungku kamiMakan kayu hari-hariTapi pun tundukMenjunjung panci dengan lidahnyayang lapar merah ituSekalipun hitam pantat panciTerpasang ke lidahnyaIaTak nyesel iaSampai habis kayu di tanganmu punBaobolak, 02 Juni 2...

Ayam Dahan

Foto oleh Avinash reddy Kosna dari Pexels                     Jumat Agung di kampungkuIaMemang begituSubuh-subuh sudah bangunBerkokok sendiri berulang-ulangSampai 'ku bangun memungut jagungyang di tebar tuan tadi malam di kintal kamiSayang sekali iaKalau-kalau tak kebagian lagi dakuKarena keduluan terjilat fajarSeperti yang sudah-sudahIaMemang begituTak mau...

Kaki Lima

WikipediaDengan kaki berlebih ini punMasih Tak tersanggahLapar anak dan keluh si biniMengapa pula kaugusur paksadan patah ratakan segenapnya sesukamuLolong lapar kanak-kanakdan keluh linang janda yatim malam-malamBelum sampai-sampai jugakahMenggugat tidur kekenyanganmuNyanyian-nyanyian iniMengiringi tarian lunglai perut-perut kosongMengantri roti di mejamuRoti tiada Bagi tiadaTapi masih tersisakah remahnyaUntuk kami yang masih jauh sekalidi belakang...

Matahari

Foto oleh Hernan Pauccara dari PexelsMariDepan-depan kita bertarungAgar kita tak lagi meraba-raba dalam lamunentah siapa paling gigih di kesetiaan iniTapi akuBiarpun susah sulit melilitkuSepelilitan kulit pengutuh tubuhkuAku tetapTidak kuberi rupa padamu juga kepada engkauKalau engkau pun tidak setia seperti hujanyang masih tak tentu-tentu turunnyaKe kampung kamiSampai kiniTapi bila kau setiaSeperti terbitmu yang selama ini kutahuSekalipun engkau...

Untuk Tenang Kami

Foto oleh Meruyert Gonullu dari PexelsJangan tanyaMengapa pagi-pagi biniku usildan mengaduh-aduh, TuhanOrang ramaiMati tungkuBerapa lama lagi kaupalang langkahkudan membiarkan kamiTanpa rizkiTuhanTulang dan remah-remah itu pun cukupUntuk tenang kamidan hidup nantiTuhanTeluk Sasah, 31 Januari 1...

Perang Gila

Foto oleh cottonbro studio dari PexelsBerperang melawanmuMerebut dia yang kita cintaAku tak mau mundur menepi dan tunduk menyerah, TuhanSebab cintadan dambaku yang mengalir menggilaMengejar-ngejar dia sepanjang musim-musimkuSamaSeperti jugayang kaupunya itu, TuhanMengapa kauberi kucinta sekuat kuatmuSehingga berperang melawanmu ini sekalipunAku tambah bara dan tergila-gilaTuhanAkuTak mau mengalah lagi sebelum kau mengakuKepada siapakah kautitipkan...

Kamis, 07 April 2022

Anjing Kudisan

Foto oleh Alexas Fotos dari PexelsMalamTak tidur-tidurLuka nanah dan darah-darahSiapa tahanKalau kau yang tak datang-datangTuanSakitku sepanjang iniKaca medis gagal menanggap apa kumanTuanBeriku tahu menangkapTuankuKuman kudiskuMalaka, 19 April 2...

Keringat Ibuku

Foto oleh Meenakshi Vinay Rai dari Pexels Keringat ibukuKentalan lelah letihnyadi penghimpitan terik hari dan perih perutTertampung utuh di telapak TangannyaItulah luah ladangyang dibawanya pulangTiap-tiap senja menjelang malamDipeluknya erat-erat sampai larut dalam doa berbara harapLalu digenggamkannya ke tangan kami saban pagiSetiap hendak beranjak pergiSekolahDi pintu Tumpangan kamiIa berdiri menghantar kamiSampai pulang lagi senyumnyaDi kertas...