Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Kamis, 13 Januari 2022

Rastika Palupi

 


Rastika Palupi. Lahir di Purwodadi pada 12 Oktober 2002 dan sekarang menetap di Nunggal Rejo, Punggur. Menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri 1 Nunggal Rejo pada tahun 2014, dan melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 6 Metro dan lanjut di SMK Negeri 2 Metro pada tahun 2017 dan lulus tahun 2020. Setelah lulus SMK memutuskan untuk kerja sebagai pramuniaga toko, setelah satu tahun bekerja melanjutkan studi strata satu di Universitas Terbuka(UT) PDGS. 

Memiliki moto hidup "Lakukan yang bisa anda lakukan hari ini, jangan tunda esok hari". Sudah pernah menerbitkan buku ber-ISBN dengan judul Lokawigna pada tahun 2020. Memiliki akun sosial media Facebook "Rastika Palupi" dan Instagram @rstk_plpi.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis




Malam Kelam: Kumpulan Puisi #38
Judul Puisi:
Bahagiamu Mereka Indah
Stasiun Harapan
Letih Berdengus
Menjeda Rindu
Netra
Sepeda Ringkih
Masa Tua 

Malam Kelam: Kumpulan Puisi #38






Kode: 0120056
Judul: Malam Kelam: Kumpulan Puisi #38
Penulis: Agus Supriyanto, Rastika Palupi
ISBN: 978-623-7421-52-8
Terbit: 12-Jan-22
Tebal: 80 (vi+74) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Deskripsi

Ini merupakan buku kumpulan puisi ke-38 semenjak komunitas ini menerbitkan antologi puisi dari banyak penulis. Buku ini menampilkan 48 puisi karya 2 penulis. 


Penulis dan Daftar Puisinya
Di Sudut Kampung Itu
Yang Maya dan Yang Nyata
Matahari Tetap Sama
Menemukan Ke-diri-an
Panggilan, Pilihan, atau Jalan Hidup
Cepat
Air Hidup
Antara Lokal dan Global
Sang Pembuka Jalan
Keseharian dan Kesederhanaan Hidup 
Malam Kelam
Inspirasi Kesederhanaan
Apa yang Kaucari?
Anugerah 
Manusia Terpilih 
Kontradiksi - Paradoks 
Dua Sisi
Tenanglah, Ini Aku Jangan Takut
Kacamata Kuda
Tubuh Ini
Cukup
Lepas
Cemas dan Takut 
Taat
Apa Dosamu?
Liat–Lentur 
Hanya Debulah Aku
Anonim
Egoku 
Wajah
Kurungan 
Satu Fakta Seribu Rupa
Sungai Kata-Kata 
Kedasih
Dentuman Bodem 
Pelangi Nusantara
Kamulyan Jati
Refleksi Diri: Who Am I 
Kepentingan Abadi
Teriakan dalam Diam
Dari Ritual Menuju ke Yang Sakral

Bahagiamu Mereka Indah
Stasiun Harapan
Letih Berdengus
Menjeda Rindu
Netra
Sepeda Ringkih
Masa Tua 

 

Selasa, 28 Desember 2021

Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penulisan PTK: Metode Tutor Sebaya dan Teknik PMA

 




Kode: 0610008
Judul: Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penulisan PTK: Metode Tutor Sebaya dan Teknik PMA
Penulis: Fadiyah Suryani, M.Pd.Si.
ISBN: 978-623-7421-49-8
Terbit: 19-Okt-21
Tebal: 146 halaman (xvi+130)
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp55.000

Deskripsi:
Buku ini ditulis berdasarkan laporan penelitian tindakan sekolah yang dilakukan penulis mengenai pembimbingan penulisan penelitian tindakan kelas (PTK) menggunakan metode tutor sebaya dan teknik PMA (perception, motivation, and ability building). 
Sebagai kepala sekolah, penulis memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kompetensi dan karier guru. Oleh sebab itu, penulis menawarkan pembimbingan  penulisan PTK kepada para guru. Ada 26 guru yang bersedia dan 21 di antaranya berhasil menyelesaikan penulisan PTK dan melakukan seminar diseminasi. Laporan singkat karya penulisan PTK mereka bersama beberapa karya best practice sudah diterbitkan menjadi buku berjudul 26 Karya Tulis Guru pada Masa Pandemi (PTS, PTK, dan Best Practice) (Yedija Nusantara: 2021).
Semoga hadirnya buku ini menjadi pemicu para kepala sekolah lain untuk melakukan penelitian tindakan sekolah dan mendorong para guru untuk melakukan penelitian tindakan kelas bagi perbaikan sekolah dan proses pengajaran dan pembelajaran di dalamnya.


DAFTAR ISI
Sambutan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta v
Sambutan Kepala Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta vii
Sambutan Pengawas Pembina SMA Negeri 5 Yogyakarta ix
Kata Pengantar xi
Daftar Isi xii
Daftar Gambar xiii
Daftar Tabel xv
Daftar Lampiran xvi
Pendahuluan 1
Standar Kompetensi Guru 6
Penelitian Tindakan Kelas 9
Metode Tutor Sebaya 11
Teknik PMA 13
Pembimbingan Penulisan PTK dengan Metode PMA dan Tutor 
Sebaya 19
Pembimbingan Penentuan Judul PTK dan Penulisan Bab Satu 32
Pembimbingan Penulisan PTK Bab II dan III 49
Pembimbingan Penulisan PTK Bab IV 66
Pembimbingan Penulisan PTK Bab V, Daftar Pustaka, Abstrak, 
dan Pembuatan PPT 74
Efektivitas Metode Tutor Sebaya dan Teknik PMA 100
Penutup 106
Daftar Pustaka 110
Lampiran 112

Membangun Spiritualitas Keluarga Katolik karya Dra. Chatarina Suryanti, M.Hum.




Kore: 0320006
Judul: Membangun Spiritualitas Keluarga Katolik
ISBN: 978-623-7421-50-4 
Terbit: 16-Des-21
Tebal: 86 halaman (viii+78)
Ukuran: 13x19 cm
Harga: Rp45.000

Kata kunci: teologi, ajaran gereja, gender, seks, keadilan gender, ketidakadilan gender, kesetaraan gender, keluarga, budaya cinta kasih, pelayanan gereja, doa mazmur gender,spiritualitas pelayanan gereja, bentuk ketidakadilan gender

Deskripsi:
"Buku ini merupakan hasil penelitian tentang hakikat keluarga menurut ajaran Katolik. Penelitian ini menemukan bahwa jati diri keluarga kristiani adalah Gereja rumah tangga (ecclesia domestica), keluarga merupakan pusat pertumbuhan iman seluruh keluarga. Orang tua dan anak-anak dalam keluarga Katolik mesti  menimba semangat dasar dari hidup dan karya Yesus yang mewartakan Kerajaan Allah. Sebagai Gereja rumah tangga, keluarga mengambil bagian dalam tiga tugas Kristus, yaitu sebagai imam, raja, dan nabi. Kehidupan sehari-hari dalam keluarga menjadi tempat yang kondusif dan efektif  bagi perwujudan tiga tugas tersebut. Keluarga merupakan tempat yang tepat untuk perayaan iman bersama, untuk pewartaan iman, dan mewujudkan persaudaraan dalam kasih. 
Penemuan ini sangat relevan saat ini. Pada masa pandemi Covid-19 ini,  keluarga harus mengambil peran pokok di dalam pembinaan iman anggota-anggotanya, karena pada saat pandemi Covid-19 kegiatan-kegiatan pembinaan iman di luar rumah sangat dibatasi. Pembinaan iman yang semula dapat dilaksanakan oleh pelbagai persekutuan di paroki, pada saat pandemi harus dilaksanakan oleh keluarga."

Daftar Isi
Kata Pengantar v
Daftar Isi vii
Pendahuluan 1
Dinamika Keluarga Dalam Dunia Modern 5
Keluarga Adalah Gereja Domestik 10
Sakramen Perkawinan 40
Spiritualitas Keluarga Katolik 51
Refleksi Dalam Terang Injil 55
Penutup 65
Daftar Pustaka 77


 

Sabtu, 30 Oktober 2021

Browny


Foto oleh Ala J Graczyk

Tegal
Kak Indah tak membagikan kuah mie rebusnya
Untuk Boli
Engkau marah-marah

Browny
Kauberi makan dari piringmu
Kaubedung dengan selimutmu
Kaumandikan dengan sabun wangi
Kaubedaki dengan pupur mahal dan parfum harum-harum
Tapi Boli, saudara seperurtmu?

Aku yang telah lunas belisku kautendang keluar
Lantas kupulang ke rumah ibuku
Malam itu juga

Dua malam engkau tak nyeyak, aku tahu itu
Maka pagi-pagi buta aku datang lagi
Membawa serta sakit perutku
Siapa tahu kaumau mengerti beban pikiranku
yang sudah memberat ke perut

Tapi kausibuk
Sibuk
sibuk

Setengah tiga subuh kaubangun
Mengurusi popcornmu
Aku muntah di depan matamu menjijiki tendanganmu tiga hari yang lalu itu
dan kau mengangkatku
Bukan untuk meninabobokanku di dadamu
seperti yang sudah-sudah
Tapi mengangkat buangku keluar melalui pintu dapur
Karena jijik

Rimis
Makin kuat
Menghantarku ke belakang dapur tetangga
Lalu mati di situ, di tanah orang
Meninggalkan Indah
dan semua kamu yang memang sungguh menyayangiku

Di subuh buta aku pergi
Di subuh buta aku mati tanpa ratap dan pedih penghabisan
Sebab kutakut Indah menangis
Melihat mayatku berair mata meratapi keterpisahan kami
Juga takut serumah duka

Aku
Duluan
dengan seluruh rinduanku padamu semua

Indah
Menguburkanku di bawah rimis
Menanami bunga di atas makamku
Semoga keharumannya mengisi ruang-ruang kita
yang tetap saja kosong tanpa aku
Di situ

Indah sedih
Mau berselfi terakhir kalinya dengan mayatku
Tapi pun urung karena takut padamu

Pulang dari Berastagi
Kau terburu-buru mengajak Indah
dan berdua mengatapi makamku malam-malam
Di bawah guyuran air mata langit
Dengan selembar seng merah hati ayam
Berian Jokowi

Kau menyesal, aku tahu
Cintamu kelewat kuat, itu pun kutahu
Tapi amarahmu?

Makam cinta kita

Perteguhen, 30 Oktober 2021

Selasa, 12 Oktober 2021

Keagungan Pesta


Foto oleh cottonbro studio dari Pexels

        Wasiat Ayah



Kalau hendak membangun pesta
Jangan lupa sertakan garam
Agar tak hambar
Masakanmu

Kalau hendak mengundang pesta
Undang dahulu yang seperut
Sebab ia tungku periuk
Pestamu

Agar pesta tak berkekurangan
Apa pun

Perteguhen, 05 Oktober 2021

Kamis, 07 Oktober 2021

Dongeng Bulan



Foto Pedro Figueras


Mengenang Ayah, 04 Juni 1987


Bulan
Kemari lagi malam ini
Mencari kami yang biasanya berbaring di depan pondok
Didongeng ayah di atas tikar lontar anyaman mama
Atau di bale-bale bambu buatan ayah

Berbantal
Kedua lengan ayah
Kami dituntun cahya rembulan
Mendugai kedalaman tinggi langit
Sambil dongeng curahan hati ayah
Membawa kami menyelami lubuk terdalam
Hati kami bertujuh

Bulan
Berdarah lagi malam ini
Tertusuk duri jeruk depan pondok bambu
Tegal tergopoh turun mencari kami
yang tak lagi sama
Sekumpul dulu

Bulan
Masih saja merindukan dongengan ayah
Pengumpul kami
Seikat lagi

Begitulah
Mengapa bulan
Kemari lagi saban malam

Dari Medan jauh, 04 Juni 2021