Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Proyek Penulisan dan Penerbitan Cerpen

Terbitkan cerpen Anda jadi buku ber-ISBN

Proyek Penerbitan Cerpen Anak

Anak-anak pun perlu bacaan yang baik. Yuk nulis dan nerbitkan cerita pendek untuk anak.

Karyatunggalkan Puisimu!

Yuk terbitkan puisinya dalam buku karya tunggal

Terbitkan 5 Puisi

Punya 5 puisi? Yuk terbitin bareng-bareng jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 500 Puisi Akrostik

Terbitkan puisi akrostikmu jadi buku 500 AKROSTIK ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman Inspiratif Pendek Guru

Tuliskan pengalaman inspiratif Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Kisah Pengalaman LUCU Guru

Tuliskan pengalaman LUCU Anda sebagai guru dan terbitkan jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan best practices Anda jadi buku ber-ISBN.

Proyek Penerbitan Best Practices

Terbitkan artikel pendidikan Anda jadi buku ber-ISBN.

Penerbitan 5000 Pantun Pendidikan

Terbitkan pantun pendidikan dalam 5000 PANTUN PENDIDIKAN

Senin, 16 Maret 2020

Dhuha Fitriaton, Anggota Komunitas Guru Menulis dari Waikabubak



Dhuha Fitriaton. Lulusan S1 Pendidikan Bahasa Jerman UNY. Lebih memilih mengembangkan karier sebagai guru Bahasa Jerman di SMA N Negeri 1 Waikabubak Sumba Barat NTT. Moto hidup: “Ich gehe langsam, gehe ich nie zurűck”

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis



Simfoni Empat Musim: Kumpulan Puisi Juni 2019 #2
Merakit Bunga Seruni
Tanah Merapu
Aksara di Kota Muntilan
Aku Akan Kembali
Gadis Berkerudung Ungu


Hendra Wijaya, Anggota Komunitas Guru Menulis dari Banten



Hendra Wijaya, SS., M.Pd. Lahir di Kuningan-Jabar, 18 April 1976. Putra ke-2 dari Iwan Siswanto dan Yati Setiawati. Suami dari Siti Jubaidah dan Ayah dari Rabi, Rama, Rahmi Wijaya. Mantan Mahasiswa Fakultas Sastra Sejarah ’96 UNS. Guru di Tangerang. Pemimpin redaksi Buletin Sekolah Warta Satoe News. Penulis dua buku: Merawat Indonesia Merawat Ibu Kita dan 1001 Cerita di Ruang Guru. Tulisannya berserakan di Kompasiana.com dengan akun Hendra Wijaya. Jejaknya bisa dilacak melalui akun Facebook Rabi Rama Rahmi Wijaya. Alamat emailnya: hendrawijaya.ss@gmail.com.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis



Simfoni Empat Musim: Kumpulan Puisi Juni 2019 #2
Aku Adalah Warna
Negeri Lautan Dusta dan Sara
Par(Tai) dan Kumpulan Massa
Negeri Terbakar Benci
Senjata Pilpres
Kami Tetap Bersama Palestine!
Ramadanku Penuh Debu
Balada Buka Puasa
42

Diah Wijiastuti, Anggota Komunitas Guru Menulis dari Yogyakarta

Diah Wijiastuti, Anggota Komunitas Guru Menulis dari Yogyakarta


Diah Wijiastuti, S.S. Lahir di Kulonprogo, 22 Juli 1978. Ketertarikan pada Jepang sejak kelas V SD, membuatnya bercita-cita ingin pergi ke Jepang. Lulusan S1 Bahasa Dan Sastra Jepang Universitas Dian Nuswantoro Semarang ini sekarang mengajar Bahasa Jepang di MAN 2 Yogyakarta. Simfoni Empat Musim adalah karya kedua untuk Komunitas Guru Menulis. Kumpulan puisi sebelumnya tergabung dalam Perempuan di Atas Bukit, Kumpulan Puisi Maret #3 (2019). Melewati tiap musim saat mimpinya terwujud dituangkan dalam kumpulan puisi kali ini.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis


Judul Puisi:
99 
Kehabisan Kata 
Perempuan di dalam Sajak 
Deburan Asa 
Kidung Mempelai 




Simfoni Empat Musim: Kumpulan Puisi Juni 2019 #2
Simfoni Empat Musim
Cabik Musim Salju
Gulana Musim Semi
Kidung Musim Panas
Belenggu Musim Gugur




Perempuan di Atas Bukit: Kumpulan Puisi Maret 2019 #3
Malaikat Kecilku
Kembang Setaman
Sebening Kaca
Perempuan di Ujung Senja
Kasih Tak Terganti


Nunik Wahyuni, Anggota Komunitas Guru Menulis dari Kabupaten Bandung



Nunik Wahyuni. Lahir di Wonogiri, 18 November 1975. Dia anak ketiga dari empat bersaudara. Kakaknya bernama Purwanto dan Supriyadi (alm) Sedangkan adiknya Ermiyati. Lahir dari pasangan Gimo (alm) dan Sunarmi (alm). Menempuh pendidikan di SMA Negeri 16 Bandung. Tahun 2001 menyelesaikan kuliahnya di Fakultas Bahasa dan Seni, UPI. Guru SMPN 3 Cihampelas yang memiliki akun Facebook bernama Ummi Hamdi ini, memiliki moto “wal aakhirotu khoeruw wa abqo” (Q.S. Al A’laa : 17).

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis




Simfoni Empat Musim: Kumpulan Puisi Juni 2019 #2
Topeng Kepalsuan
Masih di Sini
Renungan Alam
Kabar Sunyi
Rindu
Aku
Secangkir Teh Melati
Penghujung Tahun
Mentari
Mengurai Rasa
Aku Ingin
Ibu
Setia Pada Doa
Cermin Retak
Rahasia Cinta



Hujan dan Sepotong Kenangan: Kumpulan Puisi Juli 2019
Tentang Hujan
Selepas Hujan (Apa Kabar Hati?)
Mengapa
Bukanlah Tentang Sunyi
Luruh Bersama Hujan
Di Depan Halamanmu
Hanya Gerimis Yang Setia
Suatu Pagi dalam Hidupmu
Akhir Sebuah Elegi
Kisah Temaram

Jumat, 13 Maret 2020

Mislaini



Nama Mislaini, S.Pd.I. lahir di Karangan, 22 Agustus 1977. Pernah belajar di PGTKI Jakarta tahun 1999. Menyelesaikan kuliah S-1 di PTIQ Jakarta tahun 2003. Menulis adalah hobinya semenjak duduk di bangku SMP. Banyak kata-kata indah, sedih dan inspirasi yang dituangkannya dalam sebuah puisi maupun cerpen, meskipun hanya sebatas isi buku diary miliknya. Mislaini seorang guru di salah satu Madrasah Aliyah Negeri Landak Kalimantan Barat. Walau sedikit terlambat untuk berkarya di usianya yang sudah 43 tahun ini, harus disyukuri. Beberapa puisi, cerpen, dan kisah inspirasi yang pernah diikutsertakan dalam perlombaan di beberapa penerbit dan terpilih sebagai kontributor seperti: "Matahariku" (buku seri Matahari), "Pahlawan Muda Masa Kini" (buku seri Tertawan Pahlawan), "Bertahan Untuk Bahagia", "Terpilih di Antara yang Datang", "Hijrah Proses yang Tidak Mudah", "Rindu Terlarang". Saat ini dia lagi menyelesaikan sebuah novel pertamanya berjudul Cinta Lara. Semoga berhasil, mohon doa dan dukungannya dari kawan-kawan semua. IG mislinihabib

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis



Rindu dalam Rinaimu: Kumpulan Puisi #31
Semata Wayangku
Asam Manis
Merpati Putih
Ratapan Malam
Hujan Semalam
Sendiri
Kalut
Kau Pelita dalam Kegelapan
Menunggu Waktu
Sahabat Pelangi
Pantai
Bunga
Rindu
Mimpi

Maya Dewi, Anggota Komunitas Guru Menulis dari Sumatera Selatan



Maya Dewi. Lahir di sebuah kota kecil yaitu kota Muara Enim  pada tanggal 17 Februari 1977. Tahun 2001 saya melepas masa lajang dengan seorang pemuda tampan yang bernama Harnol dan memiliki 2 orang putra. Saat ini saya berprofesi sebagai seorang guru di sebuah kota kecil di Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumsel. Saya mengajar di SMPN 2 Lawang Kidul. Sejak tahun 2005, saya sudah menjadi seorang guru. Mata pelajaran yang saya ampu adalah Bahasa Indonesia. Walaupun begitu, saya belum pernah menerbitkan satu buku pun atau satu artikel. Saya pun memberanikan diri untuk ikut bergabung dalam penerbitan buku kumpulan  puisi ini. Saya berharap hasil karya saya ini akan mendapatkan masukan dari para penulis hebat yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis.

Karya Bersama Komunitas Guru Menulis



Rindu dalam Rinaimu: Kumpulan Puisi #31
Bumiku Kian Membara
Kembali Pulang
Bisik Malam
Berbahagialah, Saudaraku
Suara Hati
Kotaku
Hari Jadi
Bencana
Januari
Lara

Restu Al Arifin



Restu Al Arifin (nama pena) atau Dra. Tri Restutiningsih Hendrawati lahir dari keluarga pendidik di Solo, tanggal 27 November 1963. Ada darah seni yang mengalir dari nenek dan ibu. Sekolah dari SD-SMA diselesaikan di Solo. Menyelesaikan kuliah di IKIP Negeri Karangmalang Yogyakarta jurusan kimia. Saat ini bekerja sebagai guru IPA di MTsN 5 Sleman dan sedang belajar menulis untuk mengasah ketajaman pena. Beberapa tulisan yang pernah dimuat di KR, bulletin sekolah, dan ACCOMPT, di antaranya Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu, Strategi Pengembangan Madrasah, Pembelajaran Karakter di Madrasah, dan Seni Mengajar.


Karya Bersama Komunitas Guru Menulis



Rindu dalam Rinaimu: Kumpulan Puisi #31
Bahagia Itu Sederhana
Harapan
Sahabatku
Malam Merindu
Rasa Itu Ada