Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsAppdan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)
Informasi produk:
Senja di Bukit Cinta: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #4
Ini adalah buku yang kesebelas yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis. Dalam buku ini ada sebelas penulis yang secara keseluruhan menyuguhkan 56 puisi. Selain puisi dalam bahasa Indonesia, seorang penulis juga menyuguhkan geguritan, puisi dalam bahasa Jawa.
Penulis dan puisinya: Kristina Marliana Lemba
Sepucuk Surat Untuk Ibu Mertua
Sejumput Rasa
Mengagumimu dalam Diam
Senja di Bukit Cinta
Luka Batin
Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsAppdan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)
Informasi produk:
Judul: Kutemukan Kau di Antara Jarum Jam yang Bergerak Mundur: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #3
Ini adalah buku yang kesepuluh yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis. Dalam buku ini terdapat 59 puisi karya 13 guru.
Judul: Sepotong Bulan Bertengger di Balik Jendela: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #2 Penulis: Lodevika Endang Sulastri [et al.] ISBN: 978-602-53059-2-4 Terbit: 13-Oct-18 Tebal: 86(viii+78) halaman Ukuran: 14.5x21 cm Harga: Rp40.000
Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsAppdan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)
Informasi produk:
Judul: Sepotong Bulan Bertengger di Balik Jendela: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #2
Penulis: Lodevika Endang Sulastri, Tyas Rahmani Anggaraningsih, Ratna Agustina
ISBN: 978-602-53059-2-4
Terbit: 13-Oct-18
Tebal: 86(viii+78) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000
Deskripsi:
Ini adalah buku yang kesembilan yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis. Dalam buku ini terdapat 65 puisi karya tiga orang guru.
Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsAppdan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)
Informasi detil:
Judul: Jembatan Cinta: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #1
Ini adalah buku yang kedelapan yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis. Enam puluh satu puisi berhasil diterbitkan dalam buku ini, dari empat belas penulis.
Daftar isi: Khomsa Ayano
Guru Manusia
Edelweiss
Jembatan Cinta
Tahu Bulat
Nelda Wita
Kau Yang Terkasih
Masa kita
Azab Ilahi
Pesan Bunda
Umar Bakri
Judul: Selipan Rindu di Meja Mei: Kumpulan Puisi Gooten Seran
Penulis: Andreas Gooten Seran
ISBN: 978-602-53059-0-0
Tebit: 1-Oct-18
Tebal: 150 halaman (xii+138)
Ukuran: 13x19 cm
Harga: Rp50.000
Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsAppdan sampaikan Nama Pemesan serta alamat lengkap (dengan menyebut nama kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, serta kode pos)
Deskripsi:
"Salah satu kekuatan pokok puisi-puisi Guten Seran yang akan Anda baca dalam volum ini adalah tegangan positif antara misteri dan ekspresi itu. Ada misteri yang dikatakan, dan ada kata yang dimisterikan. Menyingkap sekaligus menyungkup! Tema-tema yang disatukan dalam antologi ini bermacam ragam, dan setiap puisi memiliki gaya yang unik dan kaya. Puisi-puisi sederhana tapi mengagumkan ini merupakan bahasa hati yang menggugah hati. Andai volum ini sebuah perjalanan, langkah Anda dari satu perhentian ke perhentian lain, dari satu puisi ke puisi yang lain, akan menjadi langkah yang tergugat. Hati yang tergugah dan langkah yang tergugat adalah tanda bahwa energi poieo dari puisi-puisi Guten Seran ini juga menjadi hidup yang berbuah. Memang, secara etimologis puisi (Bahasa Yunani: poieo-poiesis) berarti melahirkan, menciptakan, membuahkan. Mari berpuisi untuk berbuah!"
Daftar Puisi
Estetika Lahir dan Berbuah
Madu di Meja 16 Juli 1849
Keadilan Cinta
Di Depan Ruang Tunggu, Negeri Hampa
Tebing Tinggi di Januari 2018
Target
Darah Putih
Anak Darah
Tentang Rasa
Kairos Gadis Alang-Alang
Upin di Kepalan Malam
Edisi Khusus Teruntuk Penikmat LDR Senja Di Meja Ratu
Nama Adalah Tanda (ug)
Setengah Gila Sahabat Hati yang Didengungkan
Di Deretan Mahligai Cinta
Selamat Ascended
O Rona Lai
Palungan Senja
31 April 2018
Pesona Jiwa
Filosofi Anak Tangga
Satu Alasan
Tentang Pena
Percakapan yang Berlibur
Sejauh Entah Energi Ini
Rasa yang Telanjang
Politik Berdasi
Kampanye Bukan Utopia
Sepilah Rasa Tentang Janji
Hati Yang Tertawa
Kau Sinis? Mari Damai
Semoga
Yang Terciduk
Arti Sebuah Nama
Dawai Senja
Merpati Terhimpit
Sepi Malam Minggu
Aku di Mana?
Hujan dalam Setia
Pergimu
Gadis Berleher Selendang
Dunia Selimut
Malam
Carpediem
17072017
Sebuah Rindu
Novum dan Kekosongan di Februari
Terdalam Tentang Para Pendaki
Pemburu Senja
Perihal Maaf
Kupang Haus Bersih Kata Rindu Untuk Jernih
Catatan Hati Si Penikmat Luka
Anak Panah
Parasit Jinak
Vos Amici Mei Estis
Wahai Diam Jogja dalam cinta
Kepadamu yang Terlahir
Selamat Pagi yang Berdetak
Kisah Angsa Putih yang Jantan
Syair dari Benlutu
O Erocras di Merapi yang Tetap Bersinar
Selamat Pagi Rinduku
Masih Awet di Gunung Tinggi Sisa Dari Potret AEYG Jogja
Surat dari Bola Mata
Rasa yang Telanjang Lidah Ingin Lagi Merasa
Hewan Malam Teruntuk Sang Penukar Rasa
Darah Beraroma Nira Kisah Si Penikmat Hati
Juntai Mata
Setelah senja ada sorot sepi di ujung jari. Lentera venus dalam pencarian
Ranjau Cinta
Catatan Hati Si Suka Jingga
Serumpun Membait. Semestaku adalah kamu
Untuk Wanita Sang Pengajak Rindu
Mama Aku ini Sang Juara
Pelabuhan Gerimis
Catatan Hati Si Penikmat Rindu
Sajak Hati untuk Hati yang Hampir Ditelanjangi
Nantikan aku di batas hari. Edisi rindu dalam tangan tak menggenggam
Gurami Berpesta Edisi miss you di Kota Tua
Jelmaan Rindu dalam Kata (katong pung Carita)
Rindu Mengkhianati aku sayang spesial gagal move on ka ini?
Padang Rindu
Surat Cinta
Pulang
Kunang-kunang di tepi jalanan Teruntuk yang tak dapat digenggam karena mitos
Ngap-ngap rindu di pojok senja Kopi hangat dari Negeri Sejuta bintang
Sejak 2014, sudah ratusan buku diterbitkan
Komunitas Guru Menulis sudah memasuki tahun kelima. Sudah ada ratusan buku yang diterbitkan. Ada puisi, pantun, haiku, sedoka, triolet, cerpen, novel, best practice, PTS, PTK, buku teks, kisah pengalaman guru, kisah inspiratif, kisah lucu guru, cerita anak, pantun anak, puisi anak, catatan perjalanan, catatan peristiwa, dan lain-lain. Komunitas Guru Menulis membantu para guru untuk menerbitkan karya-karyanya dengan pembiayaan bersama oleh para penulis (kontributor).
Bukan sekadar menerbitkan buku ber-ISBN
Kalau ada yang mengira atau menganggap bahwa kami sekadar menerbitkan buku ber-ISBN, sekadar mengumpulkan naskah, menata (me-layout), bikin cover, tempel ISBN, lalu cetak, itu salah.
Kami tidak seperti itu. Kami bertanggung jawab ketika menerbitkan tulisan-tulisan Ibu dan Bapak guru/dosen atau Anda para pengirim naskah. Kami membaca naskah Anda, kami menyeleksinya, kami mengeditnya, kami memperbaiki naskah sesuai kaidah berbahasa. Bahkan kadang tidak hanya sekali kami melakukannya, kadang bahkan sampai lima kali. Kami bersungguh-sungguh mengerjakan naskah yang dikirimkan sebagai bentuk pertanggungjawaban kami dalam menerbitkan buku. Memang kami belum sempurna, tetapi kami bersungguh-sungguh di dalam mengerjakan penerbitan naskah-naskah Anda.
Siapa kami?
Kami bukan lembaga pemerintah, kami juga bukan LSM, kami adalah person-person yang peduli pada perbaikan literasi dan pendidikan di negeri ini, negara Indonesia. Kami punya misi dan visi.
Misi kami adalah mengembalikan hati guru pada muridnya.
Visi kami:
Mendorong guru untuk mau berbagi pengalaman lewat tulisan
Menularkan semangat sejati guru kepada guru lainnya lewat tulisan dalam bentuk buku yang diterbitkan
Mendukung karier dan profesi guru agar semakin profesional dan sejahtera
Ikut membantu memperbaiki pendidikan Indonesia dengan menyebarkan inspirasi-inspirasi baik dari guru ke guru lainnya
Lagu berikut semoga membantu Ibu dan Bapak untuk lebih memahami siapa kami dan apa misi kami.
Himne Komunitas Guru Menulis
Dengan pena di tangan Goreskan keindahan Tajamkan pisau kalbu Sucikan niatan bakti Nyalakan api pengabdian Penuhi panggilan pertiwi Di tanganku masa depan negeri Lahirkan generasi berbudi Tuk menyemai harapan merawat kehidupan Takdirku melahirkan generasi bahagia Sirami jiwa yang dahaga Sembuhkan hati yang tlah terluka Ubahkan tangis jadi senyuman Bangkitkan smangat yang telah padam Dengan pena di tangan Goreskan keindahan Takdirku melahirkan generasi bahagia
Kami hadir ingin menjadi wadah bagi Ibu dan Bapak guru dan dosen untuk semakin mengembangkan diri sebagai guru yang profesional sekaligus pendidik yang mumpuni melalui peningkatan kualitas literasi. Bagi Anda yang pemula sama sekali di dunia tulis menulis, kami siap membantu menjadi jembatan agar Ibu dan Bapak dapat memiliki karya terbitan, terutama dapat berbagi pengalaman yang baik kepada para guru atau dosen yang lain. Kami sadar, tidak semua guru membutuhkan kami. Tetapi kami ada untuk Anda yang benar-benar ingin memiliki karya terbitan dengan kualitas yang kurang lebih dapat dipertanggungjawabkan.
Karena kami bukan lembaga pemerintah, kami juga tidak memiliki lembaga donor, sementara kegiatan penerbitan tidak lepas dari biaya, ada proses-proses yang harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang memiliki keahlian khusus di bidangnya: penyuntingan, desain buku, desain cover, yang semuanya membutuhkan pembiayaan. Pembiayaan ini kami bebankan kepada Anda yang ingin menerbitkan karya bersama kami. Dan tentu saja, ada biaya cetak yang harus dibayar. Untuk itu kami menetapkan beberapa ketentuan pembiayaan. Ada biaya kontribusi penerbitan yang harus dipikul oleh Bapak Ibu yang memang mau bekerja sama dengan kami.
Belajar dari pengalaman yang lalu
Selama ini kami menetapkan beberapa sistem pembagian pembiayaan penerbitan. Ada yang dengan ketentuan, membeli minimal sekian eksemplar bukunya sendiri. Ada juga yang menggunakan sistem paket penerbitan yang harus dibagi merata kepada semua kontributor. Selama ini kami meminta pembayaran kepada para kontributor setelah file siap cetak. Jadi semua proses sudah dilalui: seleksi, penyuntingan, proofreading, layout isi buku, desain cover, pengurusan ISBN dan tinggal cetak. Semua proses itu sudah mengeluarkan biaya.
Namun, ada beberapa kontributor yang kemudian mundur atau tidak mau memberikan kontribusi biaya penerbitan. Padahal, semestinya ketika penulis, yang adalah guru, mengirimkan naskah kepada kami, ia sudah paham dengan semua ketentuan yang ada. Tetapi pada akhirnya ia mundur dan tidak mau membayar biaya kontribusi yang semestinya sudah disepakati sebelum ia mengirimkan naskah.
Ketika ada kontributor yang tidak mau memenuhi ketentuan ini, kami merasa tidak dihargai oleh seseorang yang seharusnya bisa kami percayai: guru. Tenaga kami, waktu kami, biaya yang telah kami keluarkan tidak dihargai oleh penulis yang juga adalah guru. Kami sungguh prihatin akan hal ini. Kami percaya sebagai seorang pendidik kita mestinya memiliki integritas.
Sebenarnya tidak apa-apa seandainya pada saatnya belum bisa membayar biaya kontribusi. Ketika hal itu yang terjadi, sebenarnya akan lebih baik untuk menghubungi kami dan menyampaikan bahwa untuk saat ini belum sanggup membayar biaya penerbitan ini dan kami akan menyimpan naskah tersebut untuk penerbitan periode berikutnya. Kami juga dapat memaklumi bahwa kondisi keuangan guru tidak selalu dalam keadaan siap untuk membayar biaya penerbitan. Namun, mohon menyampaikan kepada kami kondisi yang sebenarnya sehingga penerbitan naskah tersebut bisa kami tunda sampai penulis sudah benar-benar siap untuk terlibat dalam pembiayaan.
Biaya penerbitan
Belajar dari pengalaman sebelumnya, saat ini Komunitas Guru Menulis meminta kepada para kontributor untuk membayar biaya penerbitan di awal ketika penulis sudah mendapatkan konfirmasi bahwa naskahnya layak untuk diterbitkan. Hal ini kami lakukan untuk memastikan bahwa tenaga, waktu, dan biaya yang kami keluarkan untuk proses seleksi, edit, layout, desain buku dan cover benar-benar sudah dan dapat dibayar. Selain alasan itu, hal ini juga akan mempercepat proses penerbitan karena kami tidak perlu menunggu konfirmasi dari penulis ketika naskah sudah siap cetak. Kami bisa langsung melakukan finalisasi dan pencetakan file buku yang sudah siap cetak.
Kontribusi yang lebih adil
Belajar dari pengalaman pula, kali ini kami membuat perhitungan biaya kontribusi yang lebih adil bagi semua kontributor. Biaya kontribusi disesuaikan dengan jumlah naskah yang dikirimkan dengan menggunakan rentangan. Semoga sistem perhitungan ini dapat dirasakan lebih adil bagi Ibu dan Bapak.
Untuk jenis naskah lain (artikel, best practice, kisah pengalaman, PTK, PTS, dan lain-lain) akan ada ketentuan tersendiri. Mohon sabar menunggu sampai kami siap dengan sistem pembagian biaya kontribusi yang lebih adil.