Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Sabtu, 14 November 2020

Dalam Dekap Santo Fransiskus: Kumpulan Puisi Guru SMP Maria Mediatrix Semarang

Kode: 0120044Judul: Dalam Dekap Santo Fransiskus: Kumpulan Puisi Guru SMP Maria Mediatrix SemarangPenulis: Agnes Endah Priyastuti, Antonius Ady Siaga, Antonius Yandiatmoko, Astuti Tarigan, Benedicta Budi Krismastuti, Benediktus Wawan Istiawan, Damar Yogananta, Danis Setya, Krisantus Ardy Barata, Kristian Purwoatmojo, M.V. Djujandari, Maria Anna D.Tj., Maria Lucia Ervina, R. Wiryatmoko, Rohmadi, Rosari Niken Palupi, Rr. Kusdihantari, Sumartini,...

Setangkup Puisi Pandemi Bumi Serambi: Kumpulan Puisi Forum Penulis Kemenag Aceh Timur

 Kode: 0120045Judul: Setangkup Puisi Pandemi Bumi Serambi: Kumpulan Puisi Forum Penulis Kemenag Aceh Timur Penulis: Agussalim, S.Pd.I., Dinar Puspita Ayu, S.Pd.I., Dwi Ermayanti, S.Pd., Evi Susilawati, S.Pd, M.Pd., Herdiansah, S.Pd., Gr., Ita Khairani, S.Pd.I., M.Pd., M. Iwan Kurniawan, S.Pd., Miftahul Jannah, S.Pd., Nuraini, S.Ag., Putriana, S.Pd., Retno Purwaningsih, S.Pd.Gr., Sitti Rahmah, S.Pd.I., Syarifuddin S. Malem, S.Pd.I., Yuliati,...

Kamis, 05 November 2020

Erlin Hadjon, S.Kep.Ns.

 Penulis bernama lengkap Bernadete Lina Hadjon, S.Kep.Ns., merupakan putri kelahiran Hokeng-Flores Timur, 16 September 1983. Kini ia bekerja sebagai perawat tenaga kesehatan Insenda (insentif daerah) pada Puskesmas Hewokloang, Maumere, Kabupaten Sikka.Buku berjudul “Melangkah Maju Menebar Kasih Perjuangan: Sahabat Sehat dalam Jejak Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Hewokloang” ini adalah buku perdananya yang disusun penulis karena tergugah oleh...

Melangkah Maju Menebar Kasih, Perjuangan Sahabat Sehat dalam Jejak Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Hewokloang

 Kode: 0210003Judul: Melangkah Maju Menebar Kasih, Perjuangan Sahabat Sehat dalam Jejak Pelayanan Kesehatan di Puskesmas HewokloangPenulis: Erlin Hadjon, S.Kep.Ns.ISBN: 978-623-7421-31-3Terbit: 05-Nov-20Tebal: 98 (xiv+84) halamanUkuran: 13x19  cmHarga: Rp45.000 Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau...

Selasa, 15 September 2020

Data Penabung Naskah

LoadingR...

Sabtu, 12 September 2020

Aku ingin menyimpannya sendiri

Puisi Lodevika Endang SulastriAku ingin menyimpannya sendiri. Sembari memilah puzle-puzle usang. Kisah-kisah bodoh yang melukai Kutepikan agar ku tak tersandung lagi Atau setusuk duri menikam di kaki. Aku ingin menyimpannya sendiri. Aku benar-benar ingin menghindari Dan melampaui konfrontasi Yang membuat jiwa terluka Lebih baik pergi dan tak usah dengar lagi. Aku ingin menyimpannya sendiri. Aku bukan orang yang intim bergibah, Lebih...

Minggu, 06 September 2020

Sunyiku, sunyi-Nya

Puisi Lodevika Endang SulastriMalam makin larut ... Gelap tlah lama turun ke bumi, Hendak sampaikan pesan Bahwa panorama tlah berganti. Sunyinya malam ini seperti menemani Sesunyinya hati ini dalam tenang Sunyi yang digenggam Sunyi yang membuka panca indra makin terang Sunyi jelang kesadaran batin Sunyinya sesunyi jiwa yang merindu Datangnya Dia yang hanya hadir Dalam sunyikuSunyi sesunyinya Palembang, 6 sept 2020,22:28Photo by Engin...

Jumat, 04 September 2020

Hujankan bumiku Tuhan

Puisi Lodevika Endang SulastriPhoto by Pixabay from PexelsTetes air hujan jatuh ke bumi Di senja yang baru saja menjelang Terduduk aku di tepi jendela Menatap titik hujan yang terjatuh Sedap menguar aroma tanah tertimpa air dari langit. Air mata bidadari jatuh Kata ibuku dulu Untuk menyuburkan tanah ladang Petani senang sesaat hujan datang Wahai hujan Turunlah lebih lama Barang satu jam saja di bumiku kerontang Kunikmati datangmu...

Rabu, 02 September 2020

Kisah dompet di hari Rabu

Puisi Lodevika Endang SulastriPhoto by cottonbro from PexelsPagi yang cerah, Terduduk di sadel motorku, Kucangklong tas punggung seraya Menikmati udara pagi nan sejuk Motorku terbang menembus jalanan kota Palembang mulai hangat Kutatap jalanan sembari berharap Hari ini kudapat selesaikan tugas Apa daya ... Setengah jalan hari, tergagap aku Sesaat hendak bayar parkir motorku Dompetku raib tak pamit. Pucat seketika menyapa hati Serasa...

Sabtu, 29 Agustus 2020

Nikmat Minggu pagi

Puisi Lodevika Endang SulastriPhoto by Misael Silvera from Pexels Mentari jatuh ke bumi dengan sengatnya  Memberi suasana hangat Di Minggu pagiku. Masih kutatap terang lewat kaca jendela Songsong Minggu dengan harapan Hening suasana di jam sepuluh. Antara sengat mentari dan kadang meredup ... membawa sepoi angin  Menerpa raga yang baru selesaikan Tugas Minggu dalam hening nyata. Kunikmati, seperti mencecap...

Corona mahkota tak diminta

Puisi Lodevika Endang SulastriPhoto by Misael Silvera from PexelsPhoto by Edward Jenner from PexelsJeda corona memang nyata Membuat manusia terhenti di kerja Dan sunyi dunia bak kematian Hanya satu dua manusia bergerak nyata Mengapa di saat gadget sedang merata Menghantui dunia, kau datang, corona Lihatlah kanak-kanak hanya terlihat Duduk di rumah menggerakkan jarinya Sekolah terhenti bagi yang muda Karya...

Pisungsung minggu sederhana

Puisi Lodevika Endang SulastriPhoto by Pixabay from Pexels Pagi merekah sejuk mengelus raga Lilin menyala pertanda doa Mohonkan berkat-Nya Untuk kehidupan hari ini Kicau burung membuka matahati, Mazmur terbawa angin pagi-Nya Syukur kupanjatkan di hadirat Dewa Sang Mahaperkasa Penyelenggara dunia Harum aroma lilin menyala Mengabarkan sukacita warna hari Minggu yang sederhana Hari istirahat bagi raga, Agar batin berbicara...

Kupandang Sakramen MahaKudus

Puisi Lodevika Endang SulastriPhoto by cottonbro from Pexels Kupandang Sakramen Maha Kudus Di diamku ... ada banyak kisah ... Seolah dalam sembah sujudku Seperti sebuah buku yang terbuka Dan aku hanya bisa memandang-Nya Sambil mengelu ... Kupersembahkan semua bagi-Mu Kisah hari-hariku ... Percikan emosi datar wajahku, Gejolak hati yang membara Semangat dan keputusasaanku, Ketidakmengertianku akan rencana-Mu Sekarang ... kuletakkan...

Betapa sedapnya Tuhan

Puisi Lodevika Endang SulastriPeople photo created by jcomp - www.freepik.comSenja merayap, aroma malam mengudara Semerbak wangi seperti ingin sampaikan Keringat siang telah mereda Kerna Sang Maharaja Terang Kembali ke peraduannya Kini hening ... hadir ... dalam temaramnya Suara cicak berirama meningkahi Aku menatap dengan tenang Bacàan renungan malam ini "Kecaplah betapa sedapnya Tuhan" Sperti ingin mengatakan Datang, datanglah,  Makanlah...

Sabtu, 15 Agustus 2020

Aku dan Sepasang Mata

oleh Lusia Yuli Hastiti Photo by Lusia Yuli Hastiti aku tidak ingat sedang berada di mana mungkin sedang berada di lorong-lorong sempit dalam gerak pemikiranku sendiri aku bertanya lagi sedang berada di mana merenung di hamparan padang nista barangkali terlena dengan pertemuan mata itu yang sekarang hendak pergi ke tempat jauh memetik buah-buah kasih dari surga aku bertanya lagi sedang berada di mana ketika aku serasa diayun buaian...

Minggu, 09 Agustus 2020

Selembar doa mengudara

Puisi Lodevika Endang SulastriImage by Gordon Johnson from PixabaySelembar doa mengudara, Lewat sebuah kisah Kala sang murid tergoda bertanya Pada Sang Guru yang dikasihinya. Hari ini Sabda mengurungku dalam tanya Kala sang murid melihat Guru Berjalan di atas air dengan fantastik. Segenap mata berkelebat tanya. Tetapi suara tenang Sang Guru Menghentikan kepanikan mereka.. Teguhkan hatimu! Ini Aku ... jangan takut. Sang murid pemberani bertanya: Jikalau...

Sepercik cinta segenggam dendam

Puisi Lodevika Endang SulastriPhoto by Nikolas Resende from Pexels Kidung senja merambah udara Menyenandungkan kisah seorang lelaki muda Yang terhentak raga karna salah tutur kata, Seorang gadis membuatnya terduduk Tak mampu gerakkan tubuhnya Sepercik cinta segenggam dendam Dari jauh kulihat deritamu, Luka cinta percikkan dendam kesumat, Menghancurkan raga yang kaukasihi Tiada lagikah jalan bagimu? Sepercik cinta segenggam...

Kamis, 06 Agustus 2020

Cita-Cita

oleh Lusia Yuli Hastiti Photo by Pexels.com sebelum tidur aku suka menatap langit-langit kamar tentu saja bukan biru tapi berlatar putih bersih di sana terdapat mimpiku tak kugantung di tingginya langit karena bisa jauh kuraih pada langit kamar yang kukenal kutitipkan angan-angan kugambar pola cita melalui khayal lewat keyakinan, kuharap aku bisa mewujudkan segala peristiwa kuserahkan kepada kemungkinan walaupun pengetahuan itu bersifat dugaan...

Tersenyumlah untuk merdeka

Puisi Lodevika Endang SulastriSiang benderang Sepasang tangan dengan ulet mengikatkan Tali temali bendera plastik merah putih Mengibar di tepian koridor sekolah Menanda masih ada penghuni bergerak Meski corona tak jua sepenuh hati pergi. Tak gentar dengan sunyinya sekolah Hanya angin siang berembus mengabarkan Bahwa dinding-dinding sekolah berdiri Dengan gagah menantikan kerumunannya Anak anak remaja membawa tas punggung Memasuki gerbangnya dengan...

Selasa, 04 Agustus 2020

Ratapan Rindu: Kumpulan Puisi dan Kisah Siswa SMA K Sang Timur Yogyakarta

Kode: 0120042Judul: Ratapan Rindu: Kumpulan Puisi dan Kisah Siswa SMA K Sang Timur YogyakartaPenulis: Agatha Tata [et al.]Editor: Elisabet Sri HartatiISBN: 978-623-7421-26-9Terbit: 04-Agu-2020Tebal: 106 (x+96) halamanUkuran: 14.5x21 cmHarga: RP45.000Buku ini dicetak sesuai pesanan. Pesan 1 eksemplar pun akan kami layani. Untuk memesan buku ini, silakan hubungi yedijanusantara@gmail.com atau melalui pesan WhatsApp dan sampaikan Nama Pemesan...

Minggu, 02 Agustus 2020

Hortensia Herima

Nama lengkap Hortensia Herima, S.Pd. Biasa dipanggil Osi. Saya seorang guru PNS yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah. Saat ini saya diberi kepercayaan untuk memimpin di lembaga pendidikan SMK Negrei 1 Lembor Selatan, Desa Watu Tiri, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Saya menjadi kepala sekolah di lembaga ini sejak 1 September tahun 2014, sejak sekolah ini dibuka dan masih berlanjut sampai sekarang. Sebelumnya...