Proyek Penulisan dan Penerbitan Puisi Anak

Yuk nulis puisi untuk anak-anak kita.

Selasa, 15 September 2020

Data Penabung Naskah

LoadingR...

Sabtu, 12 September 2020

Aku ingin menyimpannya sendiri

Puisi Lodevika Endang SulastriAku ingin menyimpannya sendiri. Sembari memilah puzle-puzle usang. Kisah-kisah bodoh yang melukai Kutepikan agar ku tak tersandung lagi Atau setusuk duri menikam di kaki. Aku ingin menyimpannya sendiri. Aku benar-benar ingin menghindari Dan melampaui konfrontasi Yang membuat jiwa terluka Lebih baik pergi dan tak usah dengar lagi. Aku ingin menyimpannya sendiri. Aku bukan orang yang intim bergibah, Lebih...

Minggu, 06 September 2020

Sunyiku, sunyi-Nya

Puisi Lodevika Endang SulastriMalam makin larut ... Gelap tlah lama turun ke bumi, Hendak sampaikan pesan Bahwa panorama tlah berganti. Sunyinya malam ini seperti menemani Sesunyinya hati ini dalam tenang Sunyi yang digenggam Sunyi yang membuka panca indra makin terang Sunyi jelang kesadaran batin Sunyinya sesunyi jiwa yang merindu Datangnya Dia yang hanya hadir Dalam sunyikuSunyi sesunyinya Palembang, 6 sept 2020,22:28Photo by Engin...

Jumat, 04 September 2020

Hujankan bumiku Tuhan

Puisi Lodevika Endang SulastriPhoto by Pixabay from PexelsTetes air hujan jatuh ke bumi Di senja yang baru saja menjelang Terduduk aku di tepi jendela Menatap titik hujan yang terjatuh Sedap menguar aroma tanah tertimpa air dari langit. Air mata bidadari jatuh Kata ibuku dulu Untuk menyuburkan tanah ladang Petani senang sesaat hujan datang Wahai hujan Turunlah lebih lama Barang satu jam saja di bumiku kerontang Kunikmati datangmu...

Rabu, 02 September 2020

Kisah dompet di hari Rabu

Puisi Lodevika Endang SulastriPhoto by cottonbro from PexelsPagi yang cerah, Terduduk di sadel motorku, Kucangklong tas punggung seraya Menikmati udara pagi nan sejuk Motorku terbang menembus jalanan kota Palembang mulai hangat Kutatap jalanan sembari berharap Hari ini kudapat selesaikan tugas Apa daya ... Setengah jalan hari, tergagap aku Sesaat hendak bayar parkir motorku Dompetku raib tak pamit. Pucat seketika menyapa hati Serasa...